Hati-Hati Begal Motor Beralih ke Sepeda, Ikuti Tips Aman Gowes dari Polisi

Wisnu CiptoWisnu Cipto - Kamis, 02 Juli 2020
Hati-Hati Begal Motor Beralih ke Sepeda, Ikuti Tips Aman Gowes dari Polisi

Brompton, sepeda lipat penuh gengsi (Foto: MP/Leonard GI)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Pengguna sepeda di kawasan DKI Jakarta melonjak drastis selama pandemi COVID-19. Namun, sayangnya mereka kini malah menjadi sasaran pelaku kejahatan jalanan seperti penjambretan, perampasan sepeda. Bahkan, kini disinyalir pelaku begal sudah mulai menyasar para pegowes sebagai korbannya.

"Jika sebelumnya pelaku kejahatan menyasar pengendara motor dan mobil, kini beralih ke sepeda," kata Kapolsek Metro Menteng AKBP Guntur Muhammad Thariq, kepada Merahputih.com di Jakarta, Kamis (2/7).

Baca juga:

Mungil Tapi Mahal, 5 Merek Sepeda Lipat dengan Harga Fantastis

Guntur mencontohkan harga sepeda yang kini sudah setara motor bahkan mobil kini memancing pelaku kejahatan untuk berbuat jahat. "Ini rawan sekali. Bisa saja nanti ada 'begal' sepeda. Jika sebelumnya yang dirampas motor, kini beralih ke sepeda," ungkap Kapolsek.

sepeda
Perlengkapan standar saat bersepeda. (ANTARA FOTO/NOVA WAHYUDI)

Tak hanya itu, Guntur melihat, pesepeda juga rawan jadi korban kecelakaan. Mengingat pola pesepeda di Jakarta yang belum teratur dan kerap berkendara ke tengah jalan.

"Apalagi ada juga pengendara sepeda yang membonceng anaknya yang masih kecil di belakang. Ini berbahaya jika ada pengendara mobil tak tertib," tutur orang nomor satu di Polsek Menteng itu.

Guntur memberikan tips kepada para pesepeda agar tak menjadi korban kejahatan, salah satunya adalah kemampuan bela diri. Dia juga menyarankan jangan gowes seorang diri, minimal tiga orang biar bisa saling melindungi.

"Kalau bisa jangan sendiri. Kalau sepeda bersama-sama tentu bisa menghindar dari pelaku kejahatan. Lalu, sebaiknya bersepeda saat jam ramai dan tak terlalu sepi," papar ayah tiga anak itu.

Baca Juga:

Empat Pesepeda Remaja Kena Hipnosis di Bundaran HI

Lebih jauh, Guntur menegaskan kepolisian juga tidak tinggal diam melihat peralihan pola kejahatan ke arah begal sepeda ini. Hanya saja, dia kembali meminta agar para pehobi gowes juga mawas diri saat berada di jalanan.

"Mobil patroli kami perbanyak. Namun, kami tak bisa mengawasi pesepeda terus menerus," tutup perwira polisi berpangkat melati satu itu.

Dalam beberapa pekan terakhir, bersepeda memang menjadi salah satu jenis olahraga yang jadi pilihan favorit warga saat pandemi virus corona. Jumlah penjualan sepeda juga mengalami peningkatan tajam. Imbasnya di jalanan berbagai daerah, pengguna sepeda melonjak drastis terutama di kawasan Sudirman-Thamrin.

Brompton Side Brunch
Brompton of Alam Sutra Serpong (BOAS) di acara Side Brunch (Foto: side.id/prassso)

Juru Bicara Kemenhub Adita Irawati, menegaskan pihaknya tengah menggodok aturan mengenai sepeda. Tujuannya guna memberikan aspek keamanan pada pengguna sepeda, bukan memberlakukan pajak sepeda.

Diungkapkan Adita, pengguna sepeda melonjak drastis sejak pandemi corona. Perlu ada aturan khusus saat jalanan semakin dijejali pesepeda agar menciptakan rasa aman. Kemenhub juga akan meminta pemerintah daerah terkait untuk turut aktif memberikan perlindungan kepada pengguna sepeda.

“Kami akan mendorong pemerintah daerah untuk mengatur penggunaan sepeda ini minimal dengan menyiapkan infrastruktur jalan maupun ketentuan lain yang mengatur khusus para peseda ini di wilayahnya masing-masing,” tegas pejabat Kemenhub itu. (Knu)

Baca Juga:

Super Keren, Ini Dia 5 Sepeda Termahal di Dunia

#Sepeda #Aksi Begal
Bagikan
Ditulis Oleh

Wisnu Cipto

Berita Terkait

Indonesia
Komisi I DPR Minta TNI-Polri Perkuat Sinergi Tangani Begal
Sinergi tersebut perlu terus ditingkatkan agar mampu memberikan rasa aman yang lebih optimal kepada masyarakat.
Dwi Astarini - 1 jam, 8 menit lalu
Komisi I DPR Minta TNI-Polri Perkuat Sinergi Tangani Begal
Indonesia
Bersiap Hadapi Begal Jalanan, Resmob Polda Metro Latihan Menembak biar enggak Salah Tembak
kemampuan personel perlu terus diasah agar setiap tindakan kepolisian dapat dilakukan secara tepat, terukur, dan meminimalkan risiko.
Dwi Astarini - Senin, 08 Juni 2026
Bersiap Hadapi Begal Jalanan, Resmob Polda Metro Latihan Menembak biar enggak Salah Tembak
Indonesia
Komisi I DPR Tegaskan Pemberantasan Begal Tugas Polisi, Bukan Tupoksi TNI
Komisi I DPR menegaskan pemberantasan begal adalah tugas Polri. TNI hanya bisa terlibat jika ada permintaan resmi dan koordinasi.
Wisnu Cipto - Kamis, 28 Mei 2026
Komisi I DPR Tegaskan Pemberantasan Begal Tugas Polisi, Bukan Tupoksi TNI
Indonesia
Polda Metro Jaya Harus Fokus Tindak Kejahatan Jalanan, Tegas dan Terukur
Kejahatan jalanan seperti pencurian dengan pemberatan, pencurian dengan kekerasan, dan pencurian kendaraan bermotor berdampak langsung terhadap rasa aman masyarakat.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 25 Mei 2026
Polda Metro Jaya Harus Fokus Tindak Kejahatan Jalanan, Tegas dan Terukur
Indonesia
Aksi Begal Kini Sudah Berada di Level Mengkhawatirkan, Polisi Didukung Bertindak Keras
Habiburokhman menyoroti korban begal yang kini bukan hanya masyarakat biasa. Aparat kepolisian hingga warga negara asing pun disebut ikut menjadi sasaran para pelaku.
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 23 Mei 2026
Aksi Begal Kini Sudah Berada di Level Mengkhawatirkan, Polisi Didukung Bertindak Keras
Indonesia
Hasil Interogasi, Polda Metro Jaya Pastikan Model AWS Bukan Korban Begal
Polda Metro Jaya menegaskan model sekaligus selebgram berinisial AWS yang sempat dikabarkan menjadi korban begal di kawasan Jakarta Barat bukanlah korban tindak kriminal.
Wisnu Cipto - Kamis, 21 Mei 2026
Hasil Interogasi, Polda Metro Jaya Pastikan Model AWS Bukan Korban Begal
Indonesia
Menteri HAM Natalius Pigai: Begal Tak Boleh Ditembak Mati Tanpa Proses Hukum
Menteri HAM Natalius Pigai menolak instruksi Kapolda Lampung soal tembak di tempat pelaku begal. Tindakan tersebut bertentangan dengan prinsip HAM dan hukum.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 21 Mei 2026
Menteri HAM Natalius Pigai: Begal Tak Boleh Ditembak Mati Tanpa Proses Hukum
Indonesia
Teror Pocong Ramai di Tangerang, Polisi Turun Tangan
Tim penyidik kepolisian kini masih melakukan pendalaman terhadap motif orang yang melakukan penyebaran konten bohong di dengan teror mistis sosok 'pocong'.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 20 Mei 2026
Teror Pocong Ramai di Tangerang, Polisi Turun Tangan
Indonesia
Polda Metro Bentuk Tim Pemburu Begal, Sahroni Minta Pelaku Ditembak di Tempat
Polda Metro Jaya bentuk Tim Pemburu Begal untuk menekan maraknya aksi kriminal di Jabodetabek.
Wisnu Cipto - Senin, 18 Mei 2026
Polda Metro Bentuk Tim Pemburu Begal, Sahroni Minta Pelaku Ditembak di Tempat
Indonesia
Begal Marak di Jakarta, Pemprov DKI Harus Ikut Bertindak
Masalah begal ini menyangkut banyak hal, mulai dari keamanan masyarakat sampai dengan citra Jakarta yang berambisi menjadi kota global.
Dwi Astarini - Senin, 18 Mei 2026
Begal Marak di Jakarta, Pemprov DKI Harus Ikut Bertindak
Bagikan