Presiden Prabowo Tegaskan Pentingnya Pemahaman Pasal 33 UUD 1945, Pejabat yang tak Mengerti Diminta Keluar

Dwi AstariniDwi Astarini - Kamis, 08 Januari 2026
Presiden Prabowo Tegaskan Pentingnya Pemahaman Pasal 33 UUD 1945, Pejabat yang tak Mengerti Diminta Keluar

Presiden Prabowo Tegaskan Pentingnya Pemahaman Pasal 33 UUD 1945, Pejabat yang tak Mengerti Diminta Keluar

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM - PRESIDEN Prabowo Subianto berpidato tegas sebagai wujud komitmen menjaga tanggung jawab para anggota Kabinet Merah Putih. Kepada para menteri dan kepala lembaga, Prabowo berpesan agar terus membela kepentingan masyarakat.
?
Prabowo bahkan mengutip Pasal 33 Ayat 3 UUD 45. Pasal itu menyatakan bumi, air, dan kekayaan alam yang terkandung di dalamnya dikuasai negara dan digunakan untuk sebesar-besarnya kemakmuran rakyat, memprioritaskan kepentingan rakyat di atas individu.
?
“UUD 45 Pasal 33 jelas tak usah ada penerjemah. Apa yang tidak jelas? Bagi yang tidak paham, keluar saja dari jabatan. Segera mengundurkan diri. Banyak yang bisa gantikan saudara-saudara. Anak-anak muda yang baik-baik itu mau berjuang untuk kebaikan,” kata Prabowo saat berpidato di acara Panen Raya dan Pengumuman Swasembada Pangan di Karawang, Jawa Barat, Rabu (7/1).
?
Sebaliknya, kepada para pembantunya yang sudah berjuang untuk rakyat, Prabowo menyampaikan apresiasi. Dia yakin perjuangan itu akan membawa Indonesia ke arah yang lebih baik. “Terima kasih pengabdianmu. Membuat kita tambah percaya, dari hasil menuju hasil, dari kemenangan menuju kemenangan, kepercayaan diri. Indonesia mampu. Indonesia semangat. Makmur dan kemakmuran harus sungguh-sungguh di tangan rakyat Indonesia,” katanya.
?
Salah satu keberhasilan yang layak diapresiasi yakni swasembada beras yang sudah dicapai dalam kurun satu tahun. Padahal, Prabowo menargetkan swasembada pangan dicapai dalam kurun empat tahun.

Baca juga:

Momen Presiden Prabowo Subianto Hadiri Panen Raya dan Umumkan Swasembada Pangan 2025


?
Atas pencapaian itu, Prabowo bahkan memberi hormat kepada para jajarannya. Kebiasaan ini sudah dia lakukan saat menjadi prajurit. Sebagai pemimpin pasukan tempur, Prabowo mengaku punya kebiasaan memberi hormat saat kagum kepada anak buah. Hal ini di luar kebiasaan karena ada adab atau kebiasaan di TNI bahwa bawahan yang hormat kepada atasan.
?
“Saudara-saudara izinkanlah saya mengikuti naluri saya. Mengikuti kebiasaan saya sejak muda. Izinkan saya hormat kepada seluruh dari kalian yang telah berjuang mengabdi sehingga kita (bisa mencapai) swasembada pangan,” kata Prabowo yang lantas meninggalkan podium dan maju ke depan panggung untuk langsung memberi gestur hormat.
?
Prabowo secara resmi mendeklarasikan Indonesia berhasil mencapai Swasembada Pangan pada akhir 2025. Hal ini disampaikan bersamaan dengan acara Panen Raya di Karawang, Jawa Barat, Rabu (7/1) siang.
?
Prabowo menegaskan capaian swasembada pangan merupakan tonggak penting kedaulatan bangsa. Menurutnya, tidak mungkin sebuah negara disebut merdeka apabila kebutuhan pangannya masih bergantung pada bangsa lain.(Pon)

Baca juga:

Hadiri Panen Raya di Karawang, Prabowo Deklarasikan Swasembada Pangan Nasional

#Presiden Prabowo #Swasembada Pangan #Kabinet Merah Putih
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Presiden Prabowo Minta Biaya Haji tak Beratkan Jemaah, Komposisi Bipih Diusulkan 52 Persen
Presiden menyarankan komposisi sekitar 52 persen Bipih dan 48 persen nilai manfaat agar beban jemaah tidak terlalu berat.
Dwi Astarini - Selasa, 29 September 2026
Presiden Prabowo Minta Biaya Haji tak Beratkan Jemaah, Komposisi Bipih Diusulkan 52 Persen
Indonesia
Presiden Prabowo Bertemu Megawati Bahas Politik, Said Abdullah: Murni Silaturahmi
Pertemuan kedua tokoh tersebut berlangsung dalam suasana duka setelah wafatnya Guruh Soekarnoputera, adik Megawati.
Dwi Astarini - Selasa, 29 September 2026
Presiden Prabowo Bertemu Megawati Bahas Politik, Said Abdullah: Murni Silaturahmi
Indonesia
Presiden Prabowo Perintahkan Persingkat Antrean Layanan BPJS
Selain itu tidak boleh ada lagi diskriminasi pelayanan antara peserta BPJS Kesehatan dan pasien non-BPJS.
Dwi Astarini - Selasa, 29 September 2026
Presiden Prabowo Perintahkan Persingkat Antrean Layanan BPJS
Indonesia
Lifter Rahmat Erwin Raih Emas Asian Games 2026 dan Pecahkan Rekor, Langsung Ditelepon Presiden Prabowo
Prabowo menelpon melalui panggilan video dari kediaman Prabowo di Hambalang, Sabtu (26/9) sore.
Dwi Astarini - Senin, 28 September 2026
Lifter Rahmat Erwin Raih Emas Asian Games 2026 dan Pecahkan Rekor, Langsung Ditelepon Presiden Prabowo
Indonesia
Presiden Prabowo Siapkan Pendidikan Negeri Gratis, dari SD hingga Perguruan Tinggi tanpa Bayaran
Rencana tersebut merupakan bagian dari komitmen Prabowo untuk memperluas akses pendidikan yang layak dan setara bagi masyarakat.
Dwi Astarini - Rabu, 23 September 2026
Presiden Prabowo Siapkan Pendidikan Negeri Gratis, dari SD hingga Perguruan Tinggi tanpa Bayaran
Indonesia
Soal Wacana Reshuffle Presiden Prabowo, PKS: jangan Ada lagi Menteri Kena Kasus Korupsi
Meminta Prabowo memiliki parameter yang jelas dalam mengevaluasi anggota kabinet.
Dwi Astarini - Minggu, 20 September 2026
Soal Wacana Reshuffle Presiden Prabowo, PKS: jangan Ada lagi Menteri Kena Kasus Korupsi
Indonesia
DPR Dukung Prabowo Gratiskan Pendidikan dari SD hingga PTN, Harus Dibarengi Pemenuhan Gizi Anak
Anggota Komisi X DPR RI Elnino M Husein Mohi mendukung rencana Presiden Prabowo Subianto menggratiskan biaya pendidikan.
Yusuf Abdillah - Minggu, 20 September 2026
DPR Dukung Prabowo Gratiskan Pendidikan dari SD hingga PTN, Harus Dibarengi Pemenuhan Gizi Anak
Indonesia
100 Tahun Gontor: Prabowo Hadir, Mushaf Al-Qur'an Karya Santri Diluncurkan
Presiden Prabowo menghadiri puncak peringatan 100 tahun Gontor di Ponorogo, Jawa Timur, Sabtu 19 September 2026.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 19 September 2026
100 Tahun Gontor: Prabowo Hadir, Mushaf Al-Qur'an Karya Santri Diluncurkan
Indonesia
Presiden Prabowo Bicara Ambisi Ekonomi RI, Target Masuk 4 Besar Dunia pada 2050
Prospek tersebut berkaitan dengan kondisi fundamental ekonomi Indonesia yang dinilainya tetap kuat.
Dwi Astarini - Kamis, 17 September 2026
Presiden Prabowo Bicara Ambisi Ekonomi RI, Target Masuk 4 Besar Dunia pada 2050
Indonesia
Pangkas Dana Transfer ke Daerah, Presiden Prabowo: Banyak Pemda tak Gunakan Anggaran dengan Baik
Presiden mencontohkan masih adanya anggaran pemerintah daerah yang justru tersimpan di perbankan atau tidak dapat digunakan akibat persoalan di tingkat daerah.
Dwi Astarini - Kamis, 17 September 2026
Pangkas Dana Transfer ke Daerah, Presiden Prabowo: Banyak Pemda tak Gunakan Anggaran dengan Baik
Bagikan