Kecantikan

Hamil Kulit Tetap Glowing Dong Moms

Ikhsan Aryo DigdoIkhsan Aryo Digdo - Rabu, 20 Oktober 2021
Hamil Kulit Tetap Glowing Dong Moms

Jaga kesehatan kulit selama kehamilan. (Foto: pexels/Leah Kelley)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MOMS pasti membayangkan selama hamil bisa berjemur di bawah sinar matahari, memperoleh rona merah yang menarik, dan memiliki kulit sehat. Namun, sayangnya tidak setiap ibu memiliki hak istimewa ini.

Beberapa tips ini, dapat membantu moms untuk menghadirkan penampilan yang lebih cerah, merona, dan bercahaya di masa kehamilan. Ya, kulit moms bakal tetap glowing. Berikut tipsnya seperti dikutip dari laman beingtheparent:

Baca Juga:

Ibu Hamil Dilarang Konsumsi Seafood? Ini Faktanya


1. Tetap Terhidrasi

Minum air minimal delapan hingga 10 gelas sehari. (Foto: pexels/KarolinaGrabowska)


Langkah pertama untuk mendapatkan kulit bercahaya selama kehamilan adalah tetap terhidrasi. Dalam sehari, minimal mengonsumsi delapan hingga 10 gelas air. Dengan begitu, ini akan membantu menjaga kelembapan kulit kamu dan mampu membuang racun berbahaya bagi tubuh kamu. Air juga dapat menjaga kesehatan kulit kamu tetap sehat, bahkan dari dalam.

2. Hindari Eksfoliasi dan Scrub yang Abrasif

Menggunakan scrub yang butirannya halus. (Foto: pexels/Monstera)


Hormon overdrive dalam tubuh membuat kamu jerawatan saat hamil. Sebab, ada sekresi minyak yang berlebihan dalam tubuh. Jadi penting untuk menghindari scrub keras pada wajah kamu. Lebih baik menggunakan scrub buatan sendiri atau scrub ringan yang mengandung komponen alami. Misalnya, bubuk oatmeal.


3. Memakai Tabir Surya

Rutin menggunakan tabir surya. (Foto: pexels/Moose Photos)


Salah satu masalah yang sering dihadapi ibu hamil adalah hiperpigmentasi. Dalam istilah medis, masalah ini disebut chloasma atau melasma gravidarum. Jadi, disarankan untuk memilih tabir surya dengan SPF minimal 30. Penting juga tabir surya kamu memiliki komponen seperti titanium dioksida dan sengoksida, karena mereka mampu bekerja secara efektif melawan sinar UVA.

Baca Juga:

Bunda, Ini Penyebab Suara Serak saat Hamil


4. Melembapkan Kulit

Tetap rutin menggunakan produk perawatan kulit. (Foto: pexels/Sora Shimazaki)


Hormon kehamilan akan membuat kulit kamu berminyak, tapi itu bukan alasan untuk meninggalkan pelembap dari rezim perawatan kulit kamu. Gunakan pelembap bebas minyak yang dapat menjaga kulit, tetap kenyal, dan lembut. Pilihlah produk hipoalergenik, jika kulit kamu menjadi sensitif.


5. Latihan Ringan

Ringan guna menghilangkan stres. (Foto: pexels/Yan Krukov)


Latihan ringan dapat melepaskan kamu dari stres, memperkuat otot, dan meningkatkan sistem peredaran. Dengan begitu, jantung kamu akan memompa sedikit lebih cepat. Kulit pun terlihat lebih sehat dan bercahaya. (cil)

Baca Juga:

Diabetes Gestasional Banyak Terjadi pada Ibu Hamil

#Kesehatan
Bagikan
Ditulis Oleh

Ikhsan Aryo Digdo

Learner.

Berita Terkait

Indonesia
[HOAKS atau FAKTA] : Sering Main Ponsel di Ruangan Gelap Bisa Bikin Kebutaan pada Mata
Penggunaan ponsel secara berlebihan dalam kondisi minim cahaya memang dapat menimbulkan gangguan kesehatan mata, seperti computer vision syndrome dengan gejala mata lelah, penglihatan kabur, mata merah, mata kering, hingga sakit kepala.
Dwi Astarini - Selasa, 03 Februari 2026
[HOAKS atau FAKTA] : Sering Main Ponsel di Ruangan Gelap Bisa Bikin Kebutaan pada Mata
Indonesia
Sekda DKI Minta Dinas KPKP Uji Kelayakan Daging Ikan Sapu-sapu
kajian kesehatan perlu dilakukan guna Memastikan ikan sapu-sapu layak dikonsumsi dan tidak menimbulkan risiko kesehatan bagi masyarakat.
Dwi Astarini - Selasa, 03 Februari 2026
Sekda DKI Minta Dinas KPKP Uji Kelayakan Daging Ikan Sapu-sapu
Indonesia
Cegah Virus Nipah, DPR Dorong Kampanye Digital Protokol Kesehatan
Tantangan kesehatan di masa depan banyak bersumber dari zoonosis seperti virus Nipah.
Dwi Astarini - Sabtu, 31 Januari 2026
Cegah Virus Nipah, DPR Dorong Kampanye Digital Protokol Kesehatan
Indonesia
Cak Imin Janjikan Program Penghapusan Tunggakan Iuran JKN Segera Terwujud
Program ini dirancang untuk membantu masyarakat kurang mampu yang selama ini terkendala dalam mengakses layanan kesehatan akibat tunggakan iuran JKN.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 28 Januari 2026
Cak Imin Janjikan Program Penghapusan Tunggakan Iuran JKN Segera Terwujud
Berita Foto
Program Keluarga SIGAP Dorong Perubahan Perilaku Lewat Layanan Kesehatan Primer
Ketua Tim Bidang Penyusunan Rencana Prioritas Pemanfaatan Dana Desa, Sappe M. P. Sirait saat Program Keluarga Sigap di Jakarta, Kamis (15/1/2026).
Didik Setiawan - Kamis, 15 Januari 2026
Program Keluarga SIGAP Dorong Perubahan Perilaku Lewat Layanan Kesehatan Primer
Indonesia
Usai Banjir Bandang, Warga Aceh Tamiang Banyak Alami Gangguan Kesehatan
Ratusan pengungsi pascabanjir bandang di Aceh Tamiang mengalami berbagai penyakit seperti ISPA hingga diare. Tim Dokkes Polri turun beri layanan kesehatan.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 15 Januari 2026
Usai Banjir Bandang, Warga Aceh Tamiang Banyak Alami Gangguan Kesehatan
Dunia
AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Perubahan ini terjadi setelah Presiden Donald Trump meminta Departemen Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan AS (HHS) meninjau bagaimana negara-negara sejawat merekomendasikan vaksin.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Januari 2026
  AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Indonesia
Gubernur Pramono Tegaskan belum Ditemukan Super Flu di Jakarta
Pemerintah DKI telah berkoordinasi dengan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin ihwal Super Flu ini.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Januari 2026
Gubernur Pramono Tegaskan belum Ditemukan Super Flu di Jakarta
Indonesia
DPR Minta Pemerintah Gerak Cepat Antisipasi Ancaman Super Flu, Dorong Kemenkes Terbitkan Vaksin Pencegah
Dikhawatirkan, penyakit ini berdampak pada beban layanan kesehatan.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
DPR Minta Pemerintah Gerak Cepat Antisipasi Ancaman Super Flu, Dorong Kemenkes Terbitkan Vaksin Pencegah
Indonesia
Waspada Super Flu, 62 Kasus Terkonfirmasi di Indonesia Terbanyak di Jawa Timur
Subclade K telah terdeteksi di Indonesia sejak Agustus 2025 melalui sistem surveilans sentinel ILI-SARI di berbagai fasilitas pelayanan kesehatan.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
Waspada Super Flu, 62 Kasus Terkonfirmasi di Indonesia Terbanyak di Jawa Timur
Bagikan