Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Habib Agil Ancam Ledakan Kantor Polsek Dengan Granat

Yohannes AbimanyuYohannes Abimanyu - Minggu, 11 Juni 2017
Habib Agil Ancam Ledakan Kantor Polsek Dengan Granat

Pelaku teror bom Habib Agil bin Sayhon. (Foto: MP/Mauritz)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Seorang pria yang diketahui bernama Habib Agil bin Sayhon, mengancam akan meledakan Kantor Polsek Malangbong, Garut dengan granat. Kejadian ini terjadi pada Sabtu (10/6).

Kepala Bidang Humas Polda Jabar, Kombes Pol Yusri Yunus mengatakan pelaku datang ke Kantor Polsek Malangbong dengan maksud melaporkan adanya dugaan tindak pidana penganiayaan yang menimpa Habib Taufik Madihid, yang merupakan kakak pelaku.

Menurut pelaku kejadian tersebut terjadi di wilayah hukum Polres Sumedang yang diduga dilakukan dan mengaku sebagai anggota polisi, namun diduga rumah pelaku penganiayaan berada di wilayah Malangbong.

Kemudian pelaku meminta anggota Polsek Malangbong, yang melaksanakan piket untuk mencari pelaku penganiayaan tersebut.

Kemudian oleh anggota polisi yang sedang piket pelaku diarahkan ke ruangan Reskrim namun tiba tiba pelaku dengan suara keras sambil marah marah dan mengeluarkan sebuah barang yang menyerupai granat bentuk nanas warna hijau dari saku jaket sebelah kanan.

"Sambil mengeluarkan granat dan di pukulkan ke atas meja pelaku mengancam kalau tidak mau bantu, saya akan membawa pasukan dan meledakan kantor ini dengan granat sekali tarik," kata Yusri menirukan ucapan pelaku.

Lanjut Yusri, pelaku juga mengungkapkan bahwa dirinya pernah membawa dan menggunakan senjata api jenis AK 43.

Selanjutnya pelaku langsung memasukan kembali barang yang menyerupai granat tersebut, kemudian oleh anggota yag sedang piket, pelaku diajak keruangan Mapolsek untuk bicara baik baik namun pelaku malah mengeluarkan kembali benda yang nenyerupai granat tersebut.

Sambil memukulkan kembali granat tersebut ke meja sambil berkata "kalau meledakan di sini tanggung akibatnya dan ingin tahu siapa saya.

Pelaku bahkan meminta di shoting secara langsung biar diketahui oleh presiden sambil menggenggam barang yang menyerupai granat tersebut.

Kemudian pelaku meninggalkan Kantor Polsek Malangbong tetapi oleh anggota tetap diikuti dan mengawasi pelaku.

Saat pelaku beristirahat di suatu tempat oleh anggota Tubuh Polres Garut langsung melakukan penangkapan.

"Pada saat ditangkap yang bersangkutan tidak melakukan perlawanan," sebut Yusri.

Berita ini berdasarkan laporan Mauritz, kontributor merahputih.com untuk wilayah Cirebon dan sekitarnya. Baca juga berita terkait: Mayat Laki-Laki Ditemukan Gantung Diri Di Pohon Mangga

#Teror Bom #Yusri Yunus #Garut #Sumedang #Polda Jabar
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Yohannes Abimanyu

Wonderful Indonesia, Pesona Indonesia dan pesona gw adalah satu
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Terkuak Motif Teror Bom SDN 15 Jagakarsa, Tersangka Tersinggung Sama Sekolah
MY (34), tersangka teror bom SDN Srengseng Sawah 15 Pagi, mengaku kesal kepada sekolah soal seragam anaknya.
Wisnu Cipto - Rabu, 15 Juli 2026
Terkuak Motif Teror Bom SDN 15 Jagakarsa, Tersangka Tersinggung Sama Sekolah
Indonesia
Terungkap, Tersangka Teror Bom SDN 15 Pagi Jagakarsa Sebelumnya Sering Didatangi Penagih Pinjol
MY (34), tersangka teror bom SDN Srengseng Sawah 15 Pagi, diketahui terlilit utang pinjol, koperasi, hingga rentenir.
Wisnu Cipto - Rabu, 15 Juli 2026
 Terungkap, Tersangka Teror Bom SDN 15 Pagi Jagakarsa Sebelumnya Sering Didatangi Penagih Pinjol
Indonesia
Teror Bom SDN Jagakarsa Bukan Keisengan Pertama MY, Pernah Kirim Pesan Serupa ke Pak RT
MY (34), tersangka teror bom SDN Srengseng Sawah 15 Pagi, ternyata pernah iseng kirim pesan ancaman serupa ke ketua RT. Kini ia dijerat Pasal 601 KUHP dengan ancaman hukuman hingga seumur hidup.
Wisnu Cipto - Selasa, 14 Juli 2026
Teror Bom SDN Jagakarsa Bukan Keisengan Pertama MY, Pernah Kirim Pesan Serupa ke Pak RT
Indonesia
Didampingi Orangtuanya, Pelajar 17 Tahun Perakit Bom MAN 3 Diperiksa di Polres Padang
Polresta Padang memeriksa pelajar 17 tahun terduga perakit bom rakitan di MAN 3 Padang. Pemeriksaan dilakukan dengan pendampingan orangtua
Wisnu Cipto - Selasa, 14 Juli 2026
Didampingi Orangtuanya, Pelajar 17 Tahun Perakit Bom MAN 3 Diperiksa di Polres Padang
Indonesia
Ancaman Bom SDN 15 Pagi Jagakarsa di Mata Densus 88 Bukan Terorisme
Densus 88 menyatakan ancaman bom di SDN Srengseng Sawah 15 Pagi, Jagakarsa, Jakarta Selatan, tidak memenuhi unsur tindak pidana terorisme. Penanganan kasus dilimpahkan ke Polres Metro Jakarta Selatan.
Wisnu Cipto - Selasa, 14 Juli 2026
Ancaman Bom SDN 15 Pagi Jagakarsa di Mata Densus 88 Bukan Terorisme
Indonesia
Ledakan Bom MAN 3 Padang, Pelajar Terduga Pelaku Terinspirasi Kasus SMAN 72 Jakarta
Ledakan bom rakitan terjadi di MAN 3 Padang, Sumatera Barat. Densus 88 mengamankan pelajar 17 tahun yang mengaku terinspirasi kasus SMA Negeri 72 Jakarta 2025. Tidak ada korban jiwa.
Wisnu Cipto - Selasa, 14 Juli 2026
Ledakan Bom MAN 3 Padang, Pelajar Terduga Pelaku Terinspirasi Kasus SMAN 72 Jakarta
Indonesia
Polisi Tetapkan Tersangka Teror Bom SDN Srengseng Sawah 15 Pagi, Terancam 20 Tahun Penjara
Tersangka teror bom SDN Srengseng Sawah 15 Pagi terancam 20 tahun penjara. Pelaku mengaku, motifnya hanya iseng.
Soffi Amira - Selasa, 14 Juli 2026
Polisi Tetapkan Tersangka Teror Bom SDN Srengseng Sawah 15 Pagi, Terancam 20 Tahun Penjara
Indonesia
Sempat Berdalih Iseng, Status MY Pelaku Teror Bom SDN Srengseng Sawah Naik Jadi Tersangka
Polisi menetapkan MY (34) sebagai tersangka kasus teror bom di SDN Srengseng Sawah 15 Pagi, Jakarta Selatan. MY dijerat Pasal 601 KUHP
Wisnu Cipto - Selasa, 14 Juli 2026
Sempat Berdalih Iseng, Status MY Pelaku Teror Bom SDN Srengseng Sawah Naik Jadi Tersangka
Indonesia
Kondisi SDN Srengseng Sawah 15 Setelah Ancaman Bom, Sekolah Kembali Normal
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memastikan aktivitas belajar di SDN Srengseng Sawah 15 kembali normal setelah ancaman bom dipastikan tidak terbukti.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 14 Juli 2026
Kondisi SDN Srengseng Sawah 15 Setelah Ancaman Bom, Sekolah Kembali Normal
Indonesia
Bilang Motifnya Iseng, Pelaku Teror Bom SDN 15 Pagi Jagakarsa Akan Dites Kejiwaan
Polisi akan melakukan tes kejiwaan terhadap MY (34), pelaku teror bom SDN Srengseng Sawah 15 Jagakarsa, yang mengaku motifnya cuma iseng.
Wisnu Cipto - Senin, 13 Juli 2026
Bilang Motifnya Iseng, Pelaku Teror Bom SDN 15 Pagi Jagakarsa Akan Dites Kejiwaan
Bagikan