Habiburokhman: Hati-Hati, Foto Pelaku Penyiraman Andrie Yunus yang Beredar Diduga AI

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Senin, 16 Maret 2026
Habiburokhman: Hati-Hati, Foto Pelaku Penyiraman Andrie Yunus yang Beredar Diduga AI

Foto pelaku penyiraman air keras diduga hasil editan AI. (Foto: CCTV)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Ketua Komisi III DPR RI Habiburokhman mengingatkan masyarakat agar berhati-hati terhadap beredarnya gambar pelaku penyiraman air keras terhadap aktivis Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS), Andrie Yunus, yang diduga merupakan hasil rekayasa kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI).

Menurut Habiburokhman, penyebaran gambar yang belum terverifikasi berpotensi menimbulkan kebingungan di tengah masyarakat. Ia khawatir informasi yang tidak akurat justru dapat memicu kesalahpahaman hingga tindakan yang tidak diinginkan.

“Saya pikir bisa berbahaya ya AI ini apabila kita biarkan, bahkan kita ikut menyebarkannya, karena bisa membingungkan masyarakat,” ujar Habiburokhman di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (16/3).

Baca juga:

Komisi III DPR Soroti Kasus Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus

Ia menilai gambar pelaku yang beredar di media sosial berpotensi menimbulkan persepsi keliru di masyarakat. Dalam situasi tertentu, kata dia, hal itu bahkan dapat memicu tindakan main hakim sendiri terhadap seseorang yang dianggap mirip dengan gambar tersebut.

“Yang saya khawatirkan bisa menimbulkan kesalahpahaman. Ada orang yang mirip, lalu digebuki ramai-ramai, itu yang kita khawatirkan,” kata dia.

Habiburokhman mengaku sempat mengira gambar yang beredar tersebut merupakan foto asli. Namun setelah melakukan konfirmasi kepada pihak kepolisian, ia mendapatkan penjelasan bahwa gambar tersebut merupakan hasil rekayasa AI.

“Bahkan saya sampai kemarin malam masih pikir itu gambar benar. Ternyata setelah saya cek dan telepon teman-teman di kepolisian, dijelaskan bahwa itu AI,” ujarnya.

Baca juga:

Komisi III DPR: Penyiraman Air Keras ke Aktivis KontraS Andrie Yunus Kejahatan terhadap Demokrasi

Karena itu, Habiburokhman meminta Kepolisian Negara Republik Indonesia, khususnya melalui bidang hubungan masyarakat (Humas), untuk lebih aktif memberikan klarifikasi kepada publik terkait informasi yang tidak akurat.

Ia menilai aparat kepolisian perlu secara cepat memberikan penjelasan kepada masyarakat agar informasi yang beredar tidak menimbulkan keresahan.

Di sisi lain, Habiburokhman mengapresiasi antusiasme masyarakat yang berharap pelaku penyiraman terhadap Andrie Yunus segera ditangkap.

Namun ia mengingatkan agar niat baik masyarakat tersebut tetap disertai kehati-hatian agar tidak menimbulkan persoalan baru. (Pon)

#Komisi III DPR #Habiburokhman #Artificial Intelligence #AI #Teror Air Keras #Penyiraman Air Keras
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Tekno
Apple Music Siapkan Label untuk Tandai Lagu Buatan AI
Apple Music bersiap memperketat transparansi konten musik yang dibuat menggunakan AI.
Yusuf Abdillah - Jumat, 21 Agustus 2026
Apple Music Siapkan Label untuk Tandai Lagu Buatan AI
Indonesia
Intelhan Kemhan-Unhan RI: Strategi Pertahanan Indonesia Harus Adaptif Hadapi Ancaman Lintas Domain di Era Digital
Universitas Pertahanan menggelar diskusi Transformasi Peperangan Asimetris di Era Kecerdasan Artifisial (AI): Penguatan Strategi Pertahanan dan Literasi Digital di Ruang Siber.
Soffi Amira - Kamis, 20 Agustus 2026
Intelhan Kemhan-Unhan RI: Strategi Pertahanan Indonesia Harus Adaptif Hadapi Ancaman Lintas Domain di Era Digital
Indonesia
AI Mengubah Medan Perang, Prodi Magister Peperangan Asimetris FSP Unhan RI Bongkar Ancaman Siber Baru
Unhan RI menggelar diskusi Transformasi Peperangan Asimetris di Era Kecerdasan Artifisial (AI): Penguatan Strategi Pertahanan dan Literasi Digital di Ruang Siber.
Soffi Amira - Rabu, 19 Agustus 2026
AI Mengubah Medan Perang, Prodi Magister Peperangan Asimetris FSP Unhan RI Bongkar Ancaman Siber Baru
Dunia
Perkembangan Pesat AI Mulai Tekan Lapangan Kerja
Perkembangan pesat kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) mulai membawa dampak terhadap pasar kerja.
Yusuf Abdillah - Rabu, 19 Agustus 2026
Perkembangan Pesat AI Mulai Tekan Lapangan Kerja
Indonesia
Komisi III Kebut RUU Perampasan Aset, Targetnya Diketok DPR Akhir 2026
RDPU RUU Perampasan Aset akan digelar intensif di Komisi III DPR 2-3 kali sepekan untuk mengejar target pengesahan Desembe2 2026
Wisnu Cipto - Selasa, 18 Agustus 2026
 Komisi III Kebut RUU Perampasan Aset, Targetnya Diketok DPR Akhir 2026
Indonesia
14 Calon Hakim Lolos Fit and Proper Test, Komisi III DPR Beri Persetujuan
Komisi III DPR menyetujui 11 calon hakim agung dan tiga hakim ad hoc MA setelah menjalani fit and proper test selama dua hari.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 13 Agustus 2026
14 Calon Hakim Lolos Fit and Proper Test, Komisi III DPR Beri Persetujuan
Indonesia
Pejabat Pajak Calonkan Diri Jadi Hakim Agung, Komisi III DPR Pertanyakan Motivasinya
Pejabat pajak, Hari Sih Advianto, mencalonkan diri menjadi Hakim Agung. Komisi III DPR pun merasa heran.
Soffi Amira - Kamis, 13 Agustus 2026
Pejabat Pajak Calonkan Diri Jadi Hakim Agung, Komisi III DPR Pertanyakan Motivasinya
Tekno
Plus-Minus AI di Mata Bintang Hollywood Brad Pitt
Brad Pitt menilai AI bisa membantu produksi film beranggaran menengah, tetapi menolak jika digunakan untuk menggantikan aktor.
Wisnu Cipto - Rabu, 12 Agustus 2026
Plus-Minus AI di Mata Bintang Hollywood Brad Pitt
Indonesia
Ratusan Senjata Ditemukan di Sekolah Jaksel, Komisi III DPR Minta Sistem Keamanan Dievaluasi
Komisi III DPR menyoroti temuan ratusan senjata di sekolah Jakarta Selatan. DPR meminta adanya evaluasi pengamanan.
Soffi Amira - Selasa, 11 Agustus 2026
Ratusan Senjata Ditemukan di Sekolah Jaksel, Komisi III DPR Minta Sistem Keamanan Dievaluasi
Indonesia
Belum Ada Surat dari Presiden Prabowo, DPR Jamin Posisi Kapolri Jenderal Sigit masih Aman
Informasi yang menyebut surpres pergantian Kapolri telah diterbitkan tidak benar.
Dwi Astarini - Rabu, 05 Agustus 2026
Belum Ada Surat dari Presiden Prabowo, DPR Jamin Posisi Kapolri Jenderal Sigit masih Aman
Bagikan