Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Hamas Bebaskan Tiga Perempuan Israel, Dilindungi Pengawalan Ketat

Ikhsan Aryo DigdoIkhsan Aryo Digdo - Senin, 20 Januari 2025
Hamas Bebaskan Tiga Perempuan Israel, Dilindungi Pengawalan Ketat

Petugas medis membawa korban serangan Israel ke sebuah rumah sakit di Gaza. Foto: ANTARA/Anadolu

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Pada Minggu malam, Hamas telah membebaskan tiga perempuan Israel sebagai bagian dari kesepakatan gencatan senjata yang mulai berlaku. Langkah ini menandai titik terang pertama dalam konflik yang telah merenggut ribuan nyawa.

Dilansir Aljazeera, Senin (20/1), tiga perempuan ini diserahkan kepada Palang Merah di Gaza dengan pengawalan ketat, sebelum dibawa ke wilayah Israel.

Kesepakatan gencatan senjata ini dirancang dalam tiga tahap, dengan fase pertama berlangsung selama 42 hari. Selain pembebasan tawanan, ratusan truk bantuan kemanusiaan juga dijanjikan akan memasuki Gaza untuk meredakan krisis kemanusiaan yang melanda wilayah tersebut.

Sementara itu, Palang Merah kini tengah memverifikasi identitas 90 tahanan Palestina yang akan dibebaskan dari Penjara Ofer Israel sebagai bagian dari kesepakatan ini.

Baca juga:

Aksi Solidaritas Kawal Kemenangan Gaza di Depan Gedung Kedubes AS

Perdamaian sementara ini juga disambut baik oleh dunia internasional. Presiden Amerika Serikat Joe Biden menyatakan bahwa “senjata di Gaza kini terdiam.” Sementara itu, ribuan warga Palestina merayakan gencatan senjata ini sebagai harapan akan kehidupan yang lebih baik, setelah lebih dari 15 bulan serangan yang telah membuat 46.000 nyawa melayang.

Namun, tantangan masih ada. Juru bicara Hamas Abu Obeida, menegaskan bahwa keberlanjutan kesepakatan ini bergantung pada kesediaan Israel untuk mematuhi persetujuan yang telah dibuat.

Di sisi lain, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menegaskan bahwa perang belum berakhir hingga semua tujuan Israel tercapai, termasuk pembebasan seluruh tawanan. (ikh)

#Gaza
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Dunia
Israel Bakal Bikin UU Melarang Azan, Negara OKI Mengutuk
RUU tersebut menandai eskalasi berbahaya dalam serangkaian undang-undang, keputusan, dan kebijakan Israel yang menargetkan kehadiran Palestina dan identitas Arab dan Islam.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 03 Juli 2026
Israel Bakal Bikin UU Melarang Azan, Negara OKI Mengutuk
Dunia
Sikap Tegas Malaysia, Bawa Kasus Penangkapan Aktivis oleh Israel ke ke Mahkamah Internasional
Ada rencana untuk membawa konferensi internasional terkait Palestina ke Malaysia pada masa mendatang guna memperkuat upaya advokasi.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 26 Mei 2026
Sikap Tegas Malaysia, Bawa Kasus Penangkapan Aktivis oleh Israel ke ke Mahkamah Internasional
Indonesia
DPR Desak Pemerintah Kasuskan Penyetruman Relawan WNI oleh Israel ke PBB
Aksi represif militer Israel kali ini dinilai sudah melampaui batas kemanusiaan.
Dwi Astarini - Senin, 25 Mei 2026
DPR Desak Pemerintah Kasuskan Penyetruman Relawan WNI oleh Israel ke PBB
Indonesia
DPR Minta Pemerintah Siapkan Pemulih Mental dan Emosional 9 WNI Ditangkap Israel
Komisi I DPR akan terus mengawal perlindungan WNI di luar negeri. Ia menilai diplomasi yang konsisten serta kerja sama internasional menjadi kunci untuk menjamin keselamatan warga negara Indonesia.
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 23 Mei 2026
DPR Minta Pemerintah Siapkan Pemulih Mental dan Emosional 9 WNI Ditangkap Israel
Indonesia
Golkar Sebut Pembebasan 9 WNI dari Israel Bukti Diplomasi Pemerintah Berjalan
Pemerintah Indonesia yang bergerak cepat melakukan komunikasi diplomatik untuk membebaskan para WNI tersebut.
Dwi Astarini - Jumat, 22 Mei 2026
Golkar Sebut Pembebasan 9 WNI dari Israel Bukti Diplomasi Pemerintah Berjalan
Indonesia
Aktivis Global Sumud Flotilla Alami Patah Tulang dan Alami Siksaan Sengatan Listrik Berulang
Tim hukum telah mengumpulkan kesaksian yang saling sesuai mengenai penggunaan sengatan listrik berulang terhadap para aktivis yang ditahan.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 21 Mei 2026
Aktivis Global Sumud Flotilla Alami Patah Tulang dan Alami Siksaan Sengatan Listrik Berulang
Dunia
Kapal Perang Israel Kepung dan Sabotase Misi Kemanusiaan Global Sumud Flotilla, Rusak Mesin Kapal Hingga Sistem Navigasi
Konvoi pelayaran bantuan kemanusiaan tersebut bertolak dari Barcelona, Spanyol, sejak 15 April silam
Angga Yudha Pratama - Rabu, 20 Mei 2026
Kapal Perang Israel Kepung dan Sabotase Misi Kemanusiaan Global Sumud Flotilla, Rusak Mesin Kapal Hingga Sistem Navigasi
Dunia
9 WNI Ikut Global Sumud Flotilla Diculik. Israel Langgar Hukum Internasional
Israel melakukan penculikan terhadap para WNI yang sedang dalam misi kemanusiaan internasional ke Gaza itu karena tidak adanya sanksi keras terhadap Israel setelah kejahatan-kejahatan sebelumnya.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 19 Mei 2026
9 WNI Ikut Global Sumud Flotilla Diculik. Israel Langgar Hukum Internasional
Indonesia
GPCI Tegaskan Misi Aktivis dan Junalis Ikut Global Sumud Flotilla Sah dan Legal
sembilan orang warga negara Indonesia yang ditangkap militer Israel saat hendak menuju ke Gaza, Palestina, sedang dalam misi kemanusiaan yang sah dan legal.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 19 Mei 2026
GPCI Tegaskan Misi Aktivis dan Junalis Ikut Global Sumud Flotilla Sah dan Legal
Indonesia
Adik Presiden Irlandia Termasuk Aktivis Ditangkap Israel di Kapal Flotilla
Pencegatan terjadi sekitar 70 mil laut dari Pulau Siprus, dengan enam dari 15 peserta asal Irlandia tertangkap.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 19 Mei 2026
Adik Presiden Irlandia Termasuk Aktivis Ditangkap Israel di Kapal Flotilla
Bagikan