Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1
Musik

Gulungan Ombak The Panturas Sukses Terjang Tangerang

Febrian AdiFebrian Adi - Kamis, 23 Februari 2023
Gulungan Ombak The Panturas Sukses Terjang Tangerang

The Panturas bawakan total 15 lagu dalam turnya di Tangerang. (Foto: Dok. Aldi Fadlillah)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

KAPAL besar The Panturas berlabuh sejenak di dermaga Milea Space, Cimone, Tangerang Kota pada Rabu (22/2) malam. Kedatangan kelompok musik beranggotakan Acin (vokal dan gitar), Rizal (gitar), Kuya (drum) dan Gogon (bass) disambut oleh penampilan Tabraklari, Magnolia Celebration, dan Dirty Ass yang semuanya berasal dari Tangerang.

Baca juga:

The Panturas Berbagi Cerita tentang Tur ‘Ombak Banyu Asmara’

Dirty Ass jadi salah satu pembuka di tur ‘Ekspedisi Ombak Banyu Asmara: Jala Khatulistiwa’ dari The Panturas. (Foto: Dok. Aldi Fadlillah)

“Malam ini bersiap untuk tenggelam dalam ombak laut dari The Panturas,” ucap vokalis dan gitaris Dirty Ass Gerry Stone malam itu.

Tabraklari, Magnolia Celebration, dan Dirty Ass berhasil memanaskan para ABK atau anak buah kapal, sebutan untuk penggemar The Panturas, yang datang dari sekitaran Tangerang. Arkian The Panturas menaiki panggung dan bersiap untuk menerpa para pengemar dengan gulungan ombak besar dalam irama "Wahana" dan "Area Lepas Pantai" sebagai pembuka.

“Selamat malam Tangerang, luar biasa sambutan dari kalian. Kami The Panturas terima kasih telah hadir dalam tur ‘Ekspedisi Ombak Banyu Asmara: Jala Khatulistiwa’ persiapkan diri kalian dari ombak yang akan kami berikan,” seru Acin, sebelum memainkan lagu pembuka.

Para ABK pun menyambut dengan begitu meriah. Mereka berteriak, bergoyang, dan memanas. Lagu-lagu hits seperti "Jim Labrador", "Tipu Daya", "All I Want You", hingga "Queen of The South" dari The Panturas mulai dimainkan.

Para penonton kian menggila. Mereka mulai melakukan crowd surfing (berselancar di keramaian), menikmati alunan irama surf rock khas The Panturas. Beberapa terlihat melanjutkan dengan stage diving.

Alunan rock selancar kontemporer dari The Panturas seakan menghipnotis para penonton, menambah kemeriahan malam tur The Panturas. Acin pun terlihat begitu antusias berinteraksi dengan para penonton.

“Gila, enggak ada capeknya, ya, Tangerang. Masih pada sanggup nih?” tanya Acin. Tak lama, musik lagu "Menuju Palung Terdalam" mengalun.

Baca juga:

The Panturas Sukses Gelar Rangkaian Tur Wahana Ombak Banyu Asmara

Para penonton menggila dalam konser The Panturas. (Foto: Dok. Aldi Fadlillah)

Sekira 200 orang memenuhi seisi ruangan Milea Space malam itu. Ruangannya jadi penuh dan sesak, tapi tak mengurangi asas bersenang-senang.

“Kalau ngeband itu, asas utama yang enggak boleh kita lupa dan terpenting adalah bersenang-senang,” jelas bassis The Panturas Gogon dalam talkshow Tegas Ringkas pada Rabu (22/2) siang.

Total 15 lagu dimainkan oleh The Panturas pada perlabuhannya yang keempat dalam tur ‘Ekspedisi Ombak Banyu Asmara’. Mereka tak lupa berterima kasih kepada para ABK yang sampai saat ini masih mendukung dan mendengarkan terus karya-karya mereka.

“Sekali lagi terima kasih bagi kalian semua yang sudah datang dan bersenang-senang dengan kami malam ini. Kami The Panturas pamit undur diri,” pungkas Gogon.

Tiga lagu terakhir yang dibawakan The Panturas untuk menutup tur di titik di Tangerang. "Tafsir Mistik", "Gurita Kota" dan "Ombak Banyu Asmara".

Para ABK membawa senyum lebar ketika pulang. Sementara layar Kapal The Panturas mulai terbentang. Mereka siap meneruskan kembara. (far)

Baca juga:

The Panturas Siap Berlayar di Tujuh Kota Indonesia

#The Panturas #Musik #Konser Musik
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Febrian Adi

part-time music enthusiast. full-time human.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

ShowBiz
Kisah di Balik Lagu 'Gloryland', Anthem Resmi Piala Dunia 1994
'Gloryland' menawarkan atmosfer yang inspiratif dengan lirik yang menekankan harapan, persatuan, perjuangan, dan tekad untuk meraih kemenangan.
Dwi Astarini - Jumat, 24 Juli 2026
Kisah di Balik Lagu 'Gloryland', Anthem Resmi Piala Dunia 1994
ShowBiz
Makna Lagu 'Un'estate Italiana', Lagu Tema FIFA World Cup 1990
Liriknya mengisahkan tentang mimpi, harapan, persatuan, dan perjuangan untuk menjadi yang terbaik, selaras dengan semangat yang mewarnai ajang Piala Dunia.
Dwi Astarini - Kamis, 23 Juli 2026
Makna Lagu 'Un'estate Italiana', Lagu Tema FIFA World Cup 1990
ShowBiz
Setelah 20 Tahun, Discus Resmi Merilis 'Live in Switzerland 2005' dalam Format CD
Lebih dari 20 tahun tersimpan sebagai rekaman legendaris, penampilan bersejarah Discus di ProgSol Festival Swiss akhirnya resmi dirilis dalam format CD.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 23 Juli 2026
Setelah 20 Tahun, Discus Resmi Merilis 'Live in Switzerland 2005' dalam Format CD
ShowBiz
Lirik 'La Copa de la Vida' dari Ricky Martin, Lagu Tema Piala Dunia yang tak Lekang Waktu
Lagu yang dirilis pada 1998 sebagai bagian dari album Vuelve ini memadukan unsur Latin pop, samba, dan musik dansa dengan irama yang penuh energi.
Dwi Astarini - Kamis, 23 Juli 2026
Lirik 'La Copa de la Vida' dari Ricky Martin, Lagu Tema Piala Dunia yang tak Lekang Waktu
ShowBiz
Resmi! for Revenge Jadi Pengisi Lagu Original Film 'Spider-Man: Brand New Day'
for Revenge resmi dipercaya membawakan lagu original versi Indonesia untuk film Spider-Man: Brand New Day.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 23 Juli 2026
Resmi! for Revenge Jadi Pengisi Lagu Original Film 'Spider-Man: Brand New Day'
ShowBiz
Makna Lagu 'When I'm Home', Soundtrack Emosional 'The Odyssey'
The Odyssey hanya menghadirkan satu lagu sebagai soundtrack utama, yakni When I'm Home (2026).
Dwi Astarini - Kamis, 23 Juli 2026
Makna Lagu 'When I'm Home', Soundtrack Emosional 'The Odyssey'
ShowBiz
Dream Catcher! Tuangkan Kisah Romansa Remaja dalam EP Debut Self Titled
EP yang diproduksi secara independen ini menghadirkan lima lagu yang disusun sebagai sebuah narasi utuh.
Dwi Astarini - Kamis, 23 Juli 2026
Dream Catcher! Tuangkan Kisah Romansa Remaja dalam EP Debut Self Titled
ShowBiz
Miki Matsubara Cetak Sejarah, 'Mayonaka no Door~stay with me' Tembus 500 Juta Streaming
Dirilis sejak 1979, 'Mayonaka no Door~stay with me' Miki Matsubara kembali mencetak sejarah. Lagu City Pop Jepang ini kini telah melampaui 500 juta streaming Spotify.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 22 Juli 2026
Miki Matsubara Cetak Sejarah, 'Mayonaka no Door~stay with me' Tembus 500 Juta Streaming
ShowBiz
Supple Rilis Album 'Nothing Can Explain', Hadirkan Eksplorasi Musik yang Lebih Matang
Supple membuka fase baru lewat album Nothing Can Explain. Delapan lagu dalam rilisan ini membawa pendengar menyusuri penyangkalan, obsesi, tekanan sosial, hingga survivor's guilt.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 22 Juli 2026
Supple Rilis Album 'Nothing Can Explain', Hadirkan Eksplorasi Musik yang Lebih Matang
Indonesia
Pencatatan Hak Cipta Lagu Kini Gratis, DJKI Berlakukan Tarif Rp 0 Mulai 1 Agustus 2026
Mulai 1 Agustus 2026, pencatatan hak cipta lagu dan musik resmi digratiskan. DJKI berharap kebijakan ini mendorong lebih banyak musisi mendaftarkan karya.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 22 Juli 2026
Pencatatan Hak Cipta Lagu Kini Gratis, DJKI Berlakukan Tarif Rp 0 Mulai 1 Agustus 2026
Bagikan