Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Gulkarmat DKI Hanya Bisa Menduga Penyebab Kebakaran di Kebon Kosong

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - Kamis, 23 Januari 2025
Gulkarmat DKI Hanya Bisa Menduga Penyebab Kebakaran di Kebon Kosong

Sisa-sisa kebakaran di Kebon Kosong, Kemayoran, Jakarta Pusat (MP/Didik)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com - Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) DKI Jakarta enggan berandai-andai soal penyebab kebakaran di Kebon Kosong, Kemayoran, Jakarta Pusat. Hal itu perlu proses penyelidikan dari Kepolisian soal dugaan ada orang yang sengaja membakar.

Gulkarmat DKI sendiri hingga kini masih menunggu identifikasi forensik terkait dengan penyebab kebakaran di Kemayoran.

"Kami hanya bisa menduga," kata Plt Kadis Gulkarmat DKI Jakarta, Satriadi Gunawan, Kamis (23/1).

Baca juga:

Warga Korban Kebakaran Kebon Kosong Kemayoran Ogah Direlokasi ke Rusun, Ingin Kembali ke Tempat Semula

Satriadi menjelaskan pihaknya hanya fokus pada proses pemadaman api saja di lokasi kejadian.

Oleh karena itu, pihaknya tidak punya kewenangan dalam menyelidiki penyebab kebakaran yang terjadi di Kemayoran, Jakarta Pusat.

"Memang area yang terbakar cukup luas dan bangunannya semi permanen. Peristiwa itu juga terjadi pukul 13.00 WIB," jelas Satriadi.

Baca juga:

Pemprov DKI Buka Opsi Relokasi Korban Kebakaran Kebon Kosong ke Rusun Wisma Atlet

Satriadi mengimbau agar masyarakat yang tinggal di wilayah padat penduduk apabila pemukimannya mengalami kebakaran maka jangan panik dan terus berusaha untuk memadamkan api.

Kemudian, masyarakat diminta segera melapor ke petugas pemadam kebakaran atau call center 112.

Satriadi menegaskan masyarakat tidak akan dipungut biaya apapun terkait dengan upaya pemadam kebakaran.

#Kebakaran #Kebon Kosong #Kebakaran Kemayoran
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Angga Yudha Pratama

Seorang jurnalis profesional, reporter senior, editor berita, dan asisten redaktur yang telah berkarya di industri media online nasional selama lebih dari satu dekade. Selalu mengedepankan akurasi, objektivitas, dan kualitas informasi dalam setiap karyanya berbekal dari pengalaman langsung bertahun-tahun melakukan peliputan di lapangan, penulisan berita, penyuntingan artikel, hingga pengelolaan konten digital. Keahlian tersebut membuat pemahaman secara menyeluruh proses produksi konten digital modern, mulai dari pencarian data, wawancara narasumber, verifikasi fakta, penulisan artikel, optimasi SEO, editing naskah, hingga publikasi berita sesuai kode etik jurnalistik. Lebih spesifik, pemahaman mengenai strategi optimasi SEO dan Digital Content untuk mesin pencari juga menjadi fokus saat ini di tengah disrupsi media. Keahlian itu meliputi SEO writing, content writing, copywriting, keyword research, semantic SEO, search intent, on page SEO, optimasi, artikel google, struktur heading SEO, evergreen content, optimasi readability, meta description hingga internal linking.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Dunia
Kebakaran Hutan Mengamuk di Kanada, Asap Menyelimuti Toronto hingga Kota-kota di Amerika Serikat
Meski tidak secara langsung mengancam kawasan perkotaan, asapnya telah menyebar ke wilayah yang sangat luas.
Dwi Astarini - Jumat, 17 Juli 2026
Kebakaran Hutan Mengamuk di Kanada, Asap Menyelimuti Toronto hingga Kota-kota di Amerika Serikat
Dunia
Kebakaran Klub Malam di Bangkok, Sedikitnya 28 Orang Tewas, 25 Luka Kritis
Api bermula di dekat panggung bar yang berada di kawasan populer Chatuchak.
Dwi Astarini - Selasa, 14 Juli 2026
  Kebakaran Klub Malam di Bangkok, Sedikitnya 28 Orang Tewas, 25 Luka Kritis
Indonesia
Akhirnya, Setelah 10 Hari Kebakaran TPA Jatiwaringin 100 Persen Padam!
BNPB memastikan kebakaran TPA Jatiwaringin di Tangerang seluas 15 hektare berhasil dipadamkan 100 persen setelah operasi darurat sejak 30 Juni. Pengungsi telah kembali ke rumah masing-masing.
Wisnu Cipto - Jumat, 10 Juli 2026
Akhirnya, Setelah 10 Hari Kebakaran TPA Jatiwaringin 100 Persen Padam!
Indonesia
Baru 45% Lahan TPA Jatiwaringi Padam, Mulai Hari Ini Tim Pemadaman Digenjot Lembur Sampai 11 Malam
: BNPB memperpanjang operasi pemadaman kebakaran TPA Jatiwaringin hingga pukul 22.00 WIB. Metode injeksi bawah permukaan dan water bombing digunakan untuk memadamkan api.
Wisnu Cipto - Selasa, 07 Juli 2026
Baru 45% Lahan TPA Jatiwaringi Padam, Mulai Hari Ini Tim Pemadaman Digenjot Lembur Sampai 11 Malam
Indonesia
Operasi 7 Hari Baru Berhasil Padamkan 45% Kebakaran TPA Jatiwaringin, Belasan Hektar Masih Membara
BNPB melaporkan progres pemadaman kebakaran TPA Jatiwaringin baru mencapai 45 persen dari total 14 hektare lahan terdampak. 300 personel gabungan dan helikopter water bombing dikerahkan.
Wisnu Cipto - Selasa, 07 Juli 2026
Operasi 7 Hari Baru Berhasil Padamkan 45% Kebakaran TPA Jatiwaringin, Belasan Hektar Masih Membara
Indonesia
Baru 40% Kebakaran TPA Jatiwaringin Padam, Ratusan Warga Kena ISPA. Status Tanggap Darurat Bisa Diperpanjang!
Kebakaran TPA Jatiwaringin di Tangerang memicu 139 kasus ISPA dan 232 warga mengungsi. Status darurat berlaku 1–14 Juli 2026, namun bisa diperpanjang bila api belum padam.
Wisnu Cipto - Senin, 06 Juli 2026
Baru 40% Kebakaran TPA Jatiwaringin Padam, Ratusan Warga Kena ISPA. Status Tanggap Darurat Bisa Diperpanjang!
Indonesia
Modifikasi Cuaca Belum Bisa Jadi Solusi Kebakaran TPA Jatiwaringi, BMKG Buka-bukaan Alasannya!
BMKG menyebut operasi modifikasi cuaca belum bisa dilakukan untuk kebakaran TPA Jatiwaringin karena potensi awan rendah.
Wisnu Cipto - Kamis, 02 Juli 2026
Modifikasi Cuaca Belum Bisa Jadi Solusi Kebakaran TPA Jatiwaringi, BMKG Buka-bukaan Alasannya!
Berita
Imbas Kebakaran Terra Drone, Sudin Citata Jaksel Periksa Ketat 650 Gedung
Sudin Citata Jaksel memeriksa 650 gedung. Lalu, ditemukan bangunan tanpa SLF dalam pemeriksaan itu.
Soffi Amira - Kamis, 02 Juli 2026
Imbas Kebakaran Terra Drone, Sudin Citata Jaksel Periksa Ketat 650 Gedung
Indonesia
Prancis Selatan Dilanda Kebakaran Hebat, Ratusan Pemadam Dikerahkan
Pihak berwenang Prancis pun menetapkan status siaga merah tertinggi di enam wilayah Mediterania karena ada risiko kebakaran hutan yang "sangat tinggi".
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 02 Juli 2026
Prancis Selatan Dilanda Kebakaran Hebat, Ratusan Pemadam Dikerahkan
Indonesia
Tim Medis Siaga 24 Jam di TPA Sampah Jatiwaringin, Pantau Kesehatan Warga Terdampak Asap
Pengerahan tim medis ini perlu dilakukan mengingat asap pekat yang dihasilkan dari material sampah mulai mengganggu permukiman warga.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 02 Juli 2026
Tim Medis Siaga 24 Jam di TPA Sampah Jatiwaringin, Pantau Kesehatan Warga Terdampak Asap
Bagikan