Hamas dan Fatah Sepakat Kelola Jalur Gaza, Bentuk Upaya Lakukan Gencatan Senjata
Arsip - Sejumlah warga Palestina memeriksa bangunan yang hancur pascaserangan udara Israel di Kota Rafah di Jalur Gaza selatan, Jumat (5/1/2024). ANTARA/Xinhua/Khaled Omar/am.
MerahPutih.com - Hamas dan Fatah, dua faksi utama Palestina yang telah berselisih selama hampir dua dekade sepakat untuk membentuk sebuah komite yang akan bersama-sama mengelola Jalur Gaza pascaperang. Kesepakatan ini diresmikan di Kairo, Mesir, pada pekan ini.
Langkah tersebut tetap menandakan keinginan baru dari Hamas untuk menyerahkan kekuasaannya atas Gaza dan dapat membantu memajukan perundingan gencatan senjata yang dimediasi secara internasional.
Dalam pembicaraan yang ditengahi oleh Mesir, kedua belah pihak sepakat membentuk komite yang beranggotakan 10 hingga 15 teknokrat yang independen secara politik. Sebagian besar dari mereka dari Gaza, yang akan mengelola pendidikan, kesehatan, ekonomi dan bantuan serta rekonstruksi dengan bantuan para aktor internasional, demikian dikutip dari The Guardian, Rabu (4/12).
Komite itu juga akan mengelola bersama sisi Palestina dari perbatasan Rafah menuju Mesir, satu-satunya jalan masuk dan keluar dari wilayah yang tidak terhubung dengan Israel. Delegasi Fatah harus meminta persetujuan akhir dari presiden PA, Mahmoud Abbas, saat kembali ke Tepi Barat, Associated Press melaporkan. Siapa yang akan duduk di komite itu belum diputuskan.
Baca juga:
Tank Israel Tak Berhenti Menembaki Gaza, 42 Warga Palestina Tewas
Belum ada komentar langsung dari pejabat Israel mengenai perjanjian tersebut. Sejauh ini juga belum ada indikasi bahwa kedua belah pihak telah mengubah ketentuan kesepakatan. (ikh)
Bagikan
Berita Terkait
Israel Lakukan 813 Kali Pelanggaran Gencatan Senjata di Gaza, Akses Bantuan Masih Dihambat
Trump Klaim Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza Bakal Didukung Banyak Negara
Trump Bakal Jabat Ketua Dewan Perdamaian, Kelola Administrasi Gaza
[HOAKS atau FAKTA]: Prabowo Resmi Tetapkan Pulau Galang Riau untuk Dijadikan ‘Rumah Sementara’ Rakyat Gaza Palestina yang Jadi Korban Perang
DPR Sebut Mengirim TNI ke Gaza Tanpa Jaminan Kesejahteraan Keluarga yang Ditinggalkan Merupakan Keputusan Zolim
Empat Syarat Wajib Jenderal Bintang Tiga Pimpin Misi Gaza, Apa Saja?
Panglima TNI Seleksi Jenderal Bintang Tiga Pimpin Pasukan Perdamaian ke Gaza
Israel Kembali Serang Gaza, Langgar Perjanjian Gencatan Senjata
Rencana Pengiriman Pasukan ke Gaza, Legislator Ingatkan Presiden Prabowo untuk Berhati-Hati
Dewan Keamanan PBB Putuskan Kirim Pasukan ke Gaza, Indonesia Siap Berkontribusi