Headline

Hasil Panen Jagung Lebak Diperkirakan Tembus Rp7,2 Miliar

Eddy FloEddy Flo - Sabtu, 23 Februari 2019
 Hasil Panen Jagung Lebak Diperkirakan Tembus Rp7,2 Miliar

Petani memanen jagung. (ANTARA FOTO/Siswowidodo)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.Com - Pertanian berbasis korporasi di Lebak, Banten menikmati hasil panen jagung.

Untuk periode pertama, hasil panen jagung diperkirakan menembus Rp7,2 miliar. Hasil tersebut memicu pertumbuhan ekonomi cukup besar di wilayah Banten.

Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Lebak Dede Supriatna mengatakan tanaman jagung berbasis korporasi kini memasuki musim panen raya seluas 1.000 hektare dari angka tanam November 2018.

"Dari 1.000 hektare itu diperkirakan menghasilkan produksi jagung sebanyak 4.000 ton dengan produktivitas rata-rata empat ton per hektare, "jelas Dede di Lebak, Sabtu (23/2).

Apabila, produksi sebanyak 4.000 ton dengan harga jagung pipilan di pasaran Rp4.700 per kilogram, maka pendapatan petani mencapai sekitar Rp18 juta per hektare.

Para petani menjemur jagung
Para menjemur jagung (ANTARA FOTO)

Menurut Dede Supriatna, jika dikalkulasikan maka pendapatan petani dari 4.000 ton itu menembus Rp7,2 miliar (masa panen 90-100 hari).

"Semua produksi jagung itu ditampung oleh perusahaan pakan ternak PT Pokphan di Tangerang itu," katanya.

Menurut Dede, mengembangkan tanaman jagung tersebut melibatkan Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) dengan kerja sama perusahaan BUMN dari Perum Perhutani.

Bahkan, budi daya tanaman jagung berbasis korporasi sebagai proyek percontohan kementerian yang pertama kali di Indonesia.

Tujuan pengembangan jagung berbasis korporasi tersebut dalam upaya meningkatkan produksi pangan dan meningkatkan pendapatan ekonomi yang pada akhirnya bermuara pada kesejahteraan masyarakat.

Kebijakan itu tentu sangat sinergi dengan program "Lebak Sejahtera" yang digulirkan Bupati Iti Octavia.

Sebagaimana dilansir Antara, Pemerintah daerah menyambut positif pengembangan jagung berbasis korporasi dari bantuan Kementerian Pertanian dan Dinas Pertanian Provinsi Banten.

Selain itu juga melibatkan para pihak berkepentingan seperti BPPT, Dewan Jagung Nasional (DJN), bank, pengusaha, dan TNI.

Pengembangan tanaman jagung itu tersebar di empat desa di Kecamatan Gunungkencana antara lain Desa Bulakan, Gunung Kendeng, Keramat Jaya dan Tanjungsari.

"Kami optimistis ke depan pengembangan tanaman jagung berbasis korporasi menjadikan sentra pendapatan ekonomi masyarakat setempat," katanya.

Ketua Koptan Giri Mukti Desa Bulakan Kecamatan Gunungkencana Kabupaten Lebak H Wawan mengatakan saat ini petani memasok jagung pipilan ke perusahaan PT Pokphan sekitar 20 ton per hari.

Kemungkinan panen ini berlangsung hingga Maret 2019, sehingga cukup membantu pendapatan ekonomi petani.

"Kami sangat berterima kasih kepada Kementerian Pertanian juga Pemprov Banten dan Pemkab Lebak yang membantu pengembangan jagung berbasis korporasi sehingga pendapatan ekonomi masyarakat di sini cenderung meningkat," ujarnya.(*)

Baca berita menarik lainnya dalam artikel: Pembahasan Sudah Final, Anies Segera Umumkan Tarif MRT

#Impor Jagung #Swasembada Pangan #Kedaulatan Pangan #Stok Pangan
Bagikan
Ditulis Oleh

Eddy Flo

Simple, logic, traveler wanna be, LFC and proud to be Indonesian

Berita Terkait

Indonesia
Pemerintah Pastikan Stok Pangan Aman Hadapi Fenomena El Nino
Optimisme tersebut tecermin dari kondisi neraca komoditas pangan strategis per Juni, terutama beras.
Dwi Astarini - Jumat, 19 Juni 2026
Pemerintah Pastikan Stok Pangan Aman Hadapi Fenomena El Nino
Indonesia
Kemarau 2026: Pemerintah Genjot Teknologi Hemat Air dan Pola Tanam Efisien Jaga Target Swasembada
Pemerintah siapkan teknologi hemat air, percepatan tanam, dan 57 ribu pompa untuk menghadapi kemarau 2026.
Wisnu Cipto - Rabu, 17 Juni 2026
Kemarau 2026: Pemerintah Genjot Teknologi Hemat Air dan Pola Tanam Efisien Jaga Target Swasembada
Indonesia
Topang Swasembada Pangan, Pemerintah Percepat Pemulihan 42.702 Hektare Lahan Pertanian Pascabencana di Sumatera
Pemerintah mempercepat rehabilitasi lahan pertanian terdampak bencana di Aceh, Sumut, dan Sumbar. Bantuan disiapkan untuk mendukung swasembada pangan.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 08 Juni 2026
Topang Swasembada Pangan, Pemerintah Percepat Pemulihan 42.702 Hektare Lahan Pertanian Pascabencana di Sumatera
Indonesia
Peringatan Hari Lahir Pancasila, Prabowo Singgung Lagi Indonesia Produsen Terbesar Mineral Penting
Indonesia telah mengalami swasembada pangan. Di saat, kata Prabowo, masih banyak negara lain yang kesulitan terkait pangan.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 01 Juni 2026
Peringatan Hari Lahir Pancasila, Prabowo Singgung Lagi Indonesia Produsen Terbesar Mineral Penting
Indonesia
Cadangan Beras Capai 5,36 Juta Ton, 2,8 Juta Ton Dierap dari Petani di 2025
Bulog memiliki sarana dan prasarana yang tersebar di seluruh Indonesia, mulai dari gudang, jaringan logistik, hingga fasilitas pengolahan gabah dan beras.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 25 Mei 2026
Cadangan Beras Capai 5,36 Juta Ton, 2,8 Juta Ton Dierap dari Petani di 2025
Indonesia
Pemprov DKI Jaga Harga Pangan Jelang Idul Adha 2026, Warga Diminta tak Panic Buying
Pemprov DKI memantau harga pangan menjelang Idul Adha 2026. Warga pun diminta tak panic buying.
Soffi Amira - Minggu, 24 Mei 2026
Pemprov DKI Jaga Harga Pangan Jelang Idul Adha 2026, Warga Diminta tak Panic Buying
Indonesia
Usai Beras dan Jagung, Prabowo Targetkan Indonesia Swasembada Daging dalam 5 Tahun
Presiden Prabowo Subianto menargetkan Indonesia mencapai swasembada daging dalam 4-5 tahun ke depan setelah berhasil swasembada beras, jagung, telur, dan ayam.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 23 Mei 2026
Usai Beras dan Jagung, Prabowo Targetkan Indonesia Swasembada Daging dalam 5 Tahun
Indonesia
Bulog Tebar 828.000 Ton Beras SPHP, Jaga Harga Pasar Tetap di Bawah Rp 13.500 per Kg
Beras SPHP dikemas dalam ukuran 5 kilogram dengan kualitas medium sesuai standar pemerintah, dan kini juga disiapkan dalam kemasan 2 kilogram.
Wisnu Cipto - Selasa, 19 Mei 2026
Bulog Tebar 828.000 Ton Beras SPHP, Jaga Harga Pasar Tetap di Bawah Rp 13.500 per Kg
Indonesia
Kisah Ketahanan Pangan dari Kebun SD Kanisius Pucangsawit, Solo
Bapak dan ibu guru bersama siswa bersama-sama menjalankan kebun sekolah.
Dwi Astarini - Jumat, 01 Mei 2026
Kisah Ketahanan Pangan dari Kebun SD Kanisius Pucangsawit, Solo
Indonesia
Cadangan Beras Melimpah Hingga 5 Juta Ton, Indonesia Dinilai Siap Guncang Dunia dengan Swasembada
Keberhasilan ini bersumber dari berbagai program strategis, mulai dari ekstensifikasi sawah, optimalisasi lahan, hingga penyediaan benih unggul dan bantuan alat mesin pertanian
Angga Yudha Pratama - Kamis, 30 April 2026
Cadangan Beras Melimpah Hingga 5 Juta Ton, Indonesia Dinilai Siap Guncang Dunia dengan Swasembada
Bagikan