Hanya Dua Anggota Dewan ini yang Sering Datang ke Perpustakaan MPR RI

Raden Yusuf NayamenggalaRaden Yusuf Nayamenggala - Selasa, 13 Januari 2015
Hanya Dua Anggota Dewan ini yang Sering Datang ke Perpustakaan MPR RI

Tampak depan Perpustakaan DPR RI (Foto: Merahputih.com)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih Nasional - Perpustaan yang berada di Basment Nusantara IV komplek DPR RI, Senayan tampak cukup sepi dari pengunjung setiap hari. Padahal di kompleks tempat berkantornya sebanyak 560 dan 132 anggota DPR RI dan DPD RI. Jumlah DPR dan DPD tersebut tidak termasuk pegawai honorer dan PNS.

Namun demikian, mereka tetap saja tidak memanfaatkan perpustakaan yang dipenuhi buku, majalah, kaset CD dan DVD hasil sidang tersebut. Dari sekian banyak manusia di kompleks itu hanya ada dua anggota DPR RI yang sering berkunjung pada bangunan sekitar kurang lebih 200 meteri itu.

Pegawai Honorer penjaga perpusatkaan MPR RI, Prominensa Atyantama mengatakan kedua anggota DPR RI yang sering datang tersebut adalah Ahmad Yani, anggota dari Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (FPPP) dan Hajriyanto Tohari dari Fraksi Partai Golkar. Kendati sering datang ke perpustakaan itu, Esa, panggilan akrab Prominensa Atyantama tak pernah melihat dua mantan anggota DPR dan MPR tersebut sedang membaca buku.

"Dia enggak baca buku. Hanya lihat-lihat saja. Biasanya ngobrol dengan kepala Perpus," kata Esa saat ditemui Merahputih.com, Selasa (13/1).

Esa menyebutkan Ahmad Yani dan Hajriyanto mendatangi perpustakaan MPR RI karena sering diundang pada saat pihak perpustakaan menyelenggarakan acara-acara buku. Selain dijadikan pembicara, mereka terkadang juga dijadikan sebagai keynote speacker.

"Dua orang ini sering jadi pembicara acara-acara buku, keynote speaker. Kalau kita mengadakan acara buku kita juga ngundang MPR, DPR dan DPD," pungkasnya.

Seperti dikehui, Ahmad Yani dan Hajriyanto tidak lagi menjabat sebagai Anggota DPR. Mereka tidak lolos dan tidak mendapatkan jatah kursi lantaran perolehan suara mereka kalah bersaing dengan rival politik internal dan eksternalnya. Namun DPR dan DPD periode 2014-2019 tak satupun yang menyempatkan waktunya mendatangi perpusatakan yang dijaga 10 orang lebih itu. (hur)

#Komisi I DPR #Anggota Dewan #Perpustakaan DPR RI
Bagikan
Ditulis Oleh

Raden Yusuf Nayamenggala

I'm not perfect but special

Berita Terkait

Indonesia
DPR Dorong Pemerintah Antisipasi Eskalasi Konflik AS-Iran di Selat Hormuz
Wakil Ketua Komisi I DPR RI meminta pemerintah meningkatkan kewaspadaan terhadap dampak konflik AS dan Iran, termasuk soal pasokan energi dan keamanan WNI.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 29 Mei 2026
DPR Dorong Pemerintah Antisipasi Eskalasi Konflik AS-Iran di Selat Hormuz
Indonesia
DPR Puji Pembebasan 9 WNI dari Israel, Sebut Diplomasi RI Dinilai Efektif
Komisi I DPR mengapresiasi langkah Kemlu RI dalam membebaskan 9 WNI yang ditangkap Israel.
Soffi Amira - Minggu, 24 Mei 2026
DPR Puji Pembebasan 9 WNI dari Israel, Sebut Diplomasi RI Dinilai Efektif
Indonesia
DPR Apresiasi Diplomasi RI Usai Pemulangan 9 WNI, Soroti Perlindungan Jurnalis Indonesia
Anggota Komisi I DPR Farah Puteri mengapresiasi langkah cepat pemerintah memulangkan 9 WNI relawan dan jurnalis yang sempat ditahan Israel.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 22 Mei 2026
DPR Apresiasi Diplomasi RI Usai Pemulangan 9 WNI, Soroti Perlindungan Jurnalis Indonesia
Indonesia
DPR Desak Pemerintah RI Lobi PBB demi Bebaskan Jurnalis yang Ditangkap Tentara Israel
Wakil Ketua Komisi I DPR RI mendesak pemerintah RI bersikap tegas usai aktivis dan jurnalis Indonesia ditangkap Israel saat menjalankan misi kemanusiaan di perairan internasional.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 19 Mei 2026
DPR Desak Pemerintah RI Lobi PBB demi Bebaskan Jurnalis yang Ditangkap Tentara Israel
Indonesia
Prajurit TNI Gugur di Lebanon, DPR Minta Keselamatan Pasukan Jadi Prioritas
Komisi I DPR berduka atas gugurnya anggota TNI akibat serangan Israel di Lebanon. Ia meminta pemerintah memprioritaskan keselamatan prajurit.
Soffi Amira - Minggu, 26 April 2026
Prajurit TNI Gugur di Lebanon, DPR Minta Keselamatan Pasukan Jadi Prioritas
Indonesia
Gugurnya Praka Rico di Lebanon, DPR Desak PBB Evaluasi UNIFIL
DPR RI meminta PBB mengevaluasi perlindungan pasukan UNIFIL usai gugurnya prajurit TNI di Lebanon. Investigasi transparan juga didorong.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 25 April 2026
Gugurnya Praka Rico di Lebanon, DPR Desak PBB Evaluasi UNIFIL
Indonesia
DPR Ingatkan Risiko Pajak Selat Malaka, Bisa Picu Konflik Internasional
TB Hasanuddin mengingatkan risiko wacana pajak di Selat Malaka yang berpotensi melanggar UNCLOS dan memicu konflik serta respons negatif internasional.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 24 April 2026
DPR Ingatkan Risiko Pajak Selat Malaka, Bisa Picu Konflik Internasional
Indonesia
Komisi I DPR Kecam Tindakan Provokatif Israel di RS Indonesia Gaza, Tegaskan Langgar Hukum Internasional
Penggunaan fasilitas kesehatan untuk kepentingan propaganda militer merupakan tindakan yang sangat tidak pantas.
Dwi Astarini - Jumat, 24 April 2026
Komisi I DPR Kecam Tindakan Provokatif Israel di RS Indonesia Gaza, Tegaskan Langgar Hukum Internasional
Dunia
Soal Insiden di Papua Tengah, Komisi I DPR Dorong Investigasi Gabungan
Komisi I DPR mendesak investigasi insiden baku tembak yang menewaskan 15 warga sipil di Papua Tengah.
Soffi Amira - Jumat, 24 April 2026
Soal Insiden di Papua Tengah, Komisi I DPR Dorong Investigasi Gabungan
Indonesia
Tak Cukup Wacana, DPR Desak Indonesia Ambil Langkah Konkret Hadapi Konflik Global
DPR menilai Indonesia harus mengambil langkah nyata menghadapi konflik global. Wacana saja dinilai tidak cukup untuk menjaga stabilitas nasional.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 22 April 2026
Tak Cukup Wacana, DPR Desak Indonesia Ambil Langkah Konkret Hadapi Konflik Global
Bagikan