Green Pass Jadi Syarat Turis Italia Berwisata
Bisa diakses lewat aplikasi di gawai. (Foto: The Florentine)
BUKTI vaksinasi COVID-19 sekarang ini menjadi salah satu syarat jika ingin bepergian. Salah satunya pemerintah Italia mewajibkan turis menunjukkan green pass yang memperlihatkan bukti vaksinasi, tes negatif terbaru, atau tes telah sembuh dari COVID-19 untuk mengakses tempat wisata.
Green pass ini bisa diperlihatkan lewat gawai atau dalam bentuk kertas dan didapatkan oleh mereka yang sudah mendapat vaksin COVID-19, negatif dari virus dalam 48 jam terakhir, atau sudah sembuh dari COVID-19 dalam kurun enam bulan terakhir. Aturan ini berlaku untuk usia di atas 12 tahun.
Mengutip laman Independent, sertifikat vaksin tersebut dikeluarkan oleh Uni Eropa dan kawasan Schengen di Italia, begitu juga sertifikat yang dikeluarkan oleh AS, Kanada, Jepang, dan Israel. Green pass membuat pemiliknya bisa masuk ke area dalam ruangan tempat makan dan minum, acara dan olahraga, museum dan institusi budaya, kolam renang, gym, aula olahraga, spa, konferensi, taman bermain, hingga kasino.
Baca juga:
Mulai 1 September 2021 nanti, green pass juga diwajibkan untuk para penumpang pesawat, kapal, kereta, dan layanan bus jarak jauh.
Selain Italia, Israel juga menjadi salah satu syarat bagi warganya yang ingin menonton konser musik. Adanya kebijakan baru ini disambut baik warga Israel. Salah seorang pengusaha asal Israel, Doron Zicher, mengatakan merasa aman saat menonton konser musik karena adanya vaksin tersebut.
“Setelah setahun tinggal di rumah dalam lingkungan yang terisolasi, rasanya menyenangkan untuk pergi keluar dan mengalami pertunjukan dan kegiatan publik. Ini memberikan perlindungan juga perasaan nyaman untuk duduk di antara orang-orang yang divaksinasi,” ujar Zicher yang ingin menonton penyanyi Israel, Nurit Galron, mengutip Reuters.
Baca juga:
Israel mengeluarkan surat izin pada akhir pekan sebelum konser tersebut diadakan dalam situasi pemulihan ekonomi. Pemerintah terus melakukan berbagai upaya untuk mengistruksikan seluruh warga Israel agar dapat segera divaksin melalui dua dosis yang dibutuhkan.
Hampir setengah orang Israel telah menerima dosis vaksin pertama namun belum untuk dosis vaksin kedua. Melalui konser musik tersebut, diharapkan dapat menyadarkan warga Israel agar segera melakukan seluruh vaksinasi COVID-19 dalam menjaga kesehatannya. (and)
Baca juga:
Pandemi Belum Usai, 5.000 Orang Hadiri Konser Musik di Spanyol
Bagikan
Andreas Pranatalta
Berita Terkait
Promo Ancol 2026: Tiket Masuk Rp 35 Ribu, Gratis Voucher Makan Rp 20 Ribu
Syahbandar Larang Kapal Wisata Labuan Bajo Berlayar Malam Hari
Kereta Panoramic Jadi Favorit Wisata Nataru 2025-2026, Pelanggan Capai 11.819 Orang
Cirebon Jadi Tujuan Pariwisata Baru saat Nataru 2026, KAI Catat 274 Ribu Penumpang Kereta Api Turun dan Naik
Penumpang KA Panoramic Tembus 150 Ribu Orang per Tahun, Bukti Naik Kereta Jadi Tren Baru Berlibur
Menikmati Keindahan Senja di Pantai Pattaya, Wajah Lain Wisata Alam Thailand
Teater Bintang Planetarium Buka Sampai April 2026, Fasilitas Canggih Siap Bikin Pemuda Jakarta Pintar
Setelah Kemalingan, Museum Louvre Alami Kebocoran yang Merusak Koleksi Buku
Ketok Harga Bikin Orang Kapok Liburan di Banten, DPRD Desak Regulasi Tarif Wisata
Wisatawan Indonesia Andalkan Fitur AI untuk Rekomendasi dan Layanan Hotel