Pilkada 2018

Gus Ipul-Puti Gelar Kampanye Doa Akbar

Zaimul Haq Elfan HabibZaimul Haq Elfan Habib - Minggu, 15 April 2018
Gus Ipul-Puti Gelar Kampanye Doa Akbar

Calon Gubernur Saifullah Yusuf (kiri) menyaksikan calon Wakil Gubernur Puti Guntur Soekarno (kanan). (ANTARA FOTO/Zabur Karuru)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur Saifullah Yusuf (Gus Ipul)-Puti Guntur Soekarno menggelar kampanye terbuka berupa kegiatan doa akbar Khataman AL-Quran dan Istighatsah Qubro, di Jember, Minggu (15/4).

"Kampanye terbuka dikemas melalui doa akbar bertema 'Mengetuk Pintu Langit' di Kampung Jakcloth, kawasan Jalan Slamet Riyadi Jember," ujar Gus Ipul seperti dilansir Antara, Sabtu (14/4).

Menurut dia, doa akbar merupakan perintah kiai-kiai sepuh untuk mendapatkan rida Allah SWT atas semua upaya dan perjuangan kami selama ini.

Calon Gubernur Saifullah Yusuf (kiri) menyaksikan calon Wakil Gubernur Puti Guntur Soekarno (kanan). (ANTARA FOTO/Zabur Karuru)
Calon Gubernur Saifullah Yusuf (kiri) menyaksikan calon Wakil Gubernur Puti Guntur Soekarno (kanan). (ANTARA FOTO/Zabur Karuru)

Ratusan kiai sepuh Jatim dijadwalkan hadir, antara lain KH Zainuddin Jazuli dari Ploso Kediri, KH Kholil As'ad dari Situbondo, KH Anwar Mansur dari Lirboyo Kediri, KH Anwar Iskandar dari Kediri, dan KH Nurul Huda Jazuli dari Ploso Kediri.

Kemudian, KH Miftahul Akhyar dari Kota Surabaya, KH Nawawi Abdul Jalil dari Sidogiri Pasuruan, KH Agus Ali Masyhuri dari Bumi Sholawat Sidoarjo, ada pula KH Moh Hasan Mutawakil Allalah dari Genggong Probolinggo.

Hadir juga KH Fu'ad Jazuli dari Ploso Kediri, KH Idris Hamid dari Pasuruan dan KH Ubaidillah Faqih dari Langitan Tuban.

Selain itu, para pimpinan partai politik pengusung dan pendukung, yakni PKB, PDI Perjuangan, Gerindra, dan PKS, termasuk Partai Perindo juga turut menghadiri kegiatan yang diprediksi diikuti ribuan umat tersebut.

"Kami ingin menyatakan bahwa semua ini satu kesatuan. Kami ingin membawa pesan kebangsaan, merajut Merah Putih untuk kesejahteraan rakyat di Jawa Timur," ujar Wagub Jatim dua periode yang sedang memasuki masa cuti kampanye tersebut.

Rangkaian kegiatan dimulai oleh ribuan hafiz khataman Alquran setelah Salat Subuh hingga 313 kali.

Selanjutnya, kiai-kiai sepuh akan memimpin doa keselamatan bangsa, terutama Jatim. (*)

Baca juga berita terkait di: Tinggalkan Rumah Dinas, Canda Para Stafnya Bikin Gus Ipul Ketakutan

#Pilkada 2018 # Saifullah Yusuf #Puti Guntur Soekarno
Bagikan
Ditulis Oleh

Zaimul Haq Elfan Habib

Low Profile

Berita Terkait

Indonesia
Klarifikasi Polemik Sepatu Sekolah Rakyat Rp 700 Ribu, Mensos: Itu Bukan Harga Final
Mensos Gus Ipul menjelaskan polemik pengadaan sepatu Sekolah Rakyat Rp 700 ribu per pasang. Tegaskan angka itu masih tahap perencanaan dan belum harga akhir.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 08 Mei 2026
Klarifikasi Polemik Sepatu Sekolah Rakyat Rp 700 Ribu, Mensos: Itu Bukan Harga Final
Indonesia
Datangi KPK, Mensos Tegaskan Program Sekolah Rakyat Tak Boleh Dikotori Korupsi
Mensos Saifullah Yusuf atau Gus Ipul mendatangi KPK untuk berkonsultasi soal tata kelola pengadaan program Sekolah Rakyat agar bebas korupsi dan penyimpangan.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 08 Mei 2026
Datangi KPK, Mensos Tegaskan Program Sekolah Rakyat Tak Boleh Dikotori Korupsi
Indonesia
93 Sekolah Rakyat Permanen Kemensos Siap Beroperasi Tahun Ajaran Baru 2026
93 Sekolah Rakyat permanen untuk tahun ajaran 2026/2027. Program ini menyediakan pendidikan gratis bagi keluarga miskin, dengan target 500 sekolah hingga 2029.
Wisnu Cipto - Rabu, 06 Mei 2026
93 Sekolah Rakyat Permanen Kemensos Siap Beroperasi Tahun Ajaran Baru 2026
Indonesia
Viral Sepatu Sekolah Rakyat Capai Ratusan Ribu, Ini Klarifikasi Mensos Saifullah Yusuf
Siswa Sekolah Rakyat mendapatkan empat pasang sepatu yang terdiri dari sepatu harian (sneakers), sepatu olahraga, sepatu Pakaian Dinas Harian (PDH), dan sepatu Pakaian Dinas Lapangan (PDL).
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 05 Mei 2026
Viral Sepatu Sekolah Rakyat Capai Ratusan Ribu, Ini Klarifikasi Mensos Saifullah Yusuf
Indonesia
Mensos Ungkap 54 Juta Warga Miskin Belum Tercover BPJS PBI, 15 Juta Penerima Justru dari Golongan Mampu
Mensos RI, Saifullah Yusuf mengungkapkan, 54 juta warga miskin belum terima BPJS PBI. Justru, 15 orang juta penerima berasal dari golongan mampu.
Soffi Amira - Senin, 09 Februari 2026
Mensos Ungkap 54 Juta Warga Miskin Belum Tercover BPJS PBI, 15 Juta Penerima Justru dari Golongan Mampu
Indonesia
Dicopot dari Sekjen, Gus Ipul Enggan Terlibat Terlalu Dalam Konflik Internal PBNU
Gus Ipul tidak mau terlalu dalam terlibat dalam konflik internal PBNU dan memilih menyerahkan penyelesaiannya kepada para kiai.
Wisnu Cipto - Senin, 08 Desember 2025
Dicopot dari Sekjen, Gus Ipul Enggan Terlibat Terlalu Dalam Konflik Internal PBNU
Indonesia
Gus Yahya Copot Mensos Gus Ipul dari Jabatan Sekjen PBNU
Gus Ipul dicopot dari jabatan Sekjen PBNU digantikan H. Amin Said Husni
Wisnu Cipto - Jumat, 28 November 2025
Gus Yahya Copot Mensos Gus Ipul dari Jabatan Sekjen PBNU
Indonesia
Ahli Waris 10 Pahlawan Nasional Baru Terima Rp 57 Juta dari Negara, Termasuk Keluarga Cendana
Uang Rp 57 juta itu diberikan negara kepada semua keluarga ahli waris Pahlawan Nasional tanpa terkecuali.
Wisnu Cipto - Senin, 10 November 2025
Ahli Waris 10 Pahlawan Nasional Baru Terima Rp 57 Juta dari Negara, Termasuk Keluarga Cendana
Indonesia
Mensos Akui Nama BJ Habibie Telah Diusulkan Jadi Pahlawan Nasional, tapi belum Disetujui Tahun Ini
Mensos Saifullah Yusuf menjelaskan usulan pengajuan nama BJ Habibie menjadi Pahlawan Nasional berasal dari masyarakat
Wisnu Cipto - Senin, 10 November 2025
Mensos Akui Nama BJ Habibie Telah Diusulkan Jadi Pahlawan Nasional, tapi belum Disetujui Tahun Ini
Indonesia
Mensos Sebut Soeharto Penuhi Syarat Jadi Pahlawan Nasional, Ajak Publik Ingat yang Baik-Baik
Gus Ipul juga mengajak masyarakat untuk mengenang jasa para tokoh bangsa dengan cara yang bijak, sambil mencatat kekurangan agar tidak terulang di masa depan
Wisnu Cipto - Minggu, 09 November 2025
Mensos Sebut Soeharto Penuhi Syarat Jadi Pahlawan Nasional, Ajak Publik Ingat yang Baik-Baik
Bagikan