Headline

Gunung Soputan Luncurkan Lava 2.500 Meter, Awan Panasnya Mengarah ke Barat Laut

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - Rabu, 03 Oktober 2018
Gunung Soputan Luncurkan Lava 2.500 Meter, Awan Panasnya Mengarah ke Barat Laut

Gunung Soputan di Minahasa Tenggara Provinsi Sulawesi Utara meletus (3/10) pukul 08.47 WITA (@Sutopo_PN)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com - Pos Pantau Gunung Soputan menyatakan bahwa telah terjadi luncuran lava ke arah timur laut sepanjang 2.500 meter.

"Sampai pukul 19:00 Wita terjadi luncuran lava dari puncak Gunung Soputan yang diperkirakan sepanjang 2.500 meter," kata Kepala Pos Pemantau Gunung Soputan, Asep Saifullah di Silian, Rabu (3/10).

Dia menuturkan luncuran lava tersebut mengarah ke timur laut dari arah puncak gunung melewati jalur luncuran akibat letusan 2016. "Secara visual memang tidak terlihat secara jelas. Tapi diperkirakan melewati jalur lava pada letusan terakhir," katanya.

Selain itu terlihat terjadi letusan stromboli sejak pukul 18:00 Wita, dengan tinggi sekira 450 meter dari puncak gunung.

Abu letusan Gunung Soputan (@Sutopo_PN)

"Untuk letusan stromboli terlihat jelas, dengan ketinggian letusan terus mengalami peningkatan dari 150 meter sampai 450 meter," jelasnya.

Sedangkan ketinggian awan panas yang berhembus dari kepundan gunung mengalami peningkatan mencapai 6.000 meter.

"Untuk hembusan awannya masih seperti sebelumnya yaitu ke arah barat laut," tandasnya.

Sampai saat ini masih terjadi letusan yang telah berlangsung sejak pukul 12:00 Wita.

#Gunung Api #Gunung Meletus #Gunung Soputan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Angga Yudha Pratama

Seorang jurnalis profesional, reporter senior, editor berita, dan asisten redaktur yang telah berkarya di industri media online nasional selama lebih dari satu dekade. Selalu mengedepankan akurasi, objektivitas, dan kualitas informasi dalam setiap karyanya berbekal dari pengalaman langsung bertahun-tahun melakukan peliputan di lapangan, penulisan berita, penyuntingan artikel, hingga pengelolaan konten digital. Keahlian tersebut membuat pemahaman secara menyeluruh proses produksi konten digital modern, mulai dari pencarian data, wawancara narasumber, verifikasi fakta, penulisan artikel, optimasi SEO, editing naskah, hingga publikasi berita sesuai kode etik jurnalistik. Lebih spesifik, pemahaman mengenai strategi optimasi SEO dan Digital Content untuk mesin pencari juga menjadi fokus saat ini di tengah disrupsi media. Keahlian itu meliputi SEO writing, content writing, copywriting, keyword research, semantic SEO, search intent, on page SEO, optimasi, artikel google, struktur heading SEO, evergreen content, optimasi readability, meta description hingga internal linking.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Berita
Anak Krakatau Kembali Erupsi, Bagaimana Kondisinya Hari Ini? Ini Data Terbarunya
Kondisi Anak Krakatau saat ini, Senin 7 September 2026, masih aktif. Simak data erupsi, kegempaan, sebaran abu dan fakta Krakatau.
ImanK - Senin, 07 September 2026
Anak Krakatau Kembali Erupsi, Bagaimana Kondisinya Hari Ini? Ini Data Terbarunya
Indonesia
Zona Bahaya Letusan Gunung Sinabung Diperluas, Ratusan Warga dievakuasi
Langkah evakuasi diprioritaskan bagi warga yang bermukim di dekat zona rawan erupsi. Yang dalam hal ini selain Desa Kuta Tengah juga ada Desa Payung di Kecamatan Payung
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 02 September 2026
Zona Bahaya Letusan Gunung Sinabung Diperluas, Ratusan Warga dievakuasi
Indonesia
Kota Berastagi Diselimuti Hujan Abu Vulkanik Gunung Sinabung
Masyarakat diimbau mengikuti arahan petugas dan tidak mendekati kawasan yang telah ditetapkan sebagai zona berbahaya demi keselamatan bersama.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 31 Agustus 2026
Kota Berastagi Diselimuti Hujan Abu Vulkanik Gunung Sinabung
Indonesia
Aktivitas Meningkat, Warga Keluhkan 3 Hari Diguyur Hujan Abu Vulkanik Letusan Gunung Anak Krakatau
Hujan abu vulkanik tersebut dirasakan masyarakat setempat selama tiga hari. Hingga saat ini banyak warga yang menderita sesak nafas dan sakit mata.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 18 Agustus 2026
Aktivitas Meningkat, Warga Keluhkan 3 Hari Diguyur Hujan Abu Vulkanik Letusan Gunung Anak Krakatau
Dunia
Amukan Lava Erupsi Gunung Etna Masih Terjadi, Bandara Catania Sisilia Terpaksa Ditutup
Bandara Catania di Sisilia ditutup akibat erupsi Gunung Etna. Abu vulkanik dari empat kawah mencapai ketinggian 1,5 km, memaksa pembatasan penerbangan masuk dan keluar.
Wisnu Cipto - Minggu, 09 Agustus 2026
Amukan Lava Erupsi Gunung Etna Masih Terjadi, Bandara Catania Sisilia Terpaksa Ditutup
Indonesia
Ratusan Gempa Landa Gunung Soputan, Dilarang Berada di Radius 1,5 kilometer
Gunung Soputan alami ratusan gempa hingga akhir Mei 2026. Badan Geologi menetapkan status Level II Waspada dan melarang pendaki berada dalam radius 1,5 km.
Wisnu Cipto - Sabtu, 13 Juni 2026
Ratusan Gempa Landa Gunung Soputan, Dilarang Berada di Radius 1,5 kilometer
Indonesia
Seluruh Korban Erupsi Gunung Dukono Berhasil Ditemukan, Operasi Pencarian Ditutup
Seluruh korban erupsi Gunung Dukono berhasil ditemukan. Kini, operasi pencarian tim SAR resmi ditutup.
Soffi Amira - Minggu, 10 Mei 2026
Seluruh Korban Erupsi Gunung Dukono Berhasil Ditemukan, Operasi Pencarian Ditutup
Dunia
Gunung Mayon di Filipina Meletus, Abu Vulkanis Ganggu Lalu Lintas
Lontaran material vulkanis tersebut diidentifikasi sebagai arus piroklastik (pyroclastic density current/PDC) yang dipicu runtuhan aliran lava.
Dwi Astarini - Minggu, 03 Mei 2026
Gunung Mayon di Filipina Meletus, Abu Vulkanis Ganggu Lalu Lintas
Dunia
Gunung Mayon di Filipina Meletus, Ribuan Orang Dievakuasi
Lembaga vulkanologi setempat menetapkan Status Siaga Level 3 dalam skala lima tingkat.
Dwi Astarini - Minggu, 03 Mei 2026
   Gunung Mayon di Filipina Meletus, Ribuan Orang Dievakuasi
Indonesia
Gunung Lewotobi Laki-laki Erupsi Pagi Ini, Warga Dilarang Beraktivitas dalam Radius 4 Kilometer
Guna menjaga kesehatan, masyarakat yang terpapar hujan abu diimbau untuk segera menggunakan pelindung diri
Angga Yudha Pratama - Rabu, 04 Maret 2026
Gunung Lewotobi Laki-laki Erupsi Pagi Ini, Warga Dilarang Beraktivitas dalam Radius 4 Kilometer
Bagikan