Hadapi Lonjakan Konsumsi Ramadan, Food Station Perkuat Pasokan Beras dan Operasi Pasar Murah

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Kamis, 12 Februari 2026
Hadapi Lonjakan Konsumsi Ramadan, Food Station Perkuat Pasokan Beras dan Operasi Pasar Murah

Balkoters Talk bertajuk Kesiapan Tiga Pangan BUMD Pangan Jelang Ramadan dan Idulfitri 2026. (Foto: MerahPutih.com/Asropih)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - PT Food Station Tjipinang Jaya membeberkan strategi menghadapi lonjakan kebutuhan pangan selama Ramadan dan Idulfitri 2026.

Badan usaha milik daerah (BUMD) Provinsi DKI Jakarta ini mengandalkan penguatan pasokan dari daerah, diversifikasi skema pengadaan, perluasan jaringan distribusi, operasi pasar murah harian, serta keterbukaan informasi stok dan harga kepada publik.

Direktur Utama Food Station Tjipinang Jaya, Dodot Tri Widodo, mengatakan hari besar keagamaan selalu diikuti kenaikan konsumsi, terutama pada komoditas tertentu seperti beras, telur, minyak goreng, dan tepung terigu.

“Kalau beras kenaikannya tidak terlalu banyak, kurang lebih sekitar delapan persen, sedangkan telur ayam sekitar 7–17 persen, jadi memang konsumsinya naik,” kata Dodot dalam Balkoters Talk bertajuk Kesiapan Tiga Pangan BUMD Pangan Jelang Ramadan dan Idulfitri 2026 di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (11/2).

Turut hadir Sekdaprov DKI Jakarta Uus Kuswanto sebagai pembicara kunci, serta Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) DKI Jakarta Hasudungan A. Sidabalok, Dirut Perumda Pasar Jaya Agus Himawan, dan Dirut Perumda Dharma Jaya Raditya Endra Budiman.

Baca juga:

Pramono Pastikan Stok Pangan Aman Jelang Ramadan dan Idulfitri 2026, Warga Diminta tak Panic Buying

Untuk mengamankan pasokan, Food Station memperluas kerja sama lintas daerah melalui dua pola, yaitu standby buyer dengan membeli gabah dari daerah penghasil dan on farming dengan membiayai petani menanam padi.

“Dalam memenuhi stok beras itu kami bekerja sama dengan daerah-daerah, mulai dari Lampung, Jawa Tengah, Jawa Barat, Jawa Timur, bahkan terakhir di Bali,” ujar Dodot.

Stok beras Food Station saat ini mencapai 80.000 ton, dengan prognosa kebutuhan rumah tangga Februari–Maret sebesar 151.023 ton.

Cadangan beras untuk Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) mencapai 18.000 ton, sementara kebutuhan beras Jakarta rata-rata 2.500 ton per hari atau sekitar 70.000–75.000 ton per bulan.

Food Station juga mengelola Pasar Induk Beras Cipinang (PIBC) dengan stok rata-rata 40.000 ton per hari, yang dinilai cukup untuk menjaga stabilitas pasokan.

Selain beras, sejumlah komoditas pangan strategis juga disiapkan untuk menghadapi Ramadan dan Idulfitri, antara lain:

  • Gula pasir: stok 192 ton, pengadaan 1.447 ton
  • Minyak goreng: stok 36.234 liter, pengadaan 643.530 liter
  • Telur ayam: stok 4,1 ton, tambahan 1.002 ton
  • Tepung terigu: stok 25 ton, tambahan 63,2 ton

Di sektor distribusi, Food Station memaksimalkan jaringan perdagangan modern trade di 39.000 lokasi serta 1.000 pelanggan konvensional.

Untuk menjaga keterjangkauan harga, perusahaan juga menggencarkan operasi pasar murah bersubsidi setiap hari di 10 titik kelurahan dan rusun.

“Pasar murah ini untuk melayani kebutuhan masyarakat, terutama menengah ke bawah,” kata Dodot.

Baca juga:

Pemprov DKI Pastikan Stok Pangan Aman Jelang Imlek, Ramadan, dan Idulfitri

Sekretaris Daerah Provinsi DKI Jakarta Uus Kuswanto menegaskan tidak boleh ada lonjakan harga maupun kekurangan stok pangan menjelang Ramadan dan Idulfitri 2026.

“Tidak ada alasan lagi Pemprov DKI tidak bisa memenuhi kebutuhan pokok warga. Jangan sampai ada kagetan menjelang Ramadan dan Idulfitri,” ujarnya.

Berdasarkan proyeksi Pemprov DKI, konsumsi pangan meningkat signifikan selama periode tersebut.

Menjelang Ramadan:

  • Telur naik 7,5 persen
  • Daging sapi/kerbau 3,57 persen
  • Bawang putih 3,57 persen
  • Cabai rawit 3,05 persen
  • Bawang merah 2,89 persen

Menjelang Idulfitri:

  • Telur ayam naik 17,20 persen
  • Daging ayam 10,77 persen
  • Bawang merah 10,67 persen
  • Minyak goreng 9,67 persen
  • Cabai rawit 9,18 persen

Telur dan minyak goreng menjadi perhatian khusus karena berkaitan langsung dengan kebutuhan rumah tangga dan UMKM makanan.

Baca juga:

Stok Pangan Pasar Jaya Aman Jelang Ramadan 2026, Pasar Murah Ditambah

Food Station memegang peran penting dalam menjaga pasokan beras sebagai komoditas pengendali inflasi.

Total stok beras di Jakarta saat ini mencapai 182.172 ton, terdiri dari:

  • PIBC: 40.088 ton
  • Food Station: 8.100 ton
  • Cadangan HBKN: 18.000 ton
  • Bulog: 141.823 ton
  • Pasar Jaya: 261 ton

“Kalau melihat hitung-hitungan kebutuhan dan ketersediaan, kita siap. Tetapi kita juga tidak boleh terlalu percaya diri,” kata Uus.

Stok komoditas lain tercatat:

  • Minyak goreng: 625 ton
  • Gula: 437,4 ton
  • Telur: 5,5 ton
  • Cabai rawit: 57 ton
  • Bawang merah: 104 ton
  • Bawang putih: 48 ton

Stabilitas pangan dinilai penting dalam menjaga inflasi dan pertumbuhan ekonomi Jakarta yang saat ini mencapai 5,21 persen, lebih tinggi dari rata-rata nasional.

Kepala Dinas KPKP DKI Jakarta Hasudungan A. Sidabalok memastikan ketersediaan pangan Jakarta masih aman meskipun kebutuhan meningkat.

“Ketersediaan beras pada Maret diperkirakan masih melampaui kebutuhan bulanan,” ujarnya.

Fluktuasi harga tercatat pada bawang putih, daging sapi murni, dan gula pasir. Sementara harga cabai justru mengalami penurunan.

Komoditas hortikultura seperti cabai dan bawang menjadi perhatian karena mudah rusak dan sensitif terhadap gangguan distribusi.

Pemprov DKI melalui Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) terus memantau stok dan harga pangan secara rutin.

“Dengan proyeksi kenaikan konsumsi yang telah diantisipasi sejak awal, Pemprov DKI optimistis stabilitas pasokan dan harga pangan di Jakarta tetap terjaga selama periode hari besar keagamaan,” ujarnya. (Asp)

#Stok Pangan #Ramadan 2026 #Idul Fitri 2026 #PT Food Station Tjipinang Jaya #Pemprov DKI Jakarta
Bagikan
Ditulis Oleh

Asropih

Berita Terkait

Indonesia
Lampu Monas hingga Bundaran HI Dipadamkan 1 Jam pada 13 Juni 2026, DKI Jakarta Gelar Aksi Hemat Energi
Pemprov DKI Jakarta akan memadamkan lampu di Monas, Bundaran HI, Balai Kota, dan sejumlah titik lainnya selama 60 menit pada 13 Juni 2026.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 11 Juni 2026
Lampu Monas hingga Bundaran HI Dipadamkan 1 Jam pada 13 Juni 2026, DKI Jakarta Gelar Aksi Hemat Energi
Indonesia
Jukir Liar di Blok M Square Ditangkap, Pemprov DKI: Sudah Berkali-kali Ditertibkan
Empat jukir liar di Blok M Square ditangkap petugas gabungan Pemprov DKI. Jukir liar sudah berkali-kali ditertibkan.
Soffi Amira - Rabu, 10 Juni 2026
Jukir Liar di Blok M Square Ditangkap, Pemprov DKI: Sudah Berkali-kali Ditertibkan
Indonesia
Pemprov DKI Jakarta Pastikan Stok MinyaKita Aman di Tengah Wacana Kenaikan HET
Dinas PPKUKM DKI Jakarta memastikan stok MinyaKita masih aman dan distribusinya berjalan lancar meski harga minyak curah mencapai Rp 23.000 per kilogram.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 09 Juni 2026
Pemprov DKI Jakarta Pastikan Stok MinyaKita Aman di Tengah Wacana Kenaikan HET
Indonesia
Pemprov DKI Perangi Parkir Liar, 600 Personel Gabungan Turun Tertibkan 15 Titik Prioritas
Pemprov DKI Jakarta menggelar operasi gabungan penertiban parkir liar dan jukir liar. Operasi menyasar 15 titik prioritas di lima wilayah Jakarta.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 08 Juni 2026
Pemprov DKI Perangi Parkir Liar, 600 Personel Gabungan Turun Tertibkan 15 Titik Prioritas
Indonesia
Pulau Sampah Muara Angke Dibersihkan, Pramono Ungkap Penyebab Penumpukan
Pulau Sampah Muara Angke kini sudah dibersihkan. Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengungkap penyebab penumpukan sampah.
Soffi Amira - Senin, 08 Juni 2026
Pulau Sampah Muara Angke Dibersihkan, Pramono Ungkap Penyebab Penumpukan
Indonesia
HUT ke-499 Jakarta, Gubernur Pramono Pertimbangkan Ancol dan Ragunan Gratis untuk Warga
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mempertimbangkan menggratiskan Ancol, Ragunan, museum, dan perpustakaan saat HUT ke-499 Jakarta. Transportasi umum gratis juga sedang disiapkan.
Ananda Dimas Prasetya - Minggu, 07 Juni 2026
HUT ke-499 Jakarta, Gubernur Pramono Pertimbangkan Ancol dan Ragunan Gratis untuk Warga
Indonesia
Jalan Raya Lenteng Agung Kembali Dibuka, Perbaikan Jalan Amblas Rampung dalam 5 Hari
Jalan Raya Lenteng Agung, Jakarta Selatan, kembali dibuka setelah sempat ditutup akibat jalan amblas. Perbaikan rampung dalam lima hari.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 02 Juni 2026
Jalan Raya Lenteng Agung Kembali Dibuka, Perbaikan Jalan Amblas Rampung dalam 5 Hari
Indonesia
Rano Karno Ungkap Penyebab Utama Kebakaran Jakarta, 95 Persen karena Korsleting
Sebanyak 95 persen kebakaran di Jakarta disebut dipicu korsleting listrik. Rano Karno menyoroti kebiasaan penggunaan stopkontak berlebihan.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 02 Juni 2026
Rano Karno Ungkap Penyebab Utama Kebakaran Jakarta, 95 Persen karena Korsleting
Indonesia
CFD Rasuna Said Kembali Beroperasi Mulai 7 Juni 2026, Pemprov DKI Optimistis Lebih Baik
CFD di Jalan HR Rasuna Said akan kembali digelar mulai 7 Juni 2026. Pemprov DKI mengungkap hasil evaluasi dan sejumlah perbaikan yang telah dilakukan.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 30 Mei 2026
CFD Rasuna Said Kembali Beroperasi Mulai 7 Juni 2026, Pemprov DKI Optimistis Lebih Baik
Indonesia
Insfrastruktur Pengendali Banjir di Jakarta Belum Mampu Sepenuhnya Hadapi Curah Hujan Ekstrem
Dalam beberapa tahun belakangan karena perubahan iklim, curah hujan yang terjadi cenderung tinggi dan ekstrem yaitu 150-250 mm.
Frengky Aruan - Jumat, 29 Mei 2026
Insfrastruktur Pengendali Banjir di Jakarta Belum Mampu Sepenuhnya Hadapi Curah Hujan Ekstrem
Bagikan