Kemarau Panjang Makin Terasa, 2.000 Santri Gelar Salat Istisqa dan Panjatkan Doa

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Kamis, 10 September 2026
Kemarau Panjang Makin Terasa, 2.000 Santri Gelar Salat Istisqa dan Panjatkan Doa

Ribuan santri Ponpes Budi Utomo menggelar Salat Istisqa di ponpes setepat, Rabu (9/9). (Meraputih.com/Ismail)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Ribuan santri Pondok Pesantren (Ponpes) Budi Utomo menggelar Salat Istisqa atau salat meminta hujan di tengah kemarau panjang yang melanda sejumlah wilayah Soloraya.

Sebanyak 2.000 peserta mengikuti Salat Istisqa yang digelar di lingkungan Ponpes Budi Utomo. Kegiatan tersebut menjadi ikhtiar bersama untuk menghadapi kondisi kekeringan yang mulai dirasakan masyarakat.

Pimpinan Ponpes Budi Utomo, Thoyibun, mengatakan Salat Istisqa dilakukan sebagai bentuk kepedulian sekaligus upaya bersama untuk memohon turunnya hujan.

“Salat Istisqa menjadi bentuk kepedulian pesantren terhadap kondisi masyarakat yang sudah cukup lama menghadapi minimnya hujan. Kita salat dua rakaat untuk meminta hujan," kata Thoyibun, Rabu (9/9).

Baca juga:

BMKG Buka-bukaan soal El Nino Sangat Kuat, Musim Hujan Baru Datang Oktober

Doa untuk Hujan dan Meredakan Kebakaran

Menurut Thoyibun, doa bersama tidak hanya ditujukan agar hujan turun di sekitar Ponpes Budi Utomo. Hujan juga diharapkan segera turun secara merata di berbagai daerah di Indonesia.

Selain mengatasi kekeringan, turunnya hujan diharapkan dapat membantu meredakan berbagai bencana yang dipicu kondisi kering, termasuk kebakaran hutan dan lahan serta kebakaran di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Putri Cempo, Mojosongo.

Tujuannya tidak hanya hujan di sekitar kita, tetapi juga untuk seluruh masyarakat di Indonesia. Untuk meredakan kebakaran di hutan-hutan, di Putri Cempo, dan banyak sumur yang mulai kering,

Pimpinan Ponpes Budi Utomo, Thoyibun.

Thoyibun berharap turunnya hujan dapat menjadi pertolongan bagi masyarakat yang terdampak kekeringan. Ketersediaan air yang kembali melimpah juga diharapkan membuat tanaman dan tumbuh-tumbuhan kembali subur.

"Kami berharap seluruh masyarakat mendapat pertolongan. Tumbuh-tumbuhan bisa subur. Sehingga negeri kita betul-betul gemah ripah loh jinawi dan negara lebih tentram," ucap dia.

Baca juga:

Kebakaran TPA Putri Cempo belum Padam, ASN Solo Salat Istisqa Memohon Hujan

LDII Apresiasi Salat Istisqa

Ketua DPD LDII Kota Solo Muhammad Zain mengapresiasi pelaksanaan Salat Istisqa yang digelar Ponpes Budi Utomo.

Menurut Zain, kegiatan tersebut merupakan salah satu bentuk ikhtiar umat untuk bersama-sama memohon pertolongan Allah SWT di tengah kondisi kemarau panjang.

Kami dari LDII Surakarta mengapresiasi adanya yang mengadakan salat Istisqa. Ini wujud membantu para ulama memohon hujan,

Ketua DPD LDII Kota Solo, Muhammad Zain.

Dia menyebut kondisi kekeringan saat ini turut berdampak pada sejumlah persoalan di Kota Solo. Salah satunya kebakaran di TPA Putri Cempo yang penanganannya membutuhkan ketersediaan air.

"Termasuk kebakaran di Kota Solo terkait Putri Cempo. Dengan adanya kurangnya air di sumur-sumur, mudah-mudahan bisa segera teratasi dan bisa turun hujan," tandasnya. (Ismail/Jawa Tengah)

#Kekeringan #Musim Kemarau #Pondok Pesantren
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Ananda Dimas Prasetya

Penulis, editor, dan praktisi konten digital dengan latar belakang akademis di bidang jurnalistik serta pengalaman dalam penyusunan artikel berita, konten informatif, dan optimasi mesin pencari (SEO). Lulusan Fakultas Ilmu Komunikasi, Jurusan Jurnalistik, Universitas Padjadjaran (2007–2014) dengan pemahaman mendalam mengenai kaidah jurnalistik, etika media, verifikasi informasi, dan teknik penulisan profesional. Berfokus pada pengembangan konten yang mengutamakan akurasi, relevansi, dan nilai informasi bagi pembaca. Memastikan artikel disusun melalui proses riset, verifikasi sumber, dan pengolahan data cermat guna menjamin kualitas informasi yang disajikan. Berbagai topik yang menjadi perhatian meliputi pemerintahan, ekonomi, pendidikan, teknologi, budaya, hiburan (musik & film), gaya hidup, motorsports, hingga isu-isu sosial yang berkembang di masyarakat.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Cisadane Mengering, Tinggi Air Turun 40 Cm dari Batas Normal
Sungai Cisadane memiliki peran penting bagi kehidupan masyarakat Kota Tangerang sehingga kelestariannya harus dijaga bersama.
Dwi Astarini - Sabtu, 12 September 2026
Cisadane Mengering, Tinggi Air Turun 40 Cm dari Batas Normal
Indonesia
Kemarau Panjang Makin Terasa, 2.000 Santri Gelar Salat Istisqa dan Panjatkan Doa
Sebanyak 2.000 santri Ponpes Budi Utomo menggelar Salat Istisqa di tengah kemarau panjang yang melanda sejumlah wilayah Soloraya.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 10 September 2026
Kemarau Panjang Makin Terasa, 2.000 Santri Gelar Salat Istisqa dan Panjatkan Doa
Indonesia
Kekeringan Melanda Berbagai Daerah, Kementerian PU Tangani 2.200 Lokasi dan Selamatkan 53.052 Hektare Sawah
Kementerian PU menangani 2.200 lokasi terdampak kekeringan. Sebanyak 53.052 hektare sawah dijaga dan 14,1 juta liter air bersih disalurkan.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 09 September 2026
Kekeringan Melanda Berbagai Daerah, Kementerian PU Tangani 2.200 Lokasi dan Selamatkan 53.052 Hektare Sawah
Indonesia
Dari Air Bersih hingga Sawah, Jurus Pemerintah Tangani Dampak Kekeringan di 2.200 Lokasi
Melalui Kementerian Pekerjaan Umum (PU), penanganan darurat telah dilakukan di 2.200 lokasi yang terdampak kekeringan di berbagai daerah.
Dwi Astarini - Rabu, 09 September 2026
Dari Air Bersih hingga Sawah, Jurus Pemerintah Tangani Dampak Kekeringan di 2.200 Lokasi
Indonesia
Pramono Akui Sejumlah Wilayah Jakarta Alami Kekeringan, tapi sudah Teratasi
Masih bisa diatasi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI karena ketersediaan air masih mencukupi.
Dwi Astarini - Selasa, 08 September 2026
Pramono Akui Sejumlah Wilayah Jakarta Alami Kekeringan, tapi sudah Teratasi
Indonesia
Kebakaran TPA Putri Cempo belum Padam, ASN Solo Salat Istisqa Memohon Hujan
Salat istisqa tersebut dilakukan di tengah musim kemarau panjang dan kebakaran TPA Putri Cempo yang belum padam
Dwi Astarini - Senin, 07 September 2026
Kebakaran TPA Putri Cempo belum Padam, ASN Solo Salat Istisqa Memohon Hujan
Indonesia
Masuki Puncak Musik Kemarau, BMKG Keluarkan Peringatan Berbagai Dampak Bencana
Musim kemarau tahun ini diperparah dengan aktifnya fenomena El Nino dengan intensitas sangat kuat. El Nino diperkirakan masih akan berlangsung sampai awal 2027
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 07 September 2026
Masuki Puncak Musik Kemarau, BMKG Keluarkan Peringatan Berbagai Dampak Bencana
Indonesia
El Nino Bakal Bertahan Hingga Februari 2027, Warga Rasakan Kekeringan dan Panas Ekstrem
WMO memperkirakan kemungkinan suhu pada September November 2026 berada di atas normal di hampir seluruh wilayah daratan.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 04 September 2026
El Nino Bakal Bertahan Hingga Februari 2027, Warga Rasakan Kekeringan dan Panas Ekstrem
Indonesia
El Nino Ancam Jakarta, 1.027 Petugas Disiagakan Hadapi Puncak Musim Kemarau
Difokuskan pada antisipasi kekeringan, kekurangan air bersih, kebakaran, dan penurunan kualitas udara.
Yusuf Abdillah - Rabu, 02 September 2026
El Nino Ancam Jakarta, 1.027 Petugas Disiagakan Hadapi Puncak Musim Kemarau
Indonesia
Dapur SPPG Kalitengah Disuspend Usai 431 Santri Ponpes Manbaul Hikam Diduga Keracunan
Sebanyak 431 santri Ponpes Manbaul Hikam Sidoarjo diduga keracunan usai menyantap MBG. Dapur SPPG Kalitengah Tanggulangin disuspend sementara BGN.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 02 September 2026
Dapur SPPG Kalitengah Disuspend Usai 431 Santri Ponpes Manbaul Hikam Diduga Keracunan
Bagikan