Gunung Anak Krakatau Erupsi, Warga Pandeglang Rasakan Getaran Hebat

Dwi AstariniDwi Astarini - Sabtu, 05 September 2026
Gunung Anak Krakatau Erupsi, Warga Pandeglang Rasakan Getaran Hebat

Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda, Kabupaten Lampung Selatan. ANTARA/Riadi Gunawan

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM - WARGA di Carita, Pandeglang, Banten merasakan getaran keras pada Sabtu (5/9) pagi sekitar pukul 06.42 WIB. Getaran tersebut terjadi cukup lama. Video yang diunggah warga, memperlihatkan situasi di rumahnya saat getaran itu berlangsung. Jendela rumahnya bergetar sampai membuatnya takut.

Videonya juga menyorot kondisi gorden rumahnya yang ikut bergoyang.

"Getaran semakin keras, padahal tidak ada gempa, tidak ada apa," ucap pemilik akun Instagram @bangbaid pada Sabtu (5/9).

Kemunculan getaran tersebut kemudian dikaitkan sejumlah warganet dengan aktivitas Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda.

Baca juga:

Gunung Anak Krakatau Erupsi 20 Kali dalam Sehari, Nelayan dan Wisatawan Diminta Waspada

Gunung Anak Krakatau merupakan gunung api aktif tipe A yang berada di perairan Selat Sunda dan secara administratif termasuk wilayah Kabupaten Lampung Selatan, Provinsi Lampung.

Gunung Anak Krakatau dilaporkan erupsi pada Jumat (4/9) malam. Gunung tersebut menyemburkan lava air mancur (lava fontain).

Hal itu diketahui dari laporan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) yang dikutip dari laman magma.esdm.go.id.

Dalam laporan itu disebutkan bahwa kawah Gunung Anak Krakatau diselimuti asap bewarma kelabu dan hitam.

"Gunung api terlihat jelas hingga tertutup Kabut 0-III. Teramati asap kawah utama berwarna kelabu dan hitam dengan intensitas sedang hingga tebal tinggi sekitar 100-400 meter dari puncak," ujar PVMBG dalam laporan itu, Sabtu (5/9).

Laporan itu menyebutkan bahwa Gunung Anak Krakatau mulai meletus sekitar pukul 23.07 WIB. Letusan masih terjadi hingga 1 jam 30 menit kemudian.

"Kondisi Terkini Gunung Anak Krakatau Erupsi Menerus selama 1 jam 30 menit sampai laporan ini dibuat, berlangsung sejak pukul 23.07 WIB hingga sekarang. Kondisi erupsi seperti ini diinterpretasikan sebagai Lava Fontain atau lahar air mancur," lanjutnya.(Asp)






Baca juga:

Aktivitas Meningkat, Warga Keluhkan 3 Hari Diguyur Hujan Abu Vulkanik Letusan Gunung Anak Krakatau







#Gunung Anak Krakatau #Erupsi #Pandeglang
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Malam Ini Gunung Semeru Erupsi, Tinggi Letusan Hingga 1 kilometer
Gunung Semeru yang berada di perbatasan Kabupaten Lumajang dan Malang itu erupsi lagi pada pukul 20:08 WIB dengan tinggi letusan semakin tinggi dibandingkan
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 12 Oktober 2026
Malam Ini Gunung Semeru Erupsi, Tinggi Letusan Hingga 1 kilometer
Indonesia
Gunung Anak Krakatau Aktif Pekan Lalu, Terjadi 26 Letusan dalam Sehari! Simak Peringatan PVMBG
Gunung Anak Krakatau erupsi 31 kali pada 5-9 Oktober 2026, dengan 26 letusan dalam sehari. Status masih Siaga, radius 5 km wajib dihindari.
Frengky Aruan - Senin, 12 Oktober 2026
Gunung Anak Krakatau Aktif Pekan Lalu, Terjadi 26 Letusan dalam Sehari! Simak Peringatan PVMBG
Indonesia
Jumat Malam Anak Krakatau Erupsi Beruntun Lagi, Jedanya Cuma 6 Menit
Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda mengalami erupsi beruntun dua kali pada Jumat malam (9/10) dengan jeda hanya 6 menit. Radius 2 km disterilkan!
Wisnu Cipto - Jumat, 09 Oktober 2026
Jumat Malam Anak Krakatau Erupsi Beruntun Lagi, Jedanya Cuma 6 Menit
Indonesia
Anak Krakatau Erupsi Lagi, Masih Berlangsung Jauhi Radius 2 KM!
Gunung Api Anak Krakatau yang berlokasi di perairan Selat Sunda kembali menunjukkan aktivitas vulkanik dengan mengalami erupsi pada Senin (5/10) pukul 20.13 WIB.
Wisnu Cipto - Senin, 05 Oktober 2026
Anak Krakatau Erupsi Lagi, Masih Berlangsung Jauhi Radius 2 KM!
Indonesia
Ada Fenomena Blue Fire di Gunung Papandayan, Badan Geologi Ingatkan Ancaman Bahaya
Badan Geologi mengonfirmasi tingkat aktivitas Gunung Papandayan saat ini masih dipertahankan pada Level I (Normal).
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 27 September 2026
Ada Fenomena Blue Fire di Gunung Papandayan, Badan Geologi Ingatkan Ancaman Bahaya
Indonesia
Dua Pulau Baru Anak Krakatau Mendadak Muncul Pasca Erupsi, Ini Penjelasan Badan Geologi
Penasaran dengan fenomena munculnya dua pulau baru Anak Krakatau di Selat Sunda pasca erupsi beruntun? Cek fakta dan penjelasan resmi dari Badan Geologi di sini!
Angga Yudha Pratama - Kamis, 24 September 2026
Dua Pulau Baru Anak Krakatau Mendadak Muncul Pasca Erupsi, Ini Penjelasan Badan Geologi
Indonesia
Daratan Baru 32,8 Hektare Muncul di Dekat Gunung Anak Krakatau, Ini Penjelasan Badan Geologi
Daratan baru seluas 32,8 hektare muncul di sekitar Gunung Anak Krakatau setelah erupsi. Badan Geologi menjelaskan dugaan asal material pembentukannya.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 24 September 2026
Daratan Baru 32,8 Hektare Muncul di Dekat Gunung Anak Krakatau, Ini Penjelasan Badan Geologi
Indonesia
Kru Kapal Jurnalis Hilang Ditemukan di Enggano, Jenazah Diberangkatkan ke Banten Pakai Pesawat
Berdasarkan hasil pemeriksaan DNA operasi DVI Pusdokkes Polri terhadap jenazah yang ditemukan di Pulau Enggano, secara genetik dengan kode PM/62/P.Enggano/01, teridentifikasi sebagai Sukarman,
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 23 September 2026
Kru Kapal Jurnalis Hilang Ditemukan di Enggano, Jenazah Diberangkatkan ke Banten Pakai Pesawat
Berita Foto
Tabur Bunga untuk Jurnalis dan Awak Kapal yang Hilang Kontak di Pantai Pagedongan
Keluarga jurnalis yang hilang kontak melakukan tabur bunga di bibir Pantai Kampung Pagedongan, Carita, Pandeglang, Banten, Jumat (18/9/2026).
Didik Setiawan - Jumat, 18 September 2026
Tabur Bunga untuk Jurnalis dan Awak Kapal yang Hilang Kontak di Pantai Pagedongan
Indonesia
Setelah 10 Hari, Operasi Pencarian Jurnalis Hilang Dihentikan
Sepanjang operasi digelar, tim SAR gabungan secara umum tidak menemukan tanda-tanda keberadaan korban maupun awak kapal di seluruh sektor penyisiran.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 17 September 2026
Setelah 10 Hari, Operasi Pencarian Jurnalis Hilang Dihentikan
Bagikan