Haji Lulung Minta Pol-PP Tangkap Becak Yang Masuk ke Jakarta
Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta, Abraham Lunggana atau Haji Lulung saat memberikan keterangan kepada awak media perihal mobilisasi becak ke Jakarta. (MP/foto: Asropih)
MerahPutih - Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta, Abraham Lunggana atau Haji Lulung angkat bicara soal adanya sejumlah pengayuh becak datang beramai-ramai ke Jakarta untuk mencari rezeki.
Lulung menegaskan telah memerintahkan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) DKI Jakarta menghalau para oknum yang memobilisasi pengayuh becak masuk ke Ibu Kota Jakarta.
"Saya sudah berani undang Satpol PP, tolong dijagain benar jangan sampai Jakarta ada yang mobilisasi becak," kata Lulung di Balai Kota DKI, Jakarta Pusat, Senin (29/1).
Tokoh Tanah Abang ini juga meminta kepada Satpol PP untuk menindak tegas para penarik transportasi roda tiga yang berani melawan sampai masuk ke Jakarta.
Sebab Peraturan Daerah (Perda) soal larangan becak beroperasi di Jakarta tercantum di Pasal 29 dan Pasal 62 Ayat 3 dan 4 Perda Ketertiban Umum, belum direvisi.
"Makanya tangkap, peka nih. Kan ini baru rencana becak menjadi angling (angkutan lingkungan). Ini bisa pakai Pergub dulu. Yang angling loh. Kan ini tidak ada program Anies-Sandi," jelasnya.
Sementara itu, Lulung mengaku Pemprov DKI belum mengusulkan melakukan revisi Perda soal becak di DKI Jakarta. Sebab kata Lulung hal tersebut harus direncanakan secara matang.
"Belum diusulkan karena usulan harus dibicarakan matang. Ini bukan tidak ada usulan, belum ada usulan susulan karena usulan yang 45 Raperda kita sudah ketok palu pada Desember kemarin," tandasnya. (Asp)
Bagikan
Asropih
Berita Terkait
Cincin Donat MRT Jakarta Hubungkan 4 Gedung Sultan di Dukuh Atas Mulai 2026
DPRD DKI Ingatkan Dinas SDA untuk Singkirkan Ego Sektoral atau Jakarta Tetap Jadi Langganan Banjir
Tanggapan Santai Pramono Pedagang Daging di Jakarta Ancam Mogok Jualan 3 Hari
Jakarta Dikepung Genangan, Polisi Turun Tangan Cegah Warga Terjebak Banjir
Pramono Sebut Pembayar QRIS di Jakarta Meroket Hingga 177 Persen di 2025, Tembus 5 Miliar Transaksi
Pemprov DKI Kucurkan Subsidi Rp 6,4 Triliun untuk Urusan Transportasi, Perut Sampai Pengelolaan Air Limbah
Pramono Tegaskan Ekonomi Jakarta 2025 Surplus Rp3,89 Triliun, Investasi Tembus Target
No Mercy untuk Bandar! Raperda P4GN Jadi Benteng Terakhir Lindungi Generasi Emas Jakarta dari Sabu Hingga Ekstasi
Bukan Sekadar Bongkar Tiang, Pemprov DKI Jakarta Bakal Melakukan Penataan Drainase di Jalan Rasuna Said
Tiang Mangkrak Rasuna Said, Pramono Anung Pastikan Pembongkaran Berjalan Humanis