MerahPutih, Bisnis-Naiknya data pertumbuhan ekonomi Amerika Serikat (AS) menumbuhkan optimisme para pelaku pasar. Membaiknya perekonomian AS diikuti kenaikan harga minyak dunia sebesar 10 persen pada Kamis atau Jumat (28/8) wib.
Mengutip AFP, patokan AS, minyak mentah light sweet atau West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Oktober melompat 3,96 dolar AS menjadi berakhir pada 42,56 dolar AS per barel di New York Mercantile Exchange.
Patokan Eropa, minyak mentah Brent untuk pengiriman Oktober naik 4,42 dolar AS menjadi menetap di 47,56 dolar AS per barel di perdagangan London.
Kedua kontrak WTI and Brent ditutup naik 10,3 persen dari penyelesaian Rabu (26/8).
Harga minyak AS telah berada pada atau dekat tingkat terendah enam setengah tahun sepanjang pekan, dengan WTI ditutup di bawah 40 dolar AS pada Senin (24/8) lalu untuk pertama kalinya sejak 2009 dan bertahan hingga Rabu lalu.
Reli terjadi setelah Departemen Perdagangan melaporkan ekonomi AS tumbuh pada tingkat tahunan 3,7 persen pada kuartal kedua, jauh di atas estimasi awal naik 2,3 persen.
"Data benar-benar membangunkan orang tentang fakta bahwa negara itu (AS) sedang meningkat dan permintaan akan menjadi lebih baik," kata Carl Larry dari Frost & Sullivan. (Luh)
Baca Juga:
IHSG Menguat Mengekor Jejak Wall Street
Rupiah Dibuka Turun 13 Poin Kembali ke Rp14.000