Hambatan Hambatan Yang Biki Industri Kreatif Sulit Berkembang

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Selasa, 08 Oktober 2024
Hambatan Hambatan Yang Biki Industri Kreatif Sulit Berkembang

Kerabat Store Bandung. (Foto: Humas Pemprov Jabar)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Kebijakan terarah untuk pengembangan industri kreatif digital diklaim dapat mendorong pertumbuhan ekonomi di kawasan Asia dan Pasifik.

“Disrupsi digital pada industri kreatif dapat menghadirkan potensi ekonomi yang sangat besar di Asia dan Pasifik," Direktur Jenderal ADB untuk Perubahan Iklim dan Pembangunan Berkelanjutan Bruno Carrasco dalam keterangan di Jakarta, Selasa.

Ia mngakui, lingkungan kebijakan tidak selalu memungkinkan para kreator untuk berkembang dan terhubung dengan rantai nilai global.

Sehingga, strategi nasional yang koheren yang mengembangkan bakat dan memperluas industri kreatif digital dapat membantu negara-negara berkembang memanfaatkan ekonomi kreatif global, menciptakan lapangan kerja berkualitas tinggi yang berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi, sebagaimana diungkapkan dalam laporan ADB itu.

Baca juga:

Pramono Anung Siap Dukung Potensi Ekonomi Kreatif Gen Z

“Laporan ini dapat membantu industri dan pembuat kebijakan membentuk industri kreatif digital Asia dan Pasifik, menumbuhkan peluang untuk menjembatani warisan budaya yang kaya di kawasan ini dengan seluruh dunia, dan mendorong pertumbuhan ekonomi,” ujar Carrasco dalam peluncuran Tinjauan Industri Kreatif Digital di Asia: Peluang dan Kebijakan untuk Merawat Pertumbuhan dan Menciptakan Lapangan Kerja Berkualitas Tinggi.

Berdasarkan lebih dari 40 wawancara dengan sejumlah tokoh penting di India, Indonesia, Thailand, dan Vietnam, termasuk dengan asosiasi industri dan profesional kreatif di industri film, gim, dan musik, laporan tersebut menyoroti peluang bagi negara-negara berkembang untuk meningkatkan industri kreatif digital mereka, menilai pengembangan bakat domestik, dan mendorong kebijakan yang menciptakan lapangan kerja berkualitas tinggi.

Meski ada permintaan yang kuat dari perusahaan hiburan global untuk memproduksi konten lokal dan bekerja dengan bakat lokal, namun jumlah produser, penulis skenario, dan programmer lokal yang terampil, masih kurang.

ADB dalam laporan tersebut merekomendasikan agar pemerintah dan industri mendefinisikan pengetahuan dan keterampilan penting yang dibutuhkan untuk menjalankan berbagai peran kreatif, membangun sistem pelatihan seumur hidup, memberi insentif kepada bisnis untuk meningkatkan keterampilan pekerja mereka, dan meningkatkan standar kerja industri kreatif.

"Hambatan lain yang diidentifikasi adalah kurangnya pendanaan di empat negara yang diteliti di Asia Selatan dan Tenggara," katanya,

Hal itu, kata ia, membatasi potensi produser film, pengembang gim, dan musisi lokal untuk berkembang, meskipun internet berkecepatan tinggi, platform streaming, dan perangkat portabel telah memungkinkan mereka menjangkau khalayak yang lebih luas.

Menurut laporan tersebut, penetapan fasilitas pendanaan terstruktur, termasuk pinjaman, jaminan kredit, hibah, dan pembiayaan modal ventura, dapat mengubah ide-ide kreatif menjadi proyek konkret.

"Dengan dukungan yang cukup dari pemerintah atau melalui kolaborasi publik-swasta, bisnis-bisnis tersebut dapat diberikan jaring pengaman finansial untuk berinovasi," katanya. (*)

#Ekonomi Kreatif
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Alwan Ridha Ramdani

Alwan Ridha Ramdanu adalah Jurnalis kelahiran di Bandung, Jawa Barat. Sudah 20 tahun menjadi jurnalis dengan mayoritas fokus pada liputan atau menulis terkait ekonomi makro. Selain jurnalis, Alwan juga adalah pendamping petani sawit swadaya dan juga berpengalaman dalam communication dan community terkait isu keberlanjutan dan lingkungan hidup.
Show More

Berita Terkait

Indonesia
Rano Karno Tidak Mau Geliat Ekonomi Kreatif DKI Cuma Berkutat di Blok M
Geliat ekonomi kreatif tidak boleh hanya terpusat di kawasan Blok M, Jakarta Selatan, melainkan harus merata ke seluruh wilayah ibu kota.
Wisnu Cipto - Sabtu, 05 September 2026
Rano Karno Tidak Mau Geliat Ekonomi Kreatif DKI Cuma Berkutat di Blok M
Indonesia
Investasi Aplikasi di Indonesia Capai Rp 54,18 Triliun, Ekonomi Digital Berkembang Pesat
Indonesia tidak kekurangan ide, Indonesia tidak kekurangan talenta, Indonesia juga tidak kekurangan kreatifitas.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 14 Juli 2026
Investasi Aplikasi di Indonesia Capai Rp 54,18 Triliun, Ekonomi Digital Berkembang Pesat
Indonesia
Imbas Kasus Amsal, Kejagung Akhirnya Amankan Kejari Karo dan JPU
Tim dari Kejagung akan mengecek penanganan perkara yang dilakukan oleh jajaran jaksa dari Karo itu, termasuk soal profesionalitas dalam menangani perkara.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 06 April 2026
Imbas Kasus Amsal, Kejagung Akhirnya Amankan Kejari Karo dan JPU
Indonesia
DPR Minta Konten Kreator Amsal Sitepu Dibebaskan, Sebut Ekonomi Kreatif Penyumbang Besar Pendapatan Negara
Kasus Amsal ini harus jadi pelajaran penegak hukum agar berhati-hati dalam menerapkan aturan.
Dwi Astarini - Selasa, 31 Maret 2026
DPR Minta Konten Kreator Amsal Sitepu Dibebaskan, Sebut Ekonomi Kreatif Penyumbang Besar Pendapatan Negara
Fun
Lewat Fly the Local Ways, UNERD Lepas Landas Bareng Tahilalats dan Garuda Indonesia
Kolaborasi ini menjadi langkah baru UNERD dalam menghadirkan produk lokal yang serasi dengan gaya hidup dan generasi hari ini.
Dwi Astarini - Minggu, 15 Februari 2026
Lewat Fly the Local Ways, UNERD Lepas Landas Bareng Tahilalats dan Garuda Indonesia
Indonesia
Kemkomdigi Sediakan 8.000 Akun Canva Pro Gratis Bagi Talenta Kreatif
Sektor ekonomi kreatif saat ini memberikan sumbangan antara 7 persen dan 8 persen pada Produk Domestik Bruto (PDB) dengan nilai kontribusi mencapai sekitar Rp 1.600 triliun per tahun
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 06 Februari 2026
Kemkomdigi Sediakan 8.000 Akun Canva Pro Gratis Bagi Talenta Kreatif
Fun
M Bloc Space Tampil dengan Wajah Baru: Lanjutkan Gerakan Kreatif Urban Jakarta
M Bloc Space kini hadir dengan tampilan baru.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 28 Oktober 2025
M Bloc Space Tampil dengan Wajah Baru: Lanjutkan Gerakan Kreatif Urban Jakarta
Indonesia
Dukung Desa Kreatif dan UMKM, Kemenparekraf Ajukan Anggaran Rp1,06 Triliun
Menteri Parekraf jelaskan anggaran tersebut guna menjalankan sejumlah program yang dibuat Kemenekraf pada tahun 2026.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 04 September 2025
Dukung Desa Kreatif dan UMKM, Kemenparekraf Ajukan Anggaran Rp1,06 Triliun
Fun
3 Kegiatan Seru yang Bisa Kamu Lakukan di IdeaFest 2025, dari Berburu Produk Lokal hingga Diskusi Sinefil
IdeaFest merupakan agenda tahunan yang menjadi moment lini creative hub saling bertemu dan bertukar gagasan hingga ide.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 30 Juli 2025
3 Kegiatan Seru yang Bisa Kamu Lakukan di IdeaFest 2025, dari Berburu Produk Lokal hingga Diskusi Sinefil
Lifestyle
IdeaFest 2025 Usung Tema '(Cult)ivate The Culture', Dorong Pengembangan Ekonomi Kreatif Berbasis Budaya
Dengan bekal budaya yang melimpah itu, tentu Indonesia bisa jadi negara berdaya lewat penguatan ekonomi kreatifnya.
Dwi Astarini - Kamis, 24 Juli 2025
IdeaFest 2025 Usung Tema '(Cult)ivate The Culture', Dorong Pengembangan Ekonomi Kreatif Berbasis Budaya
Bagikan