MerahPutih.Com - Partai Hanura kubu Oesman Sapta Odang (OSO) mengaku telah mengantongi dukungan lebih dari 50 persen pendiri partai. Pendiri partai yang berjumlah 114 telah memberikan mandat kepada 17 orang, yang 14 diantaranya mendukung OSO sebagai Ketua Umum Hanura.
"Kita juga didukung oleh sebagian besar para pendiri partai ini, yakni oleh 14 orang pendiri dan lebih dari 50 persen bergabung bersama kita untuk memberikan dukungan moril kepada kita," kata OSO saat jumpa persnya di Hotel Manhattan, Kuningan, Jakarta Selatan, Minggu(21/1).
Menurut OSO, para pendiri partai merasa prihatin atas prahara yang terjadi di internal Hanura. Mereka, kata OSO, menginginkan agar partai yang terbentuk tahun 2016 ini tetap solid.
"Kita sedang menghadapi verifikasi, bila terhambat itu disebabkan oleh orang yang membikin ulah supaya partai ini tidak lolos. Itu sebabnya pasti kalau kader mengerti tetang ini akan kembali ke pangkuan ibu pertiwi," jelasnya.
Karena itu, dalam kesempatan ini OSO mengajak kepada kader Hanura kubu Daryatmo agar kembali merapat. Hal tersebut diyakini dapat menyelamatkan partai dari ambang perpecahan.
"Kami beri kesempatan agar segera kembali untuk menyelamatkan partai, termasuk para pendiri yang berdarah-darah mendidirikan partai ini," tandasnya.
Semntara itu, Yus Usman Kusumanegara selaku pendiri partai mengatakan, dari 117 orang pendiri dan perintis Partai Hanura, 14 diantaranya mendapat kepercayaan untuk namanya dicantumkan dalam akta.
Yus kemudian menyebutkan satu persatu nama-nama tersebut, mulai dari Wiranto, Fuad Bawazier, almarhum Tuti Alawiyah, Elza Syarief hingga Anwar Fuadi.
Dalam kesempatan ini, Solihin Noorgiana yang juga merupakan pendiri partai menegaskan, bahwa dari nama-nama para perintis dan pendiri, tidak ada nama Sarifuddin Sudding.
Sudding diketahui telah dipecat karena menggagas kubu tandingan. Dia juga merupakan Sekjen Hanura kubu Marsekal Madya (Purn) Daryatmo.
"Pendiri ada seratus empat belas, dari pendiri, tidak ada nama Sarifuddin Sudding," ucap Solihin.(Pon)