Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Guruh Soekarno Mengingat Kembali Perkenalannya dengan Musik Lenso

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - Senin, 30 September 2024
Guruh Soekarno Mengingat Kembali Perkenalannya dengan Musik Lenso

Anak bungsu Presiden Pertama RI Soekarno sekaligus musisi Mohammad Guruh Irianto Soekarnoputra (tengah) (ANTARA/Farhan Arda Nugraha)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com – Guruh Soekarno masih mengingat perkenalannya dengan musik Lenso. Kenangan itu melekat ketika sang ayah yang juga tokoh Proklamator, Soekarno pulang dari kunjungannya di Maluku. Saat itu, dia diberi oleh-oleh berupa alat musik Tifa.

“Sejak itu, Bung Karno mulai mengenalkan musik Lenso ke beberapa musisi dan melebarkan aliran musik Lenso ke Nusantara," ungkapnya dalam sesi diskusi ‘Lenso dan Soekarno’ yang digelar oleh Irama Nusantara di pameran ‘Mari Berlenso’ di Museum Kebangkitan Nasional.

Baca juga:

Mengenal Tari Lenso Dari Maluku



Lalu apa itu Lenso? Yayasan Irama Nusantara kembali menggelar pameran kedua di 2024 bertajuk ‘Mari Berlenso’ untuk lebih mendekatkan arsip kepada masyarakat.

Berbagai arsip mulai dari rilisan musik, foto-foto, lembar lirik, dan potongan artikel yang berkutat seputar Lenso akan disajikan dengan berbagai cara. Pameran “Mari Ber-Lenso!” akan dibuka pada Sabtu, 28 September di Ruang Aula Kebangkitan, Muskitnas hingga akan ditutup pada Minggu, 24 November 2024.

“Penting sekali bagi masyarakat Indonesia untuk mengetahui produk budayanya, salah satunya adalah Lenso. Sebagai tari maupun musik, secara sadar atau tidak, Lenso pasti berpengaruh dalam benak masyarakat secara turun-temurun ke generasi berikutnya,” ucap Kurator pameran ‘Mari Berlenso’ Zikri Rahman.

Baca juga:

Hasto Sebut Soekarno Run Jadi Bukti Menggelorakan Spirit Kemandirian

Pameran ini berusaha mengumpulkan arsip terkait musik Lenso yang menggambarkan bagaimana berbagai entitas budaya dan musik saling berinteraksi, bersaing, dan berdialog selama masa sejarah yang penuh gejolak ini. Pameran ‘Mari Berlenso’ akan dibuka hingga 24 November 2024. (far)

#Musik #Guruh Sukarno Putra
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Febrian Adi

part-time music enthusiast. full-time human.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

ShowBiz
Supple Rilis Album 'Nothing Can Explain', Hadirkan Eksplorasi Musik yang Lebih Matang
Supple membuka fase baru lewat album Nothing Can Explain. Delapan lagu dalam rilisan ini membawa pendengar menyusuri penyangkalan, obsesi, tekanan sosial, hingga survivor's guilt.
Ananda Dimas Prasetya - 10 menit lalu
Supple Rilis Album 'Nothing Can Explain', Hadirkan Eksplorasi Musik yang Lebih Matang
Indonesia
Pencatatan Hak Cipta Lagu Kini Gratis, DJKI Berlakukan Tarif Rp 0 Mulai 1 Agustus 2026
Mulai 1 Agustus 2026, pencatatan hak cipta lagu dan musik resmi digratiskan. DJKI berharap kebijakan ini mendorong lebih banyak musisi mendaftarkan karya.
Ananda Dimas Prasetya - 36 menit lalu
Pencatatan Hak Cipta Lagu Kini Gratis, DJKI Berlakukan Tarif Rp 0 Mulai 1 Agustus 2026
ShowBiz
The Jansen Tutup Trilogi Lewat Album 'Romantisasi Impulsif', Angkat Kisah Johan dan Marni
The Jansen resmi memperkenalkan album kelima, Romantisasi Impulsif, sebagai penutup trilogi setelah Banal Semakin Binal dan Durja Bersahaja.
Ananda Dimas Prasetya - 1 jam, 19 menit lalu
The Jansen Tutup Trilogi Lewat Album 'Romantisasi Impulsif', Angkat Kisah Johan dan Marni
ShowBiz
Lirik Penuh Emosi, ini Kisah di Balik Lagu 'Sang Badut' Raim Laode
Melalui lagu ini, Raim Laode mengangkat kisah tentang seseorang yang tetap memilih bertahan dalam sebuah hubungan, meski menyadari dirinya bukan lagi alasan di balik kebahagiaan orang yang dicintainya.
Dwi Astarini - Rabu, 22 Juli 2026
Lirik Penuh Emosi, ini Kisah di Balik Lagu 'Sang Badut' Raim Laode
ShowBiz
Raster Perkenalkan Single Baru 'Imajiner', Cerita tentang Kegelisahan yang Tidak Terlihat
Raster baru saja merilis single baru Imajiner. Lagu ini menceritakan tentang kegelisahan yang tidak terlihat.
Soffi Amira - Rabu, 22 Juli 2026
Raster Perkenalkan Single Baru 'Imajiner', Cerita tentang Kegelisahan yang Tidak Terlihat
ShowBiz
Lirik Lagu 'Paris Van Java' Tony Q Rastafara dan Maknanya tentang Kenangan Kota Bandung
Simak lirik lagu 'Paris Van Java' Tony Q Rastafara beserta maknanya tentang kecintaan pada Bandung, kenangan masa muda, persahabatan, dan nostalgia.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 22 Juli 2026
Lirik Lagu 'Paris Van Java' Tony Q Rastafara dan Maknanya tentang Kenangan Kota Bandung
ShowBiz
Ternyata Bukan tentang Kekalahan, Ini Makna Mendalam Lagu 'Surrender' Natalie Taylor
Simak lirik lagu 'Surrender' Natalie Taylor beserta maknanya tentang keberanian melepaskan, menerima kenyataan, dan berdamai dengan diri sendiri.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 21 Juli 2026
Ternyata Bukan tentang Kekalahan, Ini Makna Mendalam Lagu 'Surrender' Natalie Taylor
ShowBiz
Makna Lagu 'Ting Ting', Cerita tentang Move On dari Pengkhianatan Cinta
'Ting Ting' menghadirkan lirik yang ringan, mudah diingat, dan dekat dengan kehidupan sehari-hari.
Dwi Astarini - Selasa, 21 Juli 2026
Makna Lagu 'Ting Ting', Cerita tentang Move On dari Pengkhianatan Cinta
ShowBiz
Lukas Graham Kembali ke Akar Musik lewat Single Baru 'Good Times'
'Good Times' memperlihatkan kedekatan Lukas Graham dengan akar musik yang membesarkan dirinya.
Dwi Astarini - Selasa, 21 Juli 2026
Lukas Graham Kembali ke Akar Musik lewat Single Baru 'Good Times'
ShowBiz
Det-Plag Lust Hadirkan 'Glass Season', Single Baru yang Meramu Kritik Sosial dan Eksperimen Industrial Rave
Det-Plag Lust kembali dengan single 'Glass Season' yang memadukan kritik sosial, eksistensialisme, kultur rampak lokal, dan karakter industrial rave.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 21 Juli 2026
Det-Plag Lust Hadirkan 'Glass Season', Single Baru yang Meramu Kritik Sosial dan Eksperimen Industrial Rave
Bagikan