Headline

Hanura Kubu OSO Klaim Kantongi 50 Persen Dukungan dari Pendiri Partai

Eddy FloEddy Flo - Minggu, 21 Januari 2018
Hanura Kubu OSO Klaim Kantongi 50 Persen Dukungan dari Pendiri Partai

Oesman Sapta Odang (OSO) beri keterangan kepada awak media (Foto: MP/ Ponco Sulaksono)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.Com - Partai Hanura kubu Oesman Sapta Odang (OSO) mengaku telah mengantongi dukungan lebih dari 50 persen pendiri partai. Pendiri partai yang berjumlah 114 telah memberikan mandat kepada 17 orang, yang 14 diantaranya mendukung OSO sebagai Ketua Umum Hanura.

"Kita juga didukung oleh sebagian besar para pendiri partai ini, yakni oleh 14 orang pendiri dan lebih dari 50 persen bergabung bersama kita untuk memberikan dukungan moril kepada kita," kata OSO saat jumpa persnya di Hotel Manhattan, Kuningan, Jakarta Selatan, Minggu(21/1).

Menurut OSO, para pendiri partai merasa prihatin atas prahara yang terjadi di internal Hanura. Mereka, kata OSO, menginginkan agar partai yang terbentuk tahun 2016 ini tetap solid.

"Kita sedang menghadapi verifikasi, bila terhambat itu disebabkan oleh orang yang membikin ulah supaya partai ini tidak lolos. Itu sebabnya pasti kalau kader mengerti tetang ini akan kembali ke pangkuan ibu pertiwi," jelasnya.

Karena itu, dalam kesempatan ini OSO mengajak kepada kader Hanura kubu Daryatmo agar kembali merapat. Hal tersebut diyakini dapat menyelamatkan partai dari ambang perpecahan.

"Kami beri kesempatan agar segera kembali untuk menyelamatkan partai, termasuk para pendiri yang berdarah-darah mendidirikan partai ini," tandasnya.

Semntara itu, Yus Usman Kusumanegara selaku pendiri partai mengatakan, dari 117 orang pendiri dan perintis Partai Hanura, 14 diantaranya mendapat kepercayaan untuk namanya dicantumkan dalam akta.

Yus kemudian menyebutkan satu persatu nama-nama tersebut, mulai dari Wiranto, Fuad Bawazier, almarhum Tuti Alawiyah, Elza Syarief hingga Anwar Fuadi.

Dalam kesempatan ini, Solihin Noorgiana yang juga merupakan pendiri partai menegaskan, bahwa dari nama-nama para perintis dan pendiri, tidak ada nama Sarifuddin Sudding.

Sudding diketahui telah dipecat karena menggagas kubu tandingan. Dia juga merupakan Sekjen Hanura kubu Marsekal Madya (Purn) Daryatmo.

"Pendiri ada seratus empat belas, dari pendiri, tidak ada nama Sarifuddin Sudding," ucap Solihin.(Pon)

#Partai Hanura #Oesman Sapta Odang #Partai Politik
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Hanura Usul Sistem Proporsional Setengah Terbuka untuk Pemilu 2029, Partai Diberi Peran Tentukan Caleg
Sistem pemilu harus terus dievaluasi agar menghasilkan wakil rakyat yang lebih berkualitas.
Dwi Astarini - Rabu, 12 Agustus 2026
Hanura Usul Sistem Proporsional Setengah Terbuka untuk Pemilu 2029, Partai Diberi Peran Tentukan Caleg
Indonesia
Hanura Siap Hadapi Berapa Pun Ambang Batas Parlemen Pemilu 2029
Besaran angka ambang batas bukan satu-satunya tolok ukur yang menentukan apakah sebuah partai bisa menembus Senayan atau tidak
Angga Yudha Pratama - Minggu, 09 Agustus 2026
Hanura Siap Hadapi Berapa Pun Ambang Batas Parlemen Pemilu 2029
Indonesia
Puan Tegaskan Sikap PDIP Tidak Abu-Abu, Jelas!
Partai politik yang berada di barisan pemerintah menghormati semua pendapat dan pandangan yang berbeda. Karena itu, dia menilai posisi PDIP sebaiknya harus jelas.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 02 Juli 2026
Puan Tegaskan Sikap PDIP Tidak Abu-Abu, Jelas!
Indonesia
Sekjen Partai Buruh Mundur, Bawa Gerbong 1,3 Juta Anggota
Ia menginstruksikan seluruh pengurus ORI yang menduduki jabatan struktural di Partai Buruh, mulai tingkat pusat, provinsi, kabupaten/kota hingga kecamatan, segera menyampaikan surat pengunduran diri
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 26 Juni 2026
Sekjen Partai Buruh Mundur, Bawa Gerbong 1,3 Juta Anggota
Indonesia
Diserang Soal Posisi Abu-Abu, Politus PDIP Ingatkan Golkar Atasi Pemadaman Listrik di Berbagai Daerah.
“Jika seluruh fraksi di DPR hanya mampu manut dan setuju terhadap eksekutif, apa bedanya dengan era Orde Baru?
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 20 Juni 2026
Diserang Soal Posisi Abu-Abu, Politus PDIP Ingatkan Golkar Atasi Pemadaman Listrik di Berbagai Daerah.
Indonesia
PDIP Sebut Bukan Oposisi Tapi Penyeimbang, Partai Golkar Ngaku Tidak Memahami
Sarmuji mengaku belum memahami apa yang dimaksud dengan posisi penyeimbang tersebut. Dia menyerahkan penilaian kepada publik.
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 20 Juni 2026
PDIP Sebut Bukan Oposisi Tapi Penyeimbang, Partai Golkar Ngaku Tidak Memahami
Indonesia
Gus Najmi Jadi Ketua Harian DPP PKB, Diberikan Tugas Perkuat Konsolidasi
Penunjukan Gus Najmi tersebut adalah bagian dari penguatan konsolidasi organisasi dan persiapan PKB menghadapi agenda-agenda strategis menuju Pemilu 2029.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 11 Juni 2026
Gus Najmi Jadi Ketua Harian DPP PKB, Diberikan Tugas Perkuat Konsolidasi
Indonesia
DPR Siap Rombak Aturan Main Keuangan Partai Politik di Tengah Desakan Revisi UU Parpol
Upaya perombakan ini juga sejalan dengan Rencana Pembangunan Jangka Panjang (RPJP) yang mengamanatkan penguatan sistem politik melalui kodifikasi UU Pemilu, UU Pilkada, dan UU Parpol
Angga Yudha Pratama - Kamis, 30 April 2026
DPR Siap Rombak Aturan Main Keuangan Partai Politik di Tengah Desakan Revisi UU Parpol
Indonesia
PAN Tolak Usulan KPK Bentuk Lembaga Pengawas Kaderisasi Partai, Dinilai Langgar Konstitusi
PAN menolak usulan KPK soal pembentukan lembaga pengawas kaderisasi partai. Hal itu dinilai bisa melanggar konstitusi.
Soffi Amira - Kamis, 30 April 2026
PAN Tolak Usulan KPK Bentuk Lembaga Pengawas Kaderisasi Partai, Dinilai Langgar Konstitusi
Indonesia
Menko Yusril Usul Ambang Batas Parpol Sama dengan Jumlah Komisi di DPR
Menko Hukum Yusril Ihza Mahendra usulkan ambang batas parpol di DPR minimal 13 kursi sesuai jumlah komisi. Partai kecil bisa berkoalisi agar suara rakyat tetap terwakili.
Wisnu Cipto - Kamis, 30 April 2026
Menko Yusril Usul Ambang Batas Parpol Sama dengan Jumlah Komisi di DPR
Bagikan