Hadir di HUT ke-50 Danar Hadi, Jokowi Kembali Berbatik

Rina GarminaRina Garmina - Minggu, 10 Desember 2017
Hadir di HUT ke-50 Danar Hadi, Jokowi Kembali Berbatik

Presiden Joko Widodo. (Foto: Instagram/@jokowi)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

SEANDAINYA Santosa Doellah tak pernah mencoba berjualan batik Solo di Bandung, Danar Hadi mungkin tidak pernah ada. Danar Hadi merupakan gabungan nama depan istrinya, Danar, dan nama keluarga besar istrinya, Hadi.

Batik-batik pertama yang ia jual adalah kado pernikahan Santosa dari sang kakek, R.H. Wongsodinomo, pendiri Gabungan Koperasi Batik Indonesia. Memulai bisnis dengan menjual 29 pak kain mori dan 174 lembar kain batik pemberian sang kakek. Pertama kali berbisnis, ia dibantu 20 karyawan. Setelah batik pemberian sang kakek habis, Santoso mulai memproduksi sendiri batik.

Batik pertama Danar Hadi adalah batik tulis Wonogiren yang diadaptasi dari motif batik klasik Keraton Solo. Selain memproduksi batik, Danar Hadi juga membuka perkampungan batik dan mendirikan sentra usaha batik di beberapa kota seperti Pekalongan dan Cirebon.

Meski popularitas batik sempat surut, Danar Hadi tetap eksis hingga sekarang. Di bulan ini, Danar Hadi juga tepat berusia 50 tahun. Berbisnis batik selama 50 tahun bukan lah hal mudah. Eksistensi Danar Hadi selama setengah abad patut dirayakan.

Wajar bila Danar Hadi menggelar sebuah perayaan di Jalan Slamet Riyadi untuk memeringati hari jadinya yang ke-50. Presiden RI, Joko Widodo, dan Ibu Negara Iriana Jokowi pun turut hadir di acara bertajuk Goresan Emas untuk Negeri ini. Terkenal dengan politik batiknya, Jokowi kembali mengenakan batik saat menghadiri perayaan itu.

Selain Jokowi, hadir pula Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Chondro Kirono dan Wali Kota Solo F.X. Hadi Ruyatmo.

Dalam sambutannya, Jokowi mengucapkan selamat ulang tahun kepada batik Danar Hadi. Menurutnya, Danar Hadi adalah salah satu pejuang batik. Batik ini sudah menjadi ikon pengembangan batik di Tanah Air.

“Nama Danar Hadi sudah tak asing lagi bagi masyarakat. Coba tanyakan saja, di Kota Solo terkenal dengan batiknya. Dan pasti orang akan berpikir jika membeli batik itu di Danar Hadi,” jelas mantan Wali Kota Solo ini.

Batik sudah menjadi ikon Indonesia. Sejak 2 Oktober 2009, UNESCO telah menetapkan batik sebagai warisan budaya tak benda. Jokowi mengaku bangga dengan pengakuan itu. (*)

Artikel ini dibuat berdasarkan laporan WIN, kontributor Merahputih.com wilayah Solo dan sekitarnya.

#Batik #Jokowi #Danar Hadi
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Rina Garmina

Cooking Mama :)
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Jokowi Belum Bicara soal Prabowo-Gibran 2 Periode, Begini Sikap Gerindra
Presiden ke-7 RI, Joko Widodo, belum tegas menyatakan dukungan Prabowo-Gibran dua periode. Gerindra pun menanggapi hal tersebut.
Soffi Amira - Senin, 12 Oktober 2026
Jokowi Belum Bicara soal Prabowo-Gibran 2 Periode, Begini Sikap Gerindra
Indonesia
Gibran Didesak Pemakzulan dan tak Bisa Maju Pilpres 2029, Jokowi: tak Masalah
Jokowi menegaskan negara Indonesia punya mekanisme demokrasi yang harus dilalui, sesuai dengan konstitusi serta sesuai aturan hukum yang berlaku.
Dwi Astarini - Kamis, 08 Oktober 2026
Gibran Didesak Pemakzulan dan tak Bisa Maju Pilpres 2029, Jokowi: tak Masalah
Indonesia
Putusan MK tak Temukan Bukti Ijazah Gibran Setara SMA, Jokowi: Kalau tak Lulus SMA enggak Bisa S-1
Ia mengatakan setiap negara memiliki sistem pendidikan berbeda-beda. Atas dasar tersebut, Wapres Gibran telah melalui tahapan pendidikan itu.
Dwi Astarini - Kamis, 08 Oktober 2026
Putusan MK tak Temukan Bukti Ijazah Gibran Setara SMA, Jokowi: Kalau tak Lulus SMA enggak Bisa S-1
Indonesia
Wacana Pemakzulan Gibran, Jokowi: Ikuti Mekanisme Demokrasi
Jokowi menyilakan untuk mengikuti mekanisme demokrasi yang tersedia.
Dwi Astarini - Kamis, 08 Oktober 2026
Wacana Pemakzulan Gibran, Jokowi: Ikuti Mekanisme Demokrasi
Indonesia
Jokowi Tanggapi Putusan MK soal Ijazah Gibran, Singgung Sistem Tiap Negara Berbeda
Presiden ke-7 RI, Joko Widodo, merespons putusan MK soal ijazah Gibran Rakabuming Raka. Ia menegaskan, anak sulungnya itu kuliah sampai S1.
Soffi Amira - Kamis, 08 Oktober 2026
Jokowi Tanggapi Putusan MK soal Ijazah Gibran, Singgung Sistem Tiap Negara Berbeda
Indonesia
Jokowi Ingatkan Pemakzulan Gibran Harus Ikuti Mekanisme Demokrasi dan Konstitusi
Pernyataan itu disampaikan Jokowi menanggapi kemungkinan munculnya upaya pemakzulan Gibran setelah MK membacakan putusan.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 08 Oktober 2026
Jokowi Ingatkan Pemakzulan Gibran Harus Ikuti Mekanisme Demokrasi dan Konstitusi
Indonesia
MK Tak Temukan Ijazah SMA Gibran, Jokowi Ungkap Hal Penting soal Pendidikan Sang Anak
Jokowi menegaskan Gibran Rakabuming Raka telah menyelesaikan pendidikan S1 saat menanggapi putusan MK soal ijazah SMA.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 08 Oktober 2026
MK Tak Temukan Ijazah SMA Gibran, Jokowi Ungkap Hal Penting soal Pendidikan Sang Anak
Indonesia
Bocoran Obrolan Dinner Jokowi-Prabowo, PSI Buka Terlalu Kecil Kalau Cuma Bahas Ijazah Gibran
PSI bongkar isi obrolan pertemuan makan malam Jokowi dan Prabowo di Kertanegara saat sidang MK perkara ijazah SMA Wapres Gibran
Wisnu Cipto - Rabu, 07 Oktober 2026
Bocoran Obrolan Dinner Jokowi-Prabowo, PSI Buka Terlalu Kecil Kalau Cuma Bahas Ijazah Gibran
Fashion
Inovasi dan Diversifikasi, Jalan Baru Pelestarian Batik
Batik perlu terus beradaptasi dengan perkembangan tren fesyen agar dapat memperluas pasar.
Dwi Astarini - Sabtu, 03 Oktober 2026
Inovasi dan Diversifikasi, Jalan Baru Pelestarian Batik
Indonesia
Sinyal Jokowi Gantikan Anaknya Jadi Ketum PSI
“Di PSI itu ada mekanisme partai yang harus dilalui semuanya. Jadi harus melalui mekanisme partai,” ujar Jokowi
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 01 Oktober 2026
Sinyal Jokowi Gantikan Anaknya Jadi Ketum PSI
Bagikan