Headline

Harga Beras Melonjak, Petani Mengaku Sejahtera

Eddy FloEddy Flo - Senin, 22 Januari 2018
Harga Beras Melonjak, Petani Mengaku Sejahtera

Pekerja menjemur gabah di tempat pengeringan gabah di Desa Pilangrejo, Wonosalam, Demak, Jawa Tengah (ANTARA FOTO/Aji Styawan)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.Com - Kenaikan harga beras justru membawa berkah bagi para petani. Sejumlah petani di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah mengaku sejahtera ketika harg jual gabah cukup tinggi. Saat ini harga gabah berkisar Rp5000 per kilogram.

"Untuk itu, petani sangat berharap harga jual gabah yang mencapai Rp5.500 per kilogramnya bisa berlangsung stabil karena selama bertahun-tahun menanam padi baru kali ini merasakan harga jual gabah mahal," kata salah seorang petani asal Desa Undaan Lor, Kecamatan Undaan, Kudus, Rohwan, di Kudus, Minggu (21/1) kemarin.

Menurut Rohwan sebagaimana dilansir Antara, harga jual gabah yang ideal bisa menyejahterakan petani memang sekitar Rp5.000 lebih per kilogram.

Dengan harga jual sebesar itu, kata dia, maka untuk setiap hektare lahan tanaman padi bisa menghasilkan pemasukan hingga Rp20 juta lebih dengan produktivitas berkisar 7-8 ton gabah kering panen.

Penjualan gabah yang mencapai Rp20 juta lebih per hektarenya, kata dia, bisa digunakan untuk membayar biaya sewa lahan yang mencapai Rp18 juta per tahunnya.

Biaya pengolahan lahan, tanam hingga panen, kata dia, berkisar Rp6 juta untuk setiap hektarenya pada musim tanam pertama, sedangkan saat musim tanam kedua biayanya bisa lebih mahal karena menyangkut antisipasi serangan hama yang lebih banyak dibandingkan dengan MT pertama.

Hasil panen tanaman padi pada MT kedua, kata dia, biasanya juga turun karena berkisar 5-6 ton per hektarenya.

"Jika dikalkulasi per bulannya, maka penghasilan petani setelah dikurangi biaya produksi dan sewa lahan hanya sekitar Rp2 jutaan," ujarnya.

Dengan demikian, kata dia, ketika harga jual gabah kurang dari Rp5.000/kg, maka penghasilan petani tentu kurang dari Upah Minimum Kabupaten (UMK) Kudus yang mendekati angka Rp2 juta per bulannya.

Bagi petani yang memiliki lahan sendiri, kata dia, memang masih bisa mendapatkan penghasilan yang lebih besar, namun setiap tahun produksinya tidak bisa konstan, karena disesuaikan dengan faktor cuaca serta serangan hama.

Terkait respons masyarakat dengan harga jual beras di pasaran yang mencapai Rp12.000/kg, kata dia, tidak banyak yang mengeluhkan, karena masyarakat masih bisa menjangkau.

Akrab, petani lainnya, berharap, harga jual gabah yang mencapai angka Rp5.000/kg bisa berlangsung stabil.

Pasalnya, harga jual sebesar itu cukup menguntungkan petani, meskipun belum tergolong besar karena masih harus mempertimbangkan biaya produksi serta sewa lahan.(*)

#Harga Beras #Produksi Beras #Petani #Harga Eceran Tertinggi
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Eddy Flo

Simple, logic, traveler wanna be, LFC and proud to be Indonesian
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Bulog Luncurkan Kemasan Baru, Beri Nama Beras Kita Medium
Kehadiran Beras Kita Medium juga diharapkan semakin memperkuat identitas beras SPHP sebagai produk pangan pemerintah yang berkualitas dan terjangkau
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 20 Oktober 2026
Bulog Luncurkan Kemasan Baru, Beri Nama Beras Kita Medium
Indonesia
Beras Kita Premium Keluaran Bulog Bisa Buat MBG
Beras Kita Medium menjadi identitas baru beras program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP), sedangkan Beras Kita Premium merupakan produk premium Bulog.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 29 September 2026
Beras Kita Premium Keluaran Bulog Bisa Buat MBG
Indonesia
Pemerintah Perketat Pengawasan Beras Fortifikasi Biar Warga Tidak Tertipu Kandungan Gizi
Beras fortifikasi merupakan beras yang diperkaya zat gizi tertentu untuk membantu memenuhi kebutuhan nutrisi ibu hamil, ibu menyusui, dan balita sebagai bagian dari upaya pencegahan stunting.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 22 September 2026
Pemerintah Perketat Pengawasan Beras Fortifikasi Biar Warga Tidak Tertipu Kandungan Gizi
Indonesia
Di berbagai Daerah Harga Beras Naik 3 Persen, Tertinggi di Papua Pegunungan Capai 47,94 Persen
Sementara harga rata-rata nasional beras premium Rp16.495 per kilogram, sedangkan HET zona 1 yang ditetapkan Rp14.900 per kilogram, zona 2 Rp15.400 dan zona 3 Rp15.800.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 21 September 2026
Di berbagai Daerah Harga Beras Naik 3 Persen, Tertinggi di Papua Pegunungan Capai 47,94 Persen
Indonesia
Mentan Amran Temukan Dugaan Perubahan Produk Beras Premium Jadi Beras Fortifikasi
"Ternyata ada dugaan (kecurangan beras) beralih dari premium ke fortifikasi. Katanya fortifikasi, setelah kita cek di lab, ada empat lab kredibel, kita cek ternyata tidak sesuai dengan labelnya," ujar Amran.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 21 September 2026
Mentan Amran Temukan Dugaan Perubahan Produk Beras Premium Jadi Beras Fortifikasi
Indonesia
Cara Bulog Kendalikan Harga Beras di Pasar, Gelontorkan 1 Juta Ton Beras Cadangan Pemerintah
Besarnya volume tersebut menunjukkan kapasitas CBP yang dikerahkan untuk memperkuat pasokan pasar, sekaligus menopang akses pangan puluhan juta keluarga penerima manfaat
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 19 September 2026
Cara Bulog Kendalikan Harga Beras di Pasar, Gelontorkan 1 Juta Ton Beras Cadangan Pemerintah
Indonesia
Di Pasar, Beras Premium Diduga Bergeser Jadi Fortifikasi
Amran menyoroti dugaan penjualan beras fortifikasi dengan harga tinggi mencapai Rp 57.000 per kilogram, padahal harga seharusnya berada sekitar Rp 13.000 per kilogram.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 16 September 2026
Di Pasar, Beras Premium Diduga Bergeser Jadi Fortifikasi
Indonesia
Daftar 25 Merek Beras Fortifikasi Yang Diduga Lakukan Kecurangan
temuan terhadap 25 merek beras fortifikasi diduga tidak sesuai dengan standar dan kandungan yang tercantum pada label, sehingga merugikan konsumen hingga Rp89 triliun.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 15 September 2026
Daftar 25 Merek Beras Fortifikasi Yang Diduga Lakukan Kecurangan
Indonesia
25 Merek Beras Fortifikasi Diduga Rugikan Konsumen Rp 89 Triliun, Standar dan Kandungan Tidak Sesuai
Amran menjelaskan temuan tersebut menjadi perhatian serius pemerintah karena beras merupakan pangan strategis yang menyangkut kepentingan masyarakat luas.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 15 September 2026
25 Merek Beras Fortifikasi Diduga Rugikan Konsumen Rp 89 Triliun, Standar dan Kandungan Tidak Sesuai
Indonesia
Bulog Salurkan 75 Ribu Ton Beras Premium Per Bulan ke Ritel Modern, Pastikan Ketersedian Beras Bagi Warga
Penguatan pasokan melalui ritel modern itu menjadi bagian dari strategi Bulog untuk memperluas akses masyarakat terhadap produk beras premium Bulog
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 09 September 2026
Bulog Salurkan 75 Ribu Ton Beras Premium Per Bulan ke Ritel Modern, Pastikan Ketersedian Beras Bagi Warga
Bagikan