Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Hasto Ungkap Alasan PDIP Bangun Kantor Dekat Museum SBY-Ani

Andika PratamaAndika Pratama - Rabu, 20 Desember 2023
Hasto Ungkap Alasan PDIP Bangun Kantor Dekat Museum SBY-Ani

Sekjen DPP PDIP Hasto Kristiyanto. Foto: MP/Ponco

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Di tengah persiapan diri menuju Pemilu 2024, PDI Perjuangan (PDIP) melakukan peresmian kantor partai baru di Kabupaten Pacitan, Jawa Timur. Gedung ini unik bagi Kabupaten Pacitan karena menjadi gedung pertama di daerah itu yang memiliki lift.

Peresmian dilakukan Sekjen DPP PDIP Hasto Kristiyanto, yang pernah menjadi anggota DPR RI mewakili Dapil Kabupaten Pacitan. Hasto hadir di Pacitan, pada Rabu (20/12), di kegiatan yang menjadi bagian dari rangkaian safari politik ke Jateng-Jatim bersama Siti Atikoh Ganjar Pranowo.

Baca Juga

PDIP: Pernyataan Prabowo Tentang ‘Etik Ndasmu‘ Melukai Rakyat Indonesia

Kantor baru DPC PDIP Pacitan yang dibangun mulai 5 Juni 2023 lalu itu, terletak di Jalan WR Supratman, No 08, Sidoharjo, Pacitan. Lokasinya tidak jauh dari Museum SBY-Ani di Pacitan.

Ribuan kader dan simpatisan PDIP Kabupaten Pacitan hadir di saat peresmian dipimpin Plt.Ketua DPC PDIP Pacitan Deni Wicaksono dan Sekretaris Widadi. Relawan Ganjar-Mahfud juga ikut hadir.

Dalam sambutannya, Hasto menyampaikan salam dari Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri, yang sedang bertugas di Italia menjalankan misi kemanusiaan membangun perdamaian dunia.

Sekjen PDIP dua periode ini lalu menceritakan awal mula inisiasi pembangunan dari kader PDIP Pacitan, yang tergerak setelah Museum SBY-Ani dibangun.

“Setelah ada museum Pak SBY mengapa kita juga tidak membangun suatu museum yang dipakai untuk pergerakan rakyat di Pacitan dan di Jawa Timur? Maka inilah yang kemudian memunculkan suatu daya imajinasi,” kata Hasto.

Baca Juga

PDIP Tegaskan Jateng Masih Kandang Banteng, Tak Bisa Dikalahkan Politik Uang

Tujuh bulan kemudian, ide dan imajinasi itu mulai diimplementasikan ketika Hasto mengajak Bupati Trenggalek Muhammad Arifin atau Gus Ipin berbicara. Kini ide dan imajinasi itu sudah berwujud dalam bentuk kantor partai yang megah.

Ide dan imajinasi yang sama digunakan PDIP secara nasional sehingga dalam dua tahun sejak masa pandemi COVID-19, berhasil membangun 126 kantor partai se-Indonesia dengan cara gotong royong.

“Dan semua itu milik partai, menjadi aset partai dan tidak boleh diperjualbelikan karena menjadi harta abadi partai, saudara-saudara sekalian,” urainya.

Hasto lalu meminta kantor partai tidak hanya menjadi sebuah gedung. Tetapi harus menjadi tempat pengorganisasian kegiatan partai sekaligus sebagai rumah rakyat.

Sebagai rumah pengorganisasian kegiatan partai, kata Hasto, kantor partai harus menjadi ruang bagi kader partai mendidik rakyat untuk memperjuangkan hak-hak politiknya.

Sementara sebagai rumah rakyat, kantor partai bisa digunakan sebagai tempat untuk mendidik anak-anak kursus bahasa Inggris agar punya wawasan internasional. Juga bisa digunakan untuk tempat belajar tari-tarian.

“Sehingga kantor partai ini juga menjadi rumah bagi pengembangan budaya nasional kita,” pungkas Hasto. (Pon)

Baca Juga

PDIP Ungkap Rekam Jejak Prabowo Justru Antitesis Jokowi

#PDIP #Hasto Kristiyanto
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Kudatuli dan Profesionalitas TNI, Andi Widjajanto Ingatkan lagi Amanat Jenderal Soedirman
Peristiwa bersejarah itu pada hakikatnya menyasar elemen masyarakat bawah yang menyuarakan aspirasinya.
Dwi Astarini - Selasa, 28 Juli 2026
Kudatuli dan Profesionalitas TNI, Andi Widjajanto Ingatkan lagi Amanat Jenderal Soedirman
Indonesia
Megawati Resmikan Monumen Kudatuli, Tegaskan Api Perjuangan tak Padam
Peresmian monumen ini menjadi puncak peringatan 30 tahun insiden berdarah pada 27 Juli 1996 di kantor DPP PDI, Jalan Diponegoro, Jakarta Pusat.
Dwi Astarini - Senin, 27 Juli 2026
Megawati Resmikan Monumen Kudatuli, Tegaskan Api Perjuangan tak Padam
Berita Foto
Megawati Soekarnoputri Resmikan Monumen Kudatuli di Kantor Pusat PDIP
Ketua Umum DPP PDI Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri meresmikan Monumen Kudatuli dan tabur bunga di DPP PDI Perjuangan, Jakarta, Senin (27/7/2026).
Didik Setiawan - Senin, 27 Juli 2026
Megawati Soekarnoputri Resmikan Monumen Kudatuli di Kantor Pusat PDIP
Indonesia
Megawati Resmikan Monumen Kudatuli, 30 Tahun Luka Demokrasi
Monumen Kudatuli di Menteng. Peringatan 30 tahun tragedi 27 Juli 1996 yang menewaskan 5 orang, melukai 149, dan 23 hilang.
Wisnu Cipto - Senin, 27 Juli 2026
Megawati Resmikan Monumen Kudatuli, 30 Tahun Luka Demokrasi
Indonesia
Kaesang Pangarep Resmi Masuk 'Kandang Banteng' Pada Pemilu 2029, Siap Bersaing dengan Puan Maharani
Bahkan kawasan kerap mendapatkan julukan sebagai daerah pemilihan terketat mengingat keberadaan sejumlah figur politisi berbobot tinggi
Angga Yudha Pratama - Senin, 27 Juli 2026
Kaesang Pangarep Resmi Masuk 'Kandang Banteng' Pada Pemilu 2029, Siap Bersaing dengan Puan Maharani
Indonesia
Dituduh Curi Ayam Aduan Hingga Tewas, Kasus Pengeroyokan Warga di Tabanan Bikin PDIP Pasang Badan
PDIP akan selalu mendukung keadilan bagi rakyat
Angga Yudha Pratama - Minggu, 26 Juli 2026
Dituduh Curi Ayam Aduan Hingga Tewas, Kasus Pengeroyokan Warga di Tabanan Bikin PDIP Pasang Badan
Indonesia
PDIP Menyeru ke NU untuk Tetap Jadi Penjaga Moral Bangsa, Bebas dari Kooptasi Kekuasaan
NU telah ikut membentuk DNA Indonesia bersama PNI, Muhammadiyah, dan seluruh komponen bangsa lainnya. 

Dwi Astarini - Sabtu, 25 Juli 2026
PDIP Menyeru ke NU untuk Tetap Jadi Penjaga Moral Bangsa, Bebas dari Kooptasi Kekuasaan
Indonesia
Di Harlah PKB Prabowo Sebut PDIP ; Hatinya Sebetulnya Sama Dengan Kita
Seluruh partai politik dan elemen bangsa pada dasarnya memiliki cita-cita yang sama untuk mewujudkan kesejahteraan bagi rakyat Indonesia.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 24 Juli 2026
 Di Harlah PKB Prabowo Sebut PDIP ; Hatinya Sebetulnya Sama Dengan Kita
Indonesia
Refleksi Kudatuli, PDIP Serukan Dukungan untuk Pers yang Bebas dan Hukum tak Tebang Pilih
Dalam merefleksikan jalannya sejarah masa lalu, PDIP berkomitmen mendorong agar iklim perpolitikan Tanah Air menjunjung tinggi nilai peradaban.
Dwi Astarini - Rabu, 22 Juli 2026
Refleksi Kudatuli, PDIP Serukan Dukungan untuk Pers yang Bebas dan Hukum tak Tebang Pilih
Indonesia
30 Tahun Kudatuli, Prof Sukidi Ajak Publik Berani Bersuara
Menyebut sejarah mungkin tidak pernah berulang secara persis, tapi polanya sering kali memiliki irama yang senada (rhyme).
Dwi Astarini - Senin, 20 Juli 2026
30 Tahun Kudatuli, Prof Sukidi Ajak Publik Berani Bersuara
Bagikan