MerahPutih.com - PDIP mengumumkan bakal calon kepala daerah gelombang pertama yang didukung pada Pilkada Serentak 2024 dan bakal melanjutkan pengumuman bakal calon kepala daerah yang dukung pada pilkada 2024 untuk gelombang kedua pada 24-27 Agustus.
Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto membantah isu yang menyebut partai berlambang banteng moncong putih kesulitan mencari rekan partai politik lain untuk diajak bekerja sama dalam Pilkada Serentak 2024.
Hal ini dapat terlihat dari pengumuman terhadap 305 bakal calon kepala daerah yang akan maju di pilkada.
"Buktinya hari ini 305 kami calonkan," kata Hasto di Kantor DPP PDIP, Jakarta, Rabu.
Baca juga:
PDIP percaya kekuatan arus balik dari rakyat bakal muncul ketika kekuasaan menghambat suara rakyat dalam kontestasi politik.
"Kalau ada yang menggunakan kekuasaan untuk menghambat suara rakyat, akan ada arus balik. Itu yang tidak diinginkan oleh PDI Perjuangan. Kami tetap menjaga persatuan, kesatuan bangsa, keharmonisan kita sebagai keluarga besar," ujarnya.
PDI Perjuangan, sambung Hasto, juga diarahkan untuk berani dalam menegakkan kebenaran seperti menjadi ajaran Proklamator RI Soekarno atau Bung Karno dan Megawati.
"Bung Karno pun masuk penjara karena keyakinannya dan terbukti itu bagian dari ritual seorang pemimpin mendapatkan gemblengan-gemblengan di penjara, yang penting bukan pada masalah korupsi. Prinsipnya, kami digembleng oleh Ibu Mega untuk berani menegakkan kebenaran meskipun menghadapi intimidasi," tegasnya.

