Headline

Hari Santri Nasional 2017 akan Dimeriahkan 10.000 Santri

Eddy FloEddy Flo - Rabu, 18 Oktober 2017
Hari Santri Nasional 2017 akan Dimeriahkan 10.000 Santri

Para Santri (ANTARA FOTO/Didik Suhartono)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.Com - Jelang Hari Santri Nasional 2017 sejumlah persiapan dilakukan. Hari Santri Nasional yang jatuh pada tanggal 22 Oktober itu akan melibatkan para santri dan pesantren di Tanah Air.

Pemkab Bantul, Yogyakarta menyiapkan 10.000 santri guna memeriahkan Hari Santri Nasional 2017 untuk di tingkat kabupaten.

"Kegiatan Hari Santri Nasional Bantul akan diikuti 10.000 santri dan masyarakat pesantren yang terdiri atas pimpinan dan santri pondok pesantren," kata Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Bantul Eddy Susanto saat pembukaan kegiatan itu di Bantul, Rabu (18/10).

Menurut Eddy Susanto sebagaimana dilansir Antara, serangkaian kegiatan dalam rangka Hari Santri Nasional 2017 tingkat Kabupaten Bantul yang diawali dengan Festival Hadroh atau musik bernafaskan islami oleh kelompok santriwan santriwati tersebut mengambil tema 'Santri Mandiri NKRI Hebat'.

Eddy Susanto selaku penyelenggara kegiatan menjelaskan, beragam kegiatan Hari Santri Nasional antara lain Expo Santri, Festival Hadroh, pengajian akbar, apel kesetiaan santri Bantul, kirab ribuan santri dari pondok pesantren se-Bantul, diklat santri dan studi banding santri ke ponpes Jawa Timur.

"Tujuan acara ini membangun kesadaran kolektif kebangsaan dan membumikan budaya santri dalam proses pembangunan di Indonesia, menjaga konsistensi dengan menumbuhkan kesadaran yang tinggi dalam berkebangsaan dan menjadikan budaya nasional," katanya.

Sementara itu, koordinator relawan Hari Santri Nasional Bantul Atthobari mengatakan, kegiatan dimulai pada 18 Oktober hingga 22 Oktober 2017 yang diawali dengan Pesantren Expo dengan 40 stan dan Festival Hadroh yang diikuti sebanyak 40 kelompok di kawasan Masjid Agung Manunggal Bantul.

Ia menjelaskan, pada puncak acara Hari Santri Nasional di Bantul akan digelar apel dan kirab dari lapangan Paseban sampai Masjid Agung yang rencananya diikuti sekitar 10 ribu santriwan dan santriwati dari pondok pesantren di Bantul.

"Untuk apel bertindak sebagai inspektur adalah Bupati Bantul Suharsono. Rencananya apel digelar mulai pukul 07.00 WIB kemudian dilanjutkan kirab dengan rute Lapangan Paseban Bantul dan berakhir di Masjid Agung Manunggal," katanya.

Menurut dia, kirab santri Hari Santri Nasional tersebut akan dimeriahkan pasukan pembawa bendera merah putih, bergodo santri, kelompok drum band santri, hadroh. Bahkan rencananya Bupati dan Wakil Bupati juga menjadi peserta kirab dengan kereta kuda.(*)

#Hari Santri Nasional #Santri #Pondok Pesantren
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Eddy Flo

Simple, logic, traveler wanna be, LFC and proud to be Indonesian
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Kemarau Panjang Makin Terasa, 2.000 Santri Gelar Salat Istisqa dan Panjatkan Doa
Sebanyak 2.000 santri Ponpes Budi Utomo menggelar Salat Istisqa di tengah kemarau panjang yang melanda sejumlah wilayah Soloraya.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 10 September 2026
Kemarau Panjang Makin Terasa, 2.000 Santri Gelar Salat Istisqa dan Panjatkan Doa
Indonesia
Dapur SPPG Kalitengah Disuspend Usai 431 Santri Ponpes Manbaul Hikam Diduga Keracunan
Sebanyak 431 santri Ponpes Manbaul Hikam Sidoarjo diduga keracunan usai menyantap MBG. Dapur SPPG Kalitengah Tanggulangin disuspend sementara BGN.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 02 September 2026
Dapur SPPG Kalitengah Disuspend Usai 431 Santri Ponpes Manbaul Hikam Diduga Keracunan
Indonesia
Santri Tewas Dibakar di Lombok Tengah, Komisi III DPR Desak Polda NTB Usut Tuntas
Polda NTB harus segera mengusut tuntas perkara ini dan membongkar potensi pembiaran serta kelalaian sistemik dalam tata kelola lembaga pendidikan tersebut.
Dwi Astarini - Senin, 13 Juli 2026
Santri Tewas Dibakar di Lombok Tengah, Komisi III DPR Desak Polda NTB Usut Tuntas
Indonesia
Bicara di DPR, Ibu Santri Tewas Dibakar Hidup-Hidup di Ponpes Ketuk Pintu Hati Prabowo
Ibu santri korban pembakaran di Ponpes NTB menyampaikan surat haru ke Presiden Prabowo Subianto dalam RDPU DPR.
Wisnu Cipto - Senin, 13 Juli 2026
Bicara di DPR, Ibu Santri Tewas Dibakar Hidup-Hidup di Ponpes Ketuk Pintu Hati Prabowo
Indonesia
Waka Komisi X DPR Desak Polri Usut Tuntas Kasus Pembakaran Tiga Santri di Lombok
Kepolisian perlu menelusuri seluruh rangkaian peristiwa, termasuk dugaan adanya pihak-pihak yang berusaha menghambat proses penegakan hukum.
Dwi Astarini - Rabu, 08 Juli 2026
Waka Komisi X DPR Desak Polri Usut Tuntas Kasus Pembakaran Tiga Santri di Lombok
Indonesia
Oknum Pimpinan Pesantren di Garut Diduga 'Garap' Santriwati, Video Penangkapan oleh Polisi Viral di Medsos
Kabar miring perbuatan noda oknum pimpinan pesantren tersebut sempat menyulut emosi massa sekitar lingkungan lembaga pendidikan
Angga Yudha Pratama - Senin, 18 Mei 2026
Oknum Pimpinan Pesantren di Garut Diduga 'Garap' Santriwati, Video Penangkapan oleh Polisi Viral di Medsos
Indonesia
Kemenag Tegas Cabut Izin Pesantren Terlibat Kasus Kekerasan Seksual
Kementerian Agama mencabut izin operasional pondok pesantren terkait dugaan kekerasan seksual dan menegaskan pelaku harus dihukum berat.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 13 Mei 2026
Kemenag Tegas Cabut Izin Pesantren Terlibat Kasus Kekerasan Seksual
Indonesia
Puluhan Santri Jadi Korban, DPR Minta Predator Seksual Dihukum Tanpa Kompromi
Pengetatan pengawasan terhadap lembaga pendidikan berasrama melalui audit berkala pada sistem perlindungan anak dan mekanisme pengaduan internal juga menjadi poin mendesak
Angga Yudha Pratama - Senin, 11 Mei 2026
Puluhan Santri Jadi Korban, DPR Minta Predator Seksual Dihukum Tanpa Kompromi
Indonesia
DPR Desak Pemberatan Hukuman UU TPKS bagi Pelaku Pelecehan Santriwati di Pati
Selain hukuman bagi oknum, evaluasi total terhadap sistem pendidikan pesantren menjadi fokus utama
Angga Yudha Pratama - Senin, 11 Mei 2026
DPR Desak Pemberatan Hukuman UU TPKS bagi Pelaku Pelecehan Santriwati di Pati
Indonesia
Diduga Cabuli Santri Laki-Laki, Polisi Keluarkan Red Notice Ustadz Syekh Ahmad Al Misry
SAM berstatus warga negara Indonesia (WNI) melalui jalur naturalisasi.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 08 Mei 2026
Diduga Cabuli Santri Laki-Laki, Polisi Keluarkan Red Notice Ustadz Syekh Ahmad Al Misry
Bagikan