MerahPutih.com - Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno menegaskan geliat ekonomi kreatif tidak boleh hanya terpusat di kawasan Blok M, Jakarta Selatan, melainkan harus merata ke seluruh wilayah ibu kota.
“Kami, bersama Gubernur DKI, ingin membagi wilayah Jakarta. Jangan hanya fokus di wilayah selatan ini. Tapi kita akan membagi ke utara, kita akan membagi ke barat,” kata Wagub, saat menghadiri pengukuhan DPW Gekrafs DKI Jakarta di M Bloc Live House, Sabtu (5/9).
Baca juga:
M Bloc Space Tampil dengan Wajah Baru: Lanjutkan Gerakan Kreatif Urban Jakarta
Pentingnya Peran Gekrafs
Menurut Rano, keberadaan organisasi seperti Gekrafs yang memiliki jaringan hingga tingkat wilayah sangat penting untuk mengidentifikasi sekaligus mengembangkan potensi ekonomi kreatif di berbagai kawasan Jakarta.
Sebagai kota yang akan memasuki usia 500 tahun pada 2027, lanjut dia, Jakarta membutuhkan dukungan dari pelaku ekonomi kreatif.
Rano menekankan subsektor ekonomi kreatif yang berjumlah 17 bidang harus dikembangkan secara menyeluruh, mulai dari seni, budaya, kuliner, hingga produk khas Jakarta.
Di sinilah diperlukan DPC-DPC perwakilan Gekrafs,
Wagub DKI Jakarta Rano Karno
Pasar Domestik dan Internasional
Pertumbuhan ekonomi Jakarta terus menunjukkan kinerja positif. Pada triwulan II 2026, ekonomi Jakarta tumbuh sebesar 5,52 persen dan berkontribusi 16,15 persen terhadap perekonomian nasional.
Wagub mengungkapkan Pemprov DKI juga terus membuka peluang bagi pelaku ekonomi kreatif untuk menembus pasar internasional.
Baca juga:
Upaya itu dilakukan melalui keikutsertaan dalam pameran dagang di Mumbai dan New Delhi, India, serta rencana pengembangan pasar di Vietnam dan Brunei Darussalam.
“Yang menjadi kekuatan Jakarta adalah pada ekonomi kreatif. Untuk itu, mari kita konsentrasi mengembangkan ekosistem serta industri ekonomi kreatif di Jakarta,” tandas Wagub Rano. (Asp)