Gubernur Jakarta Dipilih Presiden Akan Torehkan Catatan Buruk dalam Sejarah

Zulfikar SyZulfikar Sy - Jumat, 08 Desember 2023
Gubernur Jakarta Dipilih Presiden Akan Torehkan Catatan Buruk dalam Sejarah

Ilustrasi - Warga berolahraga pagi di kawasan Monumen Nasional Jakarta. ANTARA/Maryati/aa

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Sorotan terhadap Rancangan Undang-Undang Daerah Khusus Jakarta (RUU DKJ) terus berdatangan. Pasalnya, di sana memuat salah satu pasal soal pemilihan gubernur dan wakil gubernur Jakarta ditunjuk langsung presiden dengan pertimbangan DPRD

Anggota DPR dari Fraksi Golkar Firman Soebagyo mengatakan bahwa fraksinya tegas mengusulkan mekanisme pemilihan gubernur dan wakil gubernur Jakarta tetap dipilih seperti sekarang, di mana gubernur dipilih lewat pemilu dan bupati/wali kota ditunjuk gubernur.

Hal ini, kata Firman, menjadi penting mengingat untuk menjaga stabilitas politik dan kondusifitas Jakarta selama ini sudah cukup baik dan pemenuhan terhadap pelaksanaan demokrasi selama ini sudah berjalan dengan baik.

Baca Juga:

Tolak Gubernur Jakarta Ditunjuk Presiden, Surya Paloh Anggap Kebijakan Tak Hargai Demokrasi

"Mengingat bahwa Jakarta akan dikhususkan untuk pusat perdagangan internasional dan domestik kalau tidak dipersamakan dengan provinsi lain memiliki otonomi penuh sesuai amanah UUD NRI 1945 untuk menjaga stabilitas politik dan suksesnya provinsi Jakarta dengan kekhususannya,” kata dia kepada wartawan dikutip di Jakarta, Jumat (8/12).

Fraksi Partai Golkar mengusulkan posisi tetap seperti saat ini, otonomi provinsi.

“Yakni gubernur dipilih langsung oleh rakyat melalui pilkada, dan bupati/wali kota ditetapkan oleh gubernur, dan DPRD hanya ada di tingkat provinsi," kata jelas Firman.

Menurutnya, jika gubernur dan wakil gubernur ditunjuk langsung oleh presiden, maka hal itu menunjukkan sebuah kemunduran politik dan mendegradasi nilai-nilai dan hak demokrasi rakyat sudah dimiliki sejak reformasi.

"Bilamana gubernur dan wakil gubernur ditunjuk presiden ini sebuah kemunduran dalam berdemokrasi dan akan menjadi catatan buruk dalam sejarah Jakarta," tegas anggota Badan Legislasi DPR itu.

Baca Juga:

3 Cara Cegah Bakteri Mycoplasma Menurut Dinkes DKI Jakarta

Dia mengingatkan bahwa semua pihak juga harus mendengarkan aspirasi rakyat dan khususnya masyarakat Betawi juga harus diberi kesempatan untuk mengikuti proses demokrasi ini.

Terlebih, sebutnya, banyak tokoh Betawi mungkin layak mencalonkan sebagai gubernur dan wakil gubernur.

"Jangan mengubah-ubah tatanan demokrasi yang sudah baik, itu dapat menimbulkan kemarahan rakyat," pungkas Firman. (Knu)

Baca Juga:

Surya Paloh Instruksikan Kader NasDem Tolak Upaya Gubernur Jakarta Dipilih Presiden

#Jakarta #Golkar
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Berita Foto
Jelang HUT ke-81 Kemerdekaan RI, Penjual Bendera Musiman Mulai Menjamur
Pedagang musiman menjajakan bendera merah putih kepada pembeli di Trotoar Jalan Raya Ragunan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Senin (10/8/2026).
Didik Setiawan - Senin, 10 Agustus 2026
Jelang HUT ke-81 Kemerdekaan RI, Penjual Bendera Musiman Mulai Menjamur
Berita Foto
Jelang HUT ke-81 RI, Istana Merdeka Dipoles Nuansa Merah Putih
Sejumlah ornamen bernuansa Merah Putih menghiasi kawasan Istana Merdeka, Jakarta, menjelang peringatan HUT ke-81 Republik Indonesia, Senin (10/8/2026).
Didik Setiawan - Senin, 10 Agustus 2026
Jelang HUT ke-81 RI, Istana Merdeka Dipoles Nuansa Merah Putih
Berita Foto
Melihat Kondisi JPO Love-Hate Relationship Kuningan yang Terancam Dibongkar
Beberapa pejalan kaki melintasi Jembatan Penyebrangan Orang (JPO) Kuningan di Jakarta Selatan, Senin (10/8/2026).
Didik Setiawan - Senin, 10 Agustus 2026
Melihat Kondisi JPO Love-Hate Relationship Kuningan yang Terancam Dibongkar
Indonesia
Saat HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia Tarif Transortasi Jakarta Rp 1
Pemberlakuan tarif Rp1 itu menjadi bagian dari upaya menghadirkan kemeriahan peringatan HUT Kemerdekaan RI sekaligus memberikan kemudahan bagi masyarakat untuk bepergian menggunakan transportasi publik.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 10 Agustus 2026
Saat HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia Tarif Transortasi Jakarta Rp 1
Berita Foto
Mengintip Latihan AC Milan di Stadion Madya GBK Senayan Jakarta
Pelatih AC Milan Ruben Amorim memberikan arahan kepada para pemain saat sesi latihan di Stadion Madya, Senayan, Jakarta, Jumat (7/8/2026).
Didik Setiawan - Jumat, 07 Agustus 2026
Mengintip Latihan AC Milan di Stadion Madya GBK Senayan Jakarta
Indonesia
Pramono Peringatkan Hotel dan Restoran Hentikan Buang Sampah Secara Ilegal
Mencegah hal serupa terulang, dia juga menginstruksikan Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik (Kominfotik) DKI Jakarta agar mengumumkan pelaku yang membuang dan menimbun sampah secara ilegal.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 07 Agustus 2026
Pramono Peringatkan Hotel dan Restoran Hentikan Buang Sampah Secara Ilegal
Indonesia
Tim 9 Geledah Rumah di Bandung Diduga Milik Tersangka Nurman Herin Terkait Kasus Febrie Adriansyah
Penyidikan dilakukan berdasarkan Surat Perintah Penyidikan (Sprindik) Nomor Print-03/F.2/Fd.2/07/2026 yang diterbitkan pada 20 Juli 2026.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 06 Agustus 2026
Tim 9 Geledah Rumah di Bandung Diduga Milik Tersangka Nurman Herin Terkait Kasus Febrie Adriansyah
Berita Foto
Jelang Musikal Home Sweet Loan, Kisah Kaluna Mengejar Mimpi Punya Rumah
Penyanyi Idgitaf membawakan lagu berjudul Berakhir di Aku saat konferensi pers jelang pementasan drama musikal "Home Sweet Loan" di Jakarta, Kamis (6/8/2026).
Didik Setiawan - Kamis, 06 Agustus 2026
Jelang Musikal Home Sweet Loan, Kisah Kaluna Mengejar Mimpi Punya Rumah
Berita Foto
Antusias Siswa SDN Kramat Jati 02 Pagi Ikuti Cek Kesehatan Gratis dan Imunisasi
Siswi SDN Kramat Jati 02 Pagi mengikuti pemeriksaan kesehatan gratis melalui Program CKG dan BIAS di Kramat Jati, Jakarta Timur, Kamis (6/8/2026).
Didik Setiawan - Kamis, 06 Agustus 2026
Antusias Siswa SDN Kramat Jati 02 Pagi Ikuti Cek Kesehatan Gratis dan Imunisasi
Indonesia
Pramono Berniat Menaikkan Nilai Surat Utang, Buat Bangun LRT Manggarai-Dukuh Atas
Sebelumnya, rencana nilai obligasi daerah yang bakal diterbitkan sebesar Pemerintah DKI senilai Rp 3,5 triliun.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 05 Agustus 2026
Pramono Berniat Menaikkan Nilai Surat Utang, Buat Bangun LRT Manggarai-Dukuh Atas
Bagikan