Hacker ISIS Asal Inggris yang Tewas Jadi Target Utama AS

Adinda NurrizkiAdinda Nurrizki - Jumat, 28 Agustus 2015
Hacker ISIS Asal Inggris yang Tewas Jadi Target Utama AS

Hacker ISIS asal Inggris tewas dalam serangan udara yang dilancarkan Amerika Serikat. (Screenshot BBC)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih Internasional - Seorang pria asal Inggris yang diduga sebagai "pasukan cyber" tewas dalam serangan udara di Suriah, berikut pernyataan dari Amerika Serikat.

Junaid Hussain (21) adalah seorang hacker dari Birmingham. Ia melarikan diri ke Suriah pada tahun 2013 dan menjadi target utama di ISIS.

Kematian Junaid Hussain ini merupakan pukulan telak untuk ISIS. Michael McCaul, ketua Komite Keamanan Dalam Negeri, mengatakan bahwa kematian Hussain juga merupakan "pesan yang jelas".

"Teroris ISIS asal Inggris diyakini telah tewas dalam serangan udara di Suriah," ujar salah satu juru bicara pemerintah di Inggris.

Hussain memang merupakan target utama militer AS. Ia ditempatkan oleh Pentagon sebagai target nomor tiga yang harus dibunuh. Selain bertugas sebagai hacker, Hussain juga berperan penting untuk merekrut orang yang akan bergabung dengan ISIS.

Hussain merupakan hacker yang terampil. Ia pernah dipenjara selama enam bulan pada tahun 2012 karena membocorkan kontak pribadi mantan Perdana Menteri Tony Blair secara online.

Pria yang pernah menikah dengan mantan musisi punk, Sally Jones, menamakan kelompok hackernya dengan sebutan Tim Poison.

Kelompok hacker Hussain telah mengaku bertanggung jawab atas lebih dari 1.400 pelanggaran. Korban yang pernah terlibat di antaranya adalah politisi asing, bisnis internasional dan lembaga kemanusiaan internasional.

 

BACA JUGA:

2 Jenderal Irak Tewas dalam Serangan Bom Bunuh Diri ISIS

Serangan Roket Houthi Bunuh 14 Warga Sipil di Yaman

17 Tentara Irak Dibantai ISIS di Anbar

100 Tentara Jerman Tewas di Tangan ISIS

 

 

 

#Teroris #ISIS #Hacker
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Dunia
Hacker China Serang Jaringan Sensitif AS, NASA, The Fed, hingga Senat Jadi Target
Amerika Serikat mengungkap dugaan operasi peretasan yang dikaitkan dengan China.
Yusuf Abdillah - Kamis, 27 Agustus 2026
Hacker China Serang Jaringan Sensitif AS, NASA, The Fed, hingga Senat Jadi Target
Tekno
Spesifikasi iPhone 18 Pro Terbaru Apple Bocor Direntas, Datanya Dijual di Dark Web
Hacker World Leaks bobol Tata Electronics dan mencuri 630 GB data rahasia Apple. Spesifikasi iPhone 18 Pro, chip A20 Pro, hingga foto prototipe bocor di dark web.
Wisnu Cipto - Minggu, 23 Agustus 2026
Spesifikasi iPhone 18 Pro Terbaru Apple Bocor Direntas, Datanya Dijual di Dark Web
Indonesia
Densus 88 Antiteror Polri Tangkap 8 Orang Diduga Sebaran Propaganda Terorisme di Medsos
Densus 88 Antiteror Polri masih terus melakukan pengembangan dan pendalaman terhadap kedelapan tersangka tersebut
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 06 Mei 2026
Densus 88 Antiteror Polri Tangkap 8 Orang Diduga Sebaran Propaganda Terorisme di Medsos
ShowBiz
Pelaku Penyerangan di Konser Taylor Swift Austria Disidang, Hadapi Dakwaan Terorisme
Dituduh menyatakan kesetiaan kepada Islamic State, membuat bahan peledak, dan mencoba membeli senjata secara ilegal.
Dwi Astarini - Rabu, 29 April 2026
 Pelaku Penyerangan di Konser Taylor Swift Austria Disidang, Hadapi Dakwaan Terorisme
Dunia
Garda Revolusi Iran Ditetapkan Sebagai Organisasi Teroris, Uni Eropa Beberkan Dampaknya
Nama-nama yang masuk dalam daftar tersebut mencakup komandan senior IRGC serta perwira tinggi kepolisian yang diduga bertanggung jawab atas tindakan kekerasan di lapangan
Angga Yudha Pratama - Jumat, 30 Januari 2026
Garda Revolusi Iran Ditetapkan Sebagai Organisasi Teroris, Uni Eropa Beberkan Dampaknya
Tekno
Desain Rahasia Tesla Hingga Apple Berpotensi Dijual ke Kompetitor Buntut Data Engineering Luxshare Diretas 'RansomHub'
Hingga saat ini, baik pihak Luxshare maupun Apple masih bungkam dan belum memberikan pernyataan resmi terkait ancaman serius ini
Angga Yudha Pratama - Kamis, 22 Januari 2026
Desain Rahasia Tesla Hingga Apple Berpotensi Dijual ke Kompetitor Buntut Data Engineering Luxshare Diretas 'RansomHub'
Indonesia
WNI Anak Terkait ISIS Dibui Hampir 8 Bulan di Yordania, Kemenlu Pastikan Kondisinya Sehat
WNI anak berinisial KL ditahan di Yordania sejak 19 Mei 2025 atas dugaan mendukung aktivitas ISIS.
Wisnu Cipto - Rabu, 14 Januari 2026
WNI Anak Terkait ISIS Dibui Hampir 8 Bulan di Yordania, Kemenlu Pastikan Kondisinya Sehat
Indonesia
WNI Anak di Yordania Diduga Dukung ISIS, Kemenlu Pantau Proses Hukum
Penangkapan KL ini dengan dugaan keterlibatan dalam aktivitas daring yang terindikasi mendukung ISIS.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 14 Januari 2026
WNI Anak di Yordania Diduga Dukung ISIS, Kemenlu Pantau Proses Hukum
Indonesia
Lamarannya Ditolak, Jadi Motif Mahasiswa Informatikan Bikin Teror ke Sekolah
Pelaku menggunakan akun email milik mantan pacarnya dan mengaku sebagai dirinya. Hal ini dilakukan untuk mengelabui agar identitas aslinya tak terlacak.
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 27 Desember 2025
Lamarannya Ditolak, Jadi Motif Mahasiswa Informatikan Bikin Teror ke Sekolah
Dunia
Presiden AS Trump Tetapkan Ikhwanul Muslimin Organisasi Teroris Global
AS juga menuding para pemimpin Ikhwanul Muslimin telah lama memberikan dukungan material kepada Hamas.
Wisnu Cipto - Selasa, 25 November 2025
Presiden AS Trump Tetapkan Ikhwanul Muslimin Organisasi Teroris Global
Bagikan