Gubernur BI: Pertumbuhan Ekonomi India Berdampak Positif terhadap Indonesia

Zulfikar SyZulfikar Sy - Sabtu, 04 Maret 2023
Gubernur BI: Pertumbuhan Ekonomi India Berdampak Positif terhadap Indonesia

Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo mengecek penerapan QRIS di Pasar Gede Solo, Jumat (3/3). (MP/Ismail)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Saat ini India menjadi negara dengan perkembangan ekonomi tinggi. Hal itu bisa berdampak pada negara lain, khususnya Indonesia.

"Pertumbuhan ekonomi India yang pesat ini dinilai berpeluang besar untuk mengembangkan sektor ekonomi di Indonesia," kata Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo di sela kunjungan kerja di Solo, Jumat (3/3).

Dikatakannya, pertumbuhan ekonomi di India saat ini 5,8 persen. Tahun depan, diprediksi naik menjadi 6,3 persen.

Baca Juga:

Menko Perekonomian Sebut Stabilitas Politik Indonesia Dapat Tarik Investasi

"Tentunya hal ini menjadi peluang besar bagi Indonesia, khususnya di bidang pariwisata, batu bara, hingga energi," katanya.

Dikatakannya, India banyak yang gemar berwisata ke Indonesia, termasuk Jawa dan Bali. Selain itu, juga berpeluang untuk furnitur dan kuliner.

"Tiongkok juga memiliki peluang usaha yang cukup besar, karena di tengah ekonomi global yang menurun, pertumbuhan ekonomi di Tiongkok sangat bagus," kata dia.

Ia mengatakan, saat ini pertumbuhan ekonomi Tiongkok 4,6 persen, tapi tahun depan bisa meningkat menjadi 5,6 persen.

"Kami melihat peluang ekonomi di dunia global yang dinilai cukup besar adalah ke arah negara Tiongkok, Jepang, Korea, serta India," katanya.

Baca Juga:

Puncak Pemulihan Ekonomi Terjadi saat Libur Lebaran 2023

Ia menambahkan, ekonomi global akhir tahun kemarin menurun jadi 2,3 persen, tetapi peluang tahun ini naik menjadi 2,9 persen.

"Dengan kondisi Tiongkok yang membaik maka bisa tumbuh menjadi 5,1 persen,” katanya.

Di sisi lain, Perry Warjiyo juga mengecek penerapan sistem pembayaran Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) oleh para pedagang di Pasar Gede Solo, Jawa Tengah, Jumat.

"Penerapan QRIS di Pasar Gede Solo bagus. Harga-harga di Pasar Gede juga stabil, apakah beras, cabai," katanya.

Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka mengatakan, pertumbuhan ekonomi Kota Solo dari yang negatif saat ini menjadi salah satu kota yang tertinggi di Indonesia yakni 6,25 persen. Selain itu, angka inflasi juga sangat rendah. Serta Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) yang maju. (Ismail/Jawa Tengah)

Baca Juga:

Menhub Minta Biaya Pelabuhan Semakin Ekonomis

#India #Ekonomi #Ekonomi Indonesia #Pertumbuhan Ekonomi Indonesia #Pertumbuhan Ekonomi
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Bakom Tegaskan tak Ada Niat Menempatkan BI di Bawah Pemerintah
Independensi tidak boleh mengorbankan koordinasi antarlembaga.
Dwi Astarini - Jumat, 21 Agustus 2026
Bakom Tegaskan tak Ada Niat Menempatkan BI di Bawah Pemerintah
Indonesia
Ekonom Minta Pemerintah tak Intervensi BI, Indonesia Kembali ke Masa Purba
BI merupakan bank sentral yang wewenangnya bebas dari campur tangan pemerintah atau pihak lain.
Dwi Astarini - Jumat, 21 Agustus 2026
Ekonom Minta Pemerintah tak Intervensi BI, Indonesia Kembali ke Masa Purba
Berita Foto
DBS Indonesia Dorong Pembiayaan untuk Lima Sektor Berkelanjutan
Peluncuran Riset: The Sustainability Shift: Indonesia's Industrial Landscape in Five Key Sectors, Opportunities and Risks Jakarta, Kamis (20/8/2026).
Didik Setiawan - Kamis, 20 Agustus 2026
DBS Indonesia Dorong Pembiayaan untuk Lima Sektor Berkelanjutan
Indonesia
Posisi Utang Luar Negeri Indonesia Naik Lagi, Tembus Rp 8,09 Kuadriliun di Triwulan II-2026
BI melaporkan ULN Indonesia triwulan II-2026 naik 4,4% yoy menjadi USD 453,4 miliar dengan rasio ULN terhadap PDB 30,6%.
Wisnu Cipto - Selasa, 18 Agustus 2026
Posisi Utang Luar Negeri Indonesia Naik Lagi, Tembus Rp 8,09 Kuadriliun di Triwulan II-2026
Lifestyle
6 Jurusan Kuliah dengan Lulusan Paling Banyak Menganggur, Manajemen Teratas
BPS mencatat 1,03 juta pengangguran terdidik per Mei 2026. Simak 6 jurusan kuliah dengan lulusan paling banyak menganggur dan penyebabnya.
ImanK - Senin, 17 Agustus 2026
6 Jurusan Kuliah dengan Lulusan Paling Banyak Menganggur, Manajemen Teratas
Indonesia
Pertumbuhan Ekonomi Tertinggi dalam 13 Tahun, Mengapa Prabowo Patok Target Luar Biasa di 2027?
Sepanjang semester I 2026, ekonomi Indonesia berhasil tumbuh 5,45 persen (yoy)
Angga Yudha Pratama - Jumat, 14 Agustus 2026
Pertumbuhan Ekonomi Tertinggi dalam 13 Tahun, Mengapa Prabowo Patok Target Luar Biasa di 2027?
Indonesia
Prabowo Ungkap Ekonomi Indonesia Tetap Berdiri Tegak, Pertumbuhan Semester I 2026 Tertinggi dalam 13 Tahun
Prabowo menyebut ekonomi Indonesia pada semester I 2026 tumbuh pada level tertinggi dalam 13 tahun terakhir. Pendapatan negara hingga Juli tumbuh 21,3%.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 14 Agustus 2026
Prabowo Ungkap Ekonomi Indonesia Tetap Berdiri Tegak, Pertumbuhan Semester I 2026 Tertinggi dalam 13 Tahun
Indonesia
Eddy Soeparno Harap Pidato Kenegaraan Prabowo Tegaskan Target Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen
Wakil Ketua MPR RI, Eddy Soeparno, berharap pidato kenegaraan Presiden RI, Prabowo Subianto, tegaskan pertumbuhan ekonomi.
Soffi Amira - Jumat, 14 Agustus 2026
Eddy Soeparno Harap Pidato Kenegaraan Prabowo Tegaskan Target Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen
Indonesia
Paruh ke-2 Tahun 2026, Ekonomi Indonesia Hanya Tumbuh 5 Persen
Sebagai salah satu mitra dagang utama Indonesia, perlambatan ekonomi China, menekan perdagangan global dan permintaan komoditas Indonesia.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 11 Agustus 2026
Paruh ke-2 Tahun 2026, Ekonomi Indonesia Hanya Tumbuh 5 Persen
Indonesia
Ekonom Dorong BI Kurangi Ketergantungan SRBI untuk Perkuat Stabilitas Rupiah
Ekonom Achmad Nur Hidayat menilai tingginya imbal hasil instrumen keuangan belum cukup menopang rupiah. Ia mendorong BI mengubah bauran kebijakan.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 10 Agustus 2026
Ekonom Dorong BI Kurangi Ketergantungan SRBI untuk Perkuat Stabilitas Rupiah
Bagikan