Hampir Setengah Tahanan KPK Golput di Pemilu 2019
Juru Bicara KPK Febri Diansyah. (MP/John Abimanyu)
MerahPutih.com - Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Febri Diansyah menyatakan sebanyak 27 tahanan lembaga antirasuah memilih untuk tidak menggunakan hak pilihnya pada Pemilu 2019, Kamis (17/4).
KPK diketahui menyediakan fasilitas Tempat Pemungutan Suara (TPS) di Gedung Merah Putih KPK yang merupakan cabang dari TPS 012 Kelurahan Guntur, Kecamatan Setiabudi, Jakarta Selatan.
Dari 63 tahanan KPK di 3 Rutan Cabang KPK, hanya 36 tahanan yang menggunakan hak pilihnya. Di TPS 012 terdapat 4 bilik suara yang disediakan panitia untuk mempermudah dan mempercepat proses pemungutan suara.
"Total tahanan yang menggunakan hak pilih 36 orang dari total 63 yang tercatat," kata Febri di Gedung KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (17/4).
Menurut Febri 10 tahanan di Rutan KPK Cabang C-1 (Gedung KPK Lama) memberikan hak suaranya. Kemudian dari 26 tahanan di Rutan Pomdam Jaya Guntur, hanya 21 tahanan yang memberikan hak suaranya.
"Dan untuk tahanan di Rutan K4 (Gedung Merah Putih KPK) hanya 5 tahanan perempuan nyoblos. Semua tahanan pria tidak ada yg menggunakan hak pilih, tercatat 22 orang," jelas Febri.
Sementara untuk para tersangka yang dititipkan di Rutan luar wilayah Gedung KPK, maka akan mencoblos di wilayah hukum tersebut.
Pemilu 2019 akan digelar secara serentak pada hari ini, Rabu, 17 April 2019. Pemilu tahun ini dilaksanakan untuk memilih presiden dan wakil presiden, anggota DPR, anggota DPRD Kota, dan anggota DPRD provinsi. (Pon)
Baca Juga: 'Kepoin' Pemilu Serentak RI, WNA Datangi Rutan Cipinang
Bagikan
Ponco Sulaksono
Berita Terkait
Jaksa Soroti Selisih Harga Chromebook di E-Catalog yang Lebih Mahal daripada Marketplace
Eks Pejabat Kemendikbud Akui Terima Uang Rp 450 Juta dan USD 30 Ribu dari Vendor Chromebook
Gandeng BPK, KPK Mulai Telusuri Kasus Korupsi Kuota Haji Tambahan
Tersangka Gus Alex Irit Bicara Usai Diperiksa KPK, 3 Pertanyaan Kasus Haji Dijawab Sama
Eks Direktur SMA Kemendikbud Akui Terima USD 7.000 dari Vendor Chromebook
Susah Dapat Kuota Haji, Bos Maktour: Terpaksa Berangkatkan Jemaah Pakai Furoda
KPK Periksa Pemilik Maktour terkait Kasus Korupsi Kuota Haji di Kemenag
KPK: Keterangan Eks Menpora Dito Perkuat Dugaan Korupsi Kuota Haji
Diperiksa KPK soal Kuota Haji, Eks Menpora Dito Ungkap Isi Pertemuan di Arab Saudi saat Dampingi Jokowi
Menpora Dito Ariotedjo Penuhi Panggilan KPK, Akui Ikut Rombongan Jokowi ke Arab Saudi