Hadapi Varian Baru COVID-19, DPR Pertanyakan Strategi Menkes

Zulfikar SyZulfikar Sy - Senin, 13 September 2021
Hadapi Varian Baru COVID-19, DPR Pertanyakan Strategi Menkes

Vaksinasi COVID-19 di Kantor Alfamart Cabang Cileungsi, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Rabu (8/9/2021). (FOTO ANTARA/HO-Humas Alfamart)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Komisi IX DPR mempertanyakan strategi Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin tentang penanganan pandemi COVID-19 varian baru yang terbagi menjadi 4 upaya yaitu; deteksi, terapeutik, vaksinasi, dan perubahan perilaku.

Hal tersebut diutarakan anggota Komisi IX DPR Saleh Partaonan Daulay dalam rapat kerja Komisi IX DPR dengan Menkes dan Menteri Keuangan yang juga dihadiri oleh Ketua Satuan Tugas Penanganan COVID-19.

Rapat kerja yang diselenggarakan di gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Senin (13/9) membahas mengenai evaluasi penanganan pandemi di bidang kesehatan dan strategi penguatan sistem kesehatan nasional.

Baca Juga:

Level 1 Standar WHO, Kasus COVID-19 Indonesia Bertambah 2.577

“Saya ingin bertanya langkah deteksi dari peningkatan tes epidemiologi, ini pelaksanaannya seperti apa. Data yang didapat seperti apa. Apakah testing dilakukan secara teratur atau Kemenkes berharap testing datang dari masyarakat yang ingin berpergian keluar kota atau negeri (misalnya). Ini hal yang penting,” kata Saleh.

Sementara terkait terapeutik, Saleh menyampaikan ada pengetatan syarat masuk RS bagi pasien COVID-19. Salah satu syaratnya adalah hanya pasien dengan saturasi kurang dari 95 persen yang bisa dirawat di RS.

“Apakah saturasi satu-satunya indikasi agar seseorang dapat dirawat di RS. Ini penting karena ada keterkaitan dengan ketersediaan tempat tidur, pelayanan kesehatan dari tenaga medis, serta pemanfaatan isolasi terpusat,” ujarnya.

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin. (ANTARA/HO-Kemenko PMK)
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin. (ANTARA/HO-Kemenko PMK)


Selain itu, terkait adanya varian baru COVID-19 serta data yang dipaparkan pemerintah tentang presentasi hasil tes positif dari WNI atau WNA yang masuk Indonesia, legislator Fraksi PAN itu meminta agar pemerintah meningkatkan deteksi di pintu masuk seluruh wilayah NKRI.

“Ada varian baru. Kemarin saat varian delta masuk, kita hampir luar biasa kerepotan. Saat ini ada varian baru yang tidak kalah agresifnya. Pengetatan perlu dilakukan di bandar udara, pelabuhan hingga perbatasan darat untuk mengantisipasi ini, jangan sampai sudah menyebar karena varian Delta,” tandasnya.

Sebelumnya, Menkes Budi Gunadi Sadikin menyampaikan pemerintah akan tetap mempertahankan strategi penangan pandemi COVID-19 yang terbagi menjadi 4 upaya.

Menkes mengatakan, meskipun penangan COVID-19 di Indonesia terus mengalami perbaikan, tetapi strategi yang akan digencarkan justru akan semakin diperkuat.

Pertama, dengan mengupayakan perilaku seluruh elemen baik masyarakat, pemerintah dan seluruh elemen lainnya dalam implementasi PPKM level 1-4 dengan memperkuat pemanfaatan teknologi digital dalam implementasi protokol kesehatan yang lini sektornya juga ada di BNPB.

Kedua, adalah deteksi di antaranya 3T dengan meningkatkan tes epidemiologi serta tes screening, kemudian meningkatkan rasio kontak erat yang dilacak, surveilans genomik di daerah berpotensi lonjakan kasus dan meningkatkan deteksi di pintu masuk.

Baca Juga:

Hati-hati, Ribuan Orang Terpapar COVID-19 Disebut Berkeliaran di Tempat Umum

Ketiga, adalah vaksinasi dengan alokasi vaksin 50 persen di daerah dengan kasus dan mobilitas tinggi, sentra vaksinasi, syarat kartu vaksinasi dan percepatan vaksinasi pada kelompok rentan.

Terakhir, upaya yang dilakukan adalah perawatan atau terapeutik dengan konversi tempat tidur 30-40 persen dari total kapasitas Rumah sakit serta pengetatan syarat masuk RS dengan saturasi kurang dari 95 persen atau sesak napas dan tetap diawasi oleh tenaga kesehatan, aparat, dan relawan.

“Adanya pergeseran dari perkembangan pademi baru-baru ini membuat strategi akan lebih fokus ke hulu, karena tekanan di RS sudah mulai turun dan memastikan prokes dan 3T terus diperkuat,” tutup dia. (Pon)

Baca Juga:

Penanganan Tepat saat Mengalami Long COVID-19

#Menteri Kesehatan #COVID-19 #Saleh Partaonan Daulay
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Menkes Soroti Kasus Bullying terhadap Dokter, Pelaku Banyak Berasal dari Lingkungan Sendiri
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengungkap perundungan menjadi keluhan terbesar yang dialami dokter di Indonesia.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 25 Juni 2026
Menkes Soroti Kasus Bullying terhadap Dokter, Pelaku Banyak Berasal dari Lingkungan Sendiri
Indonesia
Tekanan Darah dan Kolesterol Meningkat Usai Idul Adha, Menkes: Bukan Salah Si Kambing
Menkes menyebut, kebiasaan menambahkan santan berlebihan, garam, gula, hingga jeroan saat memasak faktor utama meningkatnya tekanan darah dan kadar kolesterol usai Idul Adha.
Frengky Aruan - Rabu, 27 Mei 2026
Tekanan Darah dan Kolesterol Meningkat Usai Idul Adha, Menkes: Bukan Salah Si Kambing
Indonesia
Menkes Ungkap 10 Persen Orang Kaya Terima PBI BPJS, Pemerintah Siap Coret
Menkes Budi Gunadi Sadikin ungkap temuan orang kaya terima BPJS gratis. Pemerintah akan alihkan bantuan ke masyarakat yang lebih membutuhkan.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 15 April 2026
Menkes Ungkap 10 Persen Orang Kaya Terima PBI BPJS, Pemerintah Siap Coret
Indonesia
Waspada Ledakan COVID-19 Cicada, Varian Baru Incar Anak Tanpa Vaksin di 25 Negara Dunia
Nurhadi mengingatkan pemerintah agar tidak hanya fokus pada masuknya varian ke tanah air, tetapi lebih menekankan pada kekuatan kapasitas deteksi dini
Angga Yudha Pratama - Rabu, 08 April 2026
Waspada Ledakan COVID-19 Cicada, Varian Baru Incar Anak Tanpa Vaksin di 25 Negara Dunia
Indonesia
Menkes Perluas Jangkauan CKG Buntut Anak 11 hingga 14 Tahun Bunuh Diri di Awal Tahun 2026
Langkah promotif-preventif ini diambil menyusul temuan kasus tragis empat anak usia 11-14 tahun yang meninggal dunia akibat bunuh diri di berbagai wilayah Indonesia sepanjang awal tahun 2026
Angga Yudha Pratama - Senin, 09 Maret 2026
Menkes Perluas Jangkauan CKG Buntut Anak 11 hingga 14 Tahun Bunuh Diri di Awal Tahun 2026
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Video Perencanaan Pandemi COVID-19 dari Epstein Files Viral di Media Sosial
Konten itu ternyata merupakan bagian dari materi promosi rumah sakit yang berlokasi di Be’er Ya’akov, Israel.
Dwi Astarini - Kamis, 19 Februari 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Video Perencanaan Pandemi COVID-19 dari Epstein Files Viral di Media Sosial
Indonesia
Menkes Budi Sebut Penyakit Jatung Mematikan Kedua di Indonesia, RS Kardiologi Emirates Solo Dibanjiri Pasien
Menkes Budi menegaskan pihaknya sangat konsen terhadap penyakit jantung lantaran merupakan penyebab kematian kedua di Indonesia.
Dwi Astarini - Jumat, 30 Januari 2026
Menkes Budi Sebut Penyakit Jatung Mematikan Kedua di Indonesia, RS Kardiologi Emirates Solo Dibanjiri Pasien
Indonesia
BPJS Aktif Jadi Kunci Layanan Kesehatan Gratis, Ini Pesan Menkes
Menkes Budi Gunadi Sadikin mengingatkan masyarakat rutin membayar iuran BPJS Kesehatan agar bisa menikmati layanan kesehatan dan Cek Kesehatan Gratis.
Ananda Dimas Prasetya - Minggu, 25 Januari 2026
BPJS Aktif Jadi Kunci Layanan Kesehatan Gratis, Ini Pesan Menkes
Indonesia
Diresmikan Prabowo dan MBZ, RS Kardiologi Emirates Jadi Pusat Layanan Jantung Jawa Tengah
Presiden Prabowo dan MBZ meresmikan RS Kardiologi Emirates Indonesia di Solo. Pembangunan dan peralatan menelan dana Rp400 miliar, hibah dari UEA.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 19 November 2025
Diresmikan Prabowo dan MBZ, RS Kardiologi Emirates Jadi Pusat Layanan Jantung Jawa Tengah
Indonesia
Menkes akan Pangkas Layanan Berjenjang JKN BPJS, Pasien Bisa Langsung ke RS Sesuai Kompetensi
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin akan hapus sistem rujukan berjenjang BPJS. Pasien JKN akan langsung dirujuk sesuai kompetensi demi efisiensi dan percepatan layanan.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 14 November 2025
Menkes akan Pangkas Layanan Berjenjang JKN BPJS, Pasien Bisa Langsung ke RS Sesuai Kompetensi
Bagikan