G7 Lepas Cadangan Minyak Darurat, Dilakukan Terkoordinasi selama 4 Bulan

Dwi AstariniDwi Astarini - Sabtu, 03 Oktober 2026
G7 Lepas Cadangan Minyak Darurat, Dilakukan Terkoordinasi selama 4 Bulan

Ilustrasi. (Foto: ANTARA/REUTERS/Nick Oxford)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM - PARA pemimpin kelompok G7 sepakat segera melepas 100 juta barel cadangan minyak darurat. Pelepasan dilakukan secara terkoordinasi selama empat bulan. Hal itu dilakukan sebagai tanggapan atas melonjaknya harga dan peningkatan volatilitas di pasar energi global.

Pelepasan yang dikoordinasi melalui Badan Energi Internasional (IEA) itu akan mencakup pelepasan solar dalam jumlah besar di tahap awal oleh anggota dan mitra G7 dalam 20 hari pertama. Demikian pernyataan bersama yang dikeluarkan setelah pertemuan para pemimpin kelompok tersebut secara virtual pada Jumat (2/10). G7 menyatakan akan melakukan pertemuan dalam kerangka kerja organisasi tersebut beberapa hari mendatang guna membahas kemungkinan pelepasan pasokan solar tambahan jika diperlukan.


"Kami menegaskan kembali komitmen kami untuk tidak membatasi ekspor energi dan produk energi di antara negara-negara G7, serta menyeru kepada semua produsen untuk tidak memberlakukan larangan yang dapat memperburuk ketegangan di pasar," imbuh mereka dalam pernyataan tersebut.

G7 juga sepakat untuk mengoordinasikan jadwal pemeliharaan di seluruh kilang minyak negara anggotanya guna menghindari penghentian kapasitas secara bersamaan serta untuk meningkatkan tingkat pemanfaatan secara sementara jika memungkinkan. Lembaga tersebut diminta untuk memantau pelaksanaan dan dampak dari langkah-langkah tersebut, serta menyampaikan laporan tindak lanjut dalam waktu 20 hari.

Selain itu, G7 pun menyerukan pemulihan secara segera dan penuh atas hak navigasi di Selat Hormuz, seraya menyatakan tekad untuk melipatgandakan upaya kolektif demi tujuan tersebut. Kelompok tersebut akan tetap mempertahankan sanksi terhadap Rusia sembari bekerja sama dengan Badan Energi Internasional dan mitra lainnya guna membatasi dampak rambatan ke pasar bahan bakar, gas, dan komoditas lainnya.

Baca juga:

Menteri Keuangan G7 Sebut Perpecahan Antara AS dan Eropa Makin Dalam

Disambut Baik Uni Eropa

Presiden Dewan Eropa Antonio Costa menyambut baik langkah-langkah terkoordinasi G7 tersebut, seraya mengatakan para pemimpin Uni Eropa akan membahas situasi energi dalam pertemuan mereka pada 15-16 Oktober mendatang.


Dalam unggahan di akun X, Costa menyambut baik langkah terkoordinasi G7 terhadap situasi energi global yang dimulai segera dan berlangsung selama empat bulan, dengan prioritas awal pada pelepasan stok solar oleh negara-negara anggota dan mitra G7. "Komitmen untuk tidak memberlakukan pembatasan ekspor energi dan produk energi di antara negara-negara G7, serta menyeru kepada seluruh produsen untuk menahan diri dari penerapan larangan yang dapat memperparah ketegangan pasar," tambah Costa.

Ia mengatakan para pemimpin Uni Eropa akan membahas upaya untuk meringankan dampak kenaikan harga energi terhadap warga, dunia usaha, dan industri di Eropa pada pertemuan Dewan Eropa. Menurut Costa, krisis tersebut juga menyoroti perlunya mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil dan mempercepat transisi menuju sumber energi domestik.(*)

Baca juga:

Harga Minyak Naik, Ekspor Diharapkan Meningkat Buat Tutup Defisit Neraca Perdagangan

#G7 #Harga Minyak Dunia #Bahan Bakar Minyak
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Dwi Astarini

Editor, jurnalis, dan profesional komunikasi bilingual (Indonesia–Inggris) dengan pengalaman lebih dari 15 tahun di industri media, jurnalistik, dan pengembangan konten. Telah bekerja di berbagai media nasional dan proyek editorial, membantu menghasilkan, menyunting, serta mengelola konten yang informatif, akurat, dan relevan bagi publik. Lulusan Sastra Inggris Universitas Udayana yang kini berfokus pada penyuntingan berita dan feature, pengembangan narasi, serta memastikan setiap konten memenuhi standar jurnalistik yang tinggi. Perjalanan karier meliputi hampir satu dekade di Media Indonesia dan terlibat sebagai editor freelance untuk berbagai publikasi, termasuk proyek buku foto jurnalistik bersama Galeri Foto Jurnalistik ANTARA (GFJA).
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Dunia
G7 Lepas Cadangan Minyak Darurat
Dilakukan sebagai tanggapan atas melonjaknya harga dan meningkatnya volatilitas di pasar energi global.
Dwi Astarini - Minggu, 04 Oktober 2026
G7 Lepas Cadangan Minyak Darurat
Indonesia
Update Harga BBM Per 1 Oktober 2026: Tidak Ada Perubahan, Masih Sama dengan September
Harga BBM 1 Oktober 2026 tidak berubah dari September. Simak daftar harga Pertalite, Biosolar, Pertamax, Dexlite hingga Pertamina Dex.
Frengky Aruan - Kamis, 01 Oktober 2026
Update Harga BBM Per 1 Oktober 2026: Tidak Ada Perubahan, Masih Sama dengan September
Indonesia
Harga Pertalite-Biosolar Aman Minyak Dunia Tembus US$ 107 per Barel, Tumbalnya Pertamax Cs
Harga minyak dunia meroket tembus US$ 107 per barel akibat konflik AS-Iran. Pemerintah pastikan Pertalite tidak naik, namun BBM nonsubsidi bakal disesuaikan!
Wisnu Cipto - Selasa, 29 September 2026
Harga Pertalite-Biosolar Aman Minyak Dunia Tembus US$ 107 per Barel, Tumbalnya Pertamax Cs
Indonesia
Harga Minyak Naik, Ekspor Diharapkan Meningkat Buat Tutup Defisit Neraca Perdagangan
Salah satu upaya perluasan pasar ekspor adalah melalui Trade Expo Indonesia 2026 yang akan digelar pada 14-18 Oktober.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 22 September 2026
Harga Minyak Naik, Ekspor Diharapkan Meningkat Buat Tutup Defisit Neraca Perdagangan
Indonesia
Atasi Krisis BBM, Prancis Minta Uni Eropa Longgarkan Standar Kualitas
Para pengemudi di Prancis sengaja melanggar aturan dengan mengisi kendaraan mereka dengan bahan bakar khusus mesin pertanian akibat tingginya harga bahan bakar biasa.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 22 September 2026
Atasi Krisis BBM, Prancis Minta Uni Eropa Longgarkan Standar Kualitas
Indonesia
Pertamina Pastikan Infrastruktur B50 Siap, Distribusi Capai 73 Ribu KL per Hari
Pertamina memastikan infrastruktur B50 sudah siap. Distribusinya mencapai 73 ribu KL per hari.
Soffi Amira - Jumat, 28 Agustus 2026
Pertamina Pastikan Infrastruktur B50 Siap, Distribusi Capai 73 Ribu KL per Hari
Indonesia
Update Terbaru Harga BBM Per 17 Agustus 2026 saat HUT RI
Shell V-Power Diesel mencatatkan penyesuaian terakhir pada awal bulan dari tarif sebelumnya Rp21.340 per liter
Angga Yudha Pratama - Senin, 17 Agustus 2026
Update Terbaru Harga BBM Per 17 Agustus 2026 saat HUT RI
Indonesia
RAPBN 2027: Pemerintah Patok Harga Minyak USD 75 per Barel, Lifting Minyak 610 Ribu Barel per Hari
Pemerintah mematok asumsi harga minyak mentah Indonesia USD75 per barel dalam RAPBN 2027. Lifting minyak ditargetkan 610 ribu barel per hari.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 14 Agustus 2026
RAPBN 2027: Pemerintah Patok Harga Minyak USD 75 per Barel, Lifting Minyak 610 Ribu Barel per Hari
Indonesia
Bahlil Ungkap Instruksi Prabowo agar Harga BBM Subsidi Ditahan, Non-Subsidi Menyesuaikan Pasar
Bahlil menjelaskan bahwa dinamika pasar energi global menjadi perhatian utama pemerintah
Angga Yudha Pratama - Selasa, 04 Agustus 2026
Bahlil Ungkap Instruksi Prabowo agar Harga BBM Subsidi Ditahan, Non-Subsidi Menyesuaikan Pasar
Indonesia
Indonesia Jadi Negara Pertama yang Terapkan B50, ini Target Besar di Balik Program Biodiesel
Indonesia sudah resmi menerapkan B50. Kini, Indonesia menjadi negara pertama yang pakai biodiesel 50 persen.
Soffi Amira - Selasa, 14 Juli 2026
Indonesia Jadi Negara Pertama yang Terapkan B50, ini Target Besar di Balik Program Biodiesel
Bagikan