Harga Beras di Sulawesi Masih Normal

Noer ArdiansjahNoer Ardiansjah - Kamis, 31 Agustus 2017
Harga Beras di Sulawesi Masih Normal

Ilustrasi. (ANTARA FOTO)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Harga beras di tingkat pengecer di Kota Palu, Sulawesi Tengah hingga kini masih normal, meski pemerintah telah menetapkan Harga Eceran Tertinggi (HET) komoditi beras medium dan premium.

Sejumlah pedagang beras di Pasar Induk Tradisional (PIT) Masomba dan Manonda Palu, mengatakan bahwa harga semua jenis beras yang mereka jual belum mengalami perubahan.

Harga beras dijual tetap sama seperti biasanya yakni untuk medium berkisar Rp 8.500 s/d Rp 9 ribu per kg dan premium dari Rp 11.000 s/d Rp 11.500 per kg.

Seorang pedagang beras di kawasan PIT Manonda Kartini mengatakan, meski pemerintah beberapa waktu lalu telah menetapkan HET beras, tetapi para pedagang belum menyesuaikannya.

HET beras medium dan premium yang ditetapkan pemerintah baru akan berlaku terhitung Jumat (1/10).

"Itu patokan harga pemerintah. Belum tentu pedagang menjual mengikuti HET," kata dia.

Naik-turunnya harga beras di pasaran tentu mengikuti hukum pasar. Kalau harga beras di tingkat produsen naik, otomatis di tingkat pengecer naik dan begitu pula sebaliknya.

Hal senada juga disampainya Jufri, seorang pedagang beras di kawasan PIT Masomba. Dia juga menyambut baik penetapan HET sebagai patokan harga beras di tingkat pengecer.

"Sebenarnya, HET yang baru saja ditetapkan pemerintah lebih tinggi jika dibandingkan dengan kondisi harga beras di pasaran sekarang ini," kata Jufri.

Di Kota Palu, harga beras relatif stabil karena selain Sulteng sebagai sentra produksi beras di Pulau Sulawesi, juga sangat diuntungkan karena bertetangga dengan Provinsi Sulsel dan Sulbar, yang juga merupakan penghasil beras terbesar di Kawasan Timur Indonesia (KTI).

Banyak beras produksi petani di dua provinsi itu yang dijual di pasar-pasar tradisional yang ada di Palu, Ibu Kota Provinsi Sulteng itu.

"Karena itu, Palu tidak pernah mengalami krisis beras," tandasnya. (*)

Sumber: ANTARA

#Harga Eceran Tertinggi #Harga Beras #Stok Beras
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Bulog Luncurkan Kemasan Baru, Beri Nama Beras Kita Medium
Kehadiran Beras Kita Medium juga diharapkan semakin memperkuat identitas beras SPHP sebagai produk pangan pemerintah yang berkualitas dan terjangkau
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 20 Oktober 2026
Bulog Luncurkan Kemasan Baru, Beri Nama Beras Kita Medium
Indonesia
Beras Kita Premium Keluaran Bulog Bisa Buat MBG
Beras Kita Medium menjadi identitas baru beras program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP), sedangkan Beras Kita Premium merupakan produk premium Bulog.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 29 September 2026
Beras Kita Premium Keluaran Bulog Bisa Buat MBG
Indonesia
Pemerintah Perketat Pengawasan Beras Fortifikasi Biar Warga Tidak Tertipu Kandungan Gizi
Beras fortifikasi merupakan beras yang diperkaya zat gizi tertentu untuk membantu memenuhi kebutuhan nutrisi ibu hamil, ibu menyusui, dan balita sebagai bagian dari upaya pencegahan stunting.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 22 September 2026
Pemerintah Perketat Pengawasan Beras Fortifikasi Biar Warga Tidak Tertipu Kandungan Gizi
Indonesia
Di berbagai Daerah Harga Beras Naik 3 Persen, Tertinggi di Papua Pegunungan Capai 47,94 Persen
Sementara harga rata-rata nasional beras premium Rp16.495 per kilogram, sedangkan HET zona 1 yang ditetapkan Rp14.900 per kilogram, zona 2 Rp15.400 dan zona 3 Rp15.800.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 21 September 2026
Di berbagai Daerah Harga Beras Naik 3 Persen, Tertinggi di Papua Pegunungan Capai 47,94 Persen
Indonesia
Mentan Amran Temukan Dugaan Perubahan Produk Beras Premium Jadi Beras Fortifikasi
"Ternyata ada dugaan (kecurangan beras) beralih dari premium ke fortifikasi. Katanya fortifikasi, setelah kita cek di lab, ada empat lab kredibel, kita cek ternyata tidak sesuai dengan labelnya," ujar Amran.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 21 September 2026
Mentan Amran Temukan Dugaan Perubahan Produk Beras Premium Jadi Beras Fortifikasi
Indonesia
Cara Bulog Kendalikan Harga Beras di Pasar, Gelontorkan 1 Juta Ton Beras Cadangan Pemerintah
Besarnya volume tersebut menunjukkan kapasitas CBP yang dikerahkan untuk memperkuat pasokan pasar, sekaligus menopang akses pangan puluhan juta keluarga penerima manfaat
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 19 September 2026
Cara Bulog Kendalikan Harga Beras di Pasar, Gelontorkan 1 Juta Ton Beras Cadangan Pemerintah
Indonesia
Di Pasar, Beras Premium Diduga Bergeser Jadi Fortifikasi
Amran menyoroti dugaan penjualan beras fortifikasi dengan harga tinggi mencapai Rp 57.000 per kilogram, padahal harga seharusnya berada sekitar Rp 13.000 per kilogram.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 16 September 2026
Di Pasar, Beras Premium Diduga Bergeser Jadi Fortifikasi
Indonesia
Daftar 25 Merek Beras Fortifikasi Yang Diduga Lakukan Kecurangan
temuan terhadap 25 merek beras fortifikasi diduga tidak sesuai dengan standar dan kandungan yang tercantum pada label, sehingga merugikan konsumen hingga Rp89 triliun.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 15 September 2026
Daftar 25 Merek Beras Fortifikasi Yang Diduga Lakukan Kecurangan
Indonesia
25 Merek Beras Fortifikasi Diduga Rugikan Konsumen Rp 89 Triliun, Standar dan Kandungan Tidak Sesuai
Amran menjelaskan temuan tersebut menjadi perhatian serius pemerintah karena beras merupakan pangan strategis yang menyangkut kepentingan masyarakat luas.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 15 September 2026
25 Merek Beras Fortifikasi Diduga Rugikan Konsumen Rp 89 Triliun, Standar dan Kandungan Tidak Sesuai
Indonesia
Bulog Salurkan 75 Ribu Ton Beras Premium Per Bulan ke Ritel Modern, Pastikan Ketersedian Beras Bagi Warga
Penguatan pasokan melalui ritel modern itu menjadi bagian dari strategi Bulog untuk memperluas akses masyarakat terhadap produk beras premium Bulog
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 09 September 2026
Bulog Salurkan 75 Ribu Ton Beras Premium Per Bulan ke Ritel Modern, Pastikan Ketersedian Beras Bagi Warga
Bagikan