Gunung Api Bawah Laut Lembata Alami Erupsi dan Bualan

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Selasa, 30 November 2021
Gunung Api Bawah Laut Lembata Alami Erupsi dan Bualan

Gambar visual gunung Ile Werung. ANTARA/Ho-Pos Pemantau Ile Werung. (Foto: Antara)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Masyarakat di sejumlah desa di kecamatan Atadei, Lembata, Nusa Tenggara Timur, diminta waspada dengan erupsi serta bualan dari gunung api bawah laut yang lokasinya tak jauh dari gunung Ile Werung. Warga juga diminta untuk tidak beraktivitas di sekitar pesisir pantai di lokasi erupsi, serta tidak melaut atau berlayar di sekitar gunung itu.

Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVBMG) Kementerian ESDM sudah mengeluarkan surat resmi yang menyatakan bahwa status gunung Ile Werung naik level normal menjadi level Waspada.

Baca Juga:

Gunung Sinabung Erupsi, Jarak Luncur hingga 1.000 Meter Arah Selatan


"Kami sudah sampaikan melalui BPBD agar memantau kondisi di lokasi itu khususnya di beberapa desa yang tak jauh dari lokasi erupsi gunung api bawah laut," kata Bupati Lembata Thomas Ola Langgoday dari Lembata, Selasa (30/11).

Ia menjelaskan, saat erupsi itu, beberapa air sempat naik ke daratan mencapai sekitar 30 meter. Warga juga panik akibat hal tersebut.

"Memang Ile Werung ini dari sejarahnya sebagai gunung yang dipercaya melahirkan anak. Artinya muncul gunung api baru seperti gunung Hobal," ujarnya dikutip Antara.

Pihaknya khawatir akan ada erupsi susulan yang kemudian akan mengakibatkan hal-hal yang tidak diinginkan.

Pusat Vulkanologi Mitigasi, Bencana dan Geologi (PVBMG) melaporkan bahwa telah terjadi erupsi dan bualan gunung api bawah laut di perairan selatan di sekitar kompleks Gunung api Ile Werung, Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur.

Baca Juga:

Merapi Erupsi, BPBD Sleman Bersiap Ungsikan Warga

"Kejadian ini telah mengakibatkan naiknya muka air laut," kata Pengamat gunung api dari pos pemantau gunung Api Ile Werung Wilson Wuri Wutun saat dihubungi dari Kupang.

Ia menjelaskan, sesuai dengan laporan warga, muka air laut sempat naik Minggu (28/11) malam dan pada Senin dengan ketinggian air laut kurang dari satu meter dan jarak jangkauan ke darat (inundasi) sekitar 30 meter.

"Kami (Stasiun pemantauan gunungapi Ile Werung, red) merekam kejadian erupsi ini mulai Minggu (28/11) yang dimulai sejak pukul 21.35 WITA dan berlangsung selama satu jam," ujar dia.

Pada Senin (29/11) mulai pukul 05:17 WITA aktivitas letusan dan embusan kembali terekam. Hingga saat ini aktivitas erupsi masih berlangsung namun belum menunjukkan peningkatan yang signifikan. (*)

Baca Juga:

Angkasa Pura I Bersiap Antisipasi Erupsi Merapi

#Erupsi #Gunung Api #NTT #Bencana Alam
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Alwan Ridha Ramdani

Alwan Ridha Ramdanu adalah Jurnalis kelahiran di Bandung, Jawa Barat. Sudah 20 tahun menjadi jurnalis dengan mayoritas fokus pada liputan atau menulis terkait ekonomi makro. Selain jurnalis, Alwan juga adalah pendamping petani sawit swadaya dan juga berpengalaman dalam communication dan community terkait isu keberlanjutan dan lingkungan hidup.
Show More

Berita Terkait

Indonesia
16 Orang Tewas dan 54 Terluka Akibat Gempa di Tibet China
pemerintah telah meningkatkan respons darurat gempa nasional dari Level IV menjadi Level III pada Jumat (23/10).
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 23 Oktober 2026
16 Orang Tewas dan 54 Terluka Akibat Gempa di Tibet China
Indonesia
Banjir Bandang Padang: 120 Rumah Terdampak, Kementerian PU Percepat Pemulihan
Kementerian PU merampungkan tanggul darurat 200 meter di Padang setelah banjir bandang merendam 120 rumah. Simak rencana normalisasi sungai dan pembangunan check dam.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 13 Oktober 2026
Banjir Bandang Padang: 120 Rumah Terdampak, Kementerian PU Percepat Pemulihan
Dunia
Lagi, Banjir Bandang Terjang Nepal, Rumah-Rumah dan Jembatan Tersapu
Air bah yang dahsyat menerjang lembah dan menyapu seluruh kompleks bangunan.
Dwi Astarini - Senin, 12 Oktober 2026
Lagi, Banjir Bandang Terjang Nepal, Rumah-Rumah dan Jembatan Tersapu
Indonesia
Malam Ini Gunung Semeru Erupsi, Tinggi Letusan Hingga 1 kilometer
Gunung Semeru yang berada di perbatasan Kabupaten Lumajang dan Malang itu erupsi lagi pada pukul 20:08 WIB dengan tinggi letusan semakin tinggi dibandingkan
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 12 Oktober 2026
Malam Ini Gunung Semeru Erupsi, Tinggi Letusan Hingga 1 kilometer
Indonesia
Gunung Anak Krakatau Aktif Pekan Lalu, Terjadi 26 Letusan dalam Sehari! Simak Peringatan PVMBG
Gunung Anak Krakatau erupsi 31 kali pada 5-9 Oktober 2026, dengan 26 letusan dalam sehari. Status masih Siaga, radius 5 km wajib dihindari.
Frengky Aruan - Senin, 12 Oktober 2026
Gunung Anak Krakatau Aktif Pekan Lalu, Terjadi 26 Letusan dalam Sehari! Simak Peringatan PVMBG
Indonesia
Banjir Rendam 9 Kecamatan di Aceh Tamiang
Saat ini, petugas gabungan dari BPBD, Dinas Damkarmat serta Satgas SAR masih berada di lapangan untuk melakukan observasi, pendataan kerugian materiil, serta membantu proses evakuasi warga terdampak.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 12 Oktober 2026
Banjir Rendam 9 Kecamatan di Aceh Tamiang
Indonesia
87 Rumah Sakit dan 4.922 Sekolah Terdampak Bencana Sumatra Kembali Beroperasi
Rumah sakit hingga sekolah terdampak bencana Sumatra kini sudah kembali beroperasi. Hal itu diungkapkan Ketua PRR Pascabencana Sumatra, Tito Karnavian.
Soffi Amira - Minggu, 11 Oktober 2026
87 Rumah Sakit dan 4.922 Sekolah Terdampak Bencana Sumatra Kembali Beroperasi
Dunia
Nepal Hentikan Pencarian Ribuan Korban Banjir, Fokus pada Rehabiitasi
Sejauh ini, tim penyelamat telah menemukan setidaknya 1.455 jenazah, tetapi 5.285 orang lainnya masih dinyatakan hilang, termasuk ratusan warga negara asing.
Dwi Astarini - Kamis, 08 Oktober 2026
Nepal Hentikan Pencarian Ribuan Korban Banjir, Fokus pada Rehabiitasi
Indonesia
2 Orang Meninggal Tertimbun Longsor di Pekalongan Jawa Tengah
Tim petugas gabungan termasuk dari BPBD Pekalongan saat ini sedang melakukan kaji cepat terhadap dampak dari longsor ini.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 07 Oktober 2026
 2 Orang Meninggal Tertimbun Longsor di Pekalongan Jawa Tengah
Indonesia
Gempa Magnitudo 4,6 Guncang Sumba Barat Daya, NTT
Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyebut gempa terjadi pada Selasa pukul 04.40 WIB atau 05.40 WITA.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Oktober 2026
Gempa Magnitudo 4,6 Guncang Sumba Barat Daya, NTT
Bagikan