Google Perluas Pilihan Pembayaran Play Store

Raden Yusuf NayamenggalaRaden Yusuf Nayamenggala - Senin, 05 September 2022
Google Perluas Pilihan Pembayaran Play Store

Perusahaan teknologi Raksasa yakni Google, mengumumkan perluasan pilihan pembayaran Play Store (Foto: pixabay/mitch3luo)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

GOOGLE telah mengumumkan perluasan pilihan pembayaran Play Store. Hal tersebut memungkinkan pengguna untuk memilih sistem pembayaran alternatif untuk pembelian di dalam aplikasi.

Negara yang mendapat perluasan tersebut yakni Australia, Jepang, India, Wilayah Ekonomi Eropa (EEA), dan Indonesia. Pihak google mendorong semua developer non-game secara global untuk mengajukan program tersebut.

Apabila memenuhi syarat, maka para developer non-game secara global bisa menggunakan sistem pembayaran pihak ketiga di wilayah yang telah disebutkan di atas. Google juga telah memperkenalkan kebijakan serupa untuk developer dan pengguna non-game di EEA pada Juli 2022.

Baca juga:

Google akan Hapus Sejumlah Tempat yang Bisa Memicu Masalah Hukum

erusahaan teknologi Raksasa yakni Google, mengumumkan perluasan pilihan pembayaran Play Store (Foto: pixabay/victoria_borodinova)

Terdapat diskon sebanyak tiga persen untuk biaya pengembang yang menggunakan sistem penagihan pihak ketiga di wilayah EEA. Dengan adanya pengumuman tersebut, Google menawarkan diskon 4 persen untuk biaya kepada developer.

Detail lebih lanjut tentang hal tersebut, dikabarkan akan segera tersedia dalam beberapa pekan mendatang. Informasi ini sangat penting bagi sejumlah developer, karena presentasi pemotongan yang diambil Google, akan menentukan apakah mereka bersedia melewat ikerepotan mengganti pemroses pembayaran.

Kendati ekspansi baru tersebut mencakup beberapa pasar Android terbesar seperti India dan Indonesia, Google sepertinya mengabaikan pasar AS, di mana para pembuat undang-undang tengah menjajaki aturan yang bertujuan untuk mengekang monopoli Apple dan Google atas toko aplikasi.

Pada Juli 2022, Google menyetujui penyelesaian USD 90 dengan developer yang berbasis di Amerika Serikat tentang masalah biaya Play Store.

"Android selalu menjadi sistem operasi terbuka yang unik, dan kami terus mengembangkan platform kami dan meningkatkan pilian yang tersedia bagi pengembang dan pengguna, sambil mempertahankan kemampuan kami untuk berinvetasi dalam ekosistem," ujar Juru bicara google, seperti yang dikutip dari laman Tech Crunch.

Baca juga:

Engineer Google Klaim Teknologi AI Punya Perasaan

Terdapat diskon sebanyak tiga persen untuk biaya pengembang yang menggunakan sistem penagihan pihak ketiga di wilayah EEA (Foto: unsplash/benjamin_dada)

Lebih lanjut Google menambahkan, bahwa pihaknya akan berbagi lebih banyak dalam beberapa bulan mendatang, karena Google terus membangun dan mengulanginya dengan mitra percontohan.

Pertama kali google menguji coba program tersebut dengan Spotify pada Maret 2022, dan mengatakan akan perlahan-lahan membuat sistem penagihan pihak ketiga tersedia di semua pasar tempat Spotify Premium tersedia.

Selain itu, pada Mei 2022, Google telah mencapai kesepakatan dengan Match Group atas aplikasinya yang menawarkan opsi pembayaran alternatif, untuk pembelian dalam aplikasi.

Google telah menawarkan sistem pembayaran pihka ketiga pada Play Store untuk pengguna yang berbasis di Korea Selatan, setelah negara tersebut mengeluarkan undang-undang yang melarang Google mewajibkan sistem pembayaran untuk pembelian pada aplikasi. Tapi, google menawarkan diskon 4% untuk biaya developer di Korea Selatan. (Ryn)

Baca juga:

Melihat Lebih Dekat Fitur Baru Google Maps 'Immersive View'

#Google
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Raden Yusuf Nayamenggala

I'm not perfect but special
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Ingat! Hal Ini Yang Tidak Ada Tergantikan Oleh AI
AI pada dasarnya bekerja berdasarkan data dan instruksi yang diberikan manusia sehingga cenderung hanya mampu bereaksi terhadap apa yang dipelajarinya.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 16 Juli 2026
Ingat! Hal Ini Yang Tidak Ada Tergantikan Oleh AI
Lifestyle
Indonesia Masuk Wilayah Tercepat Penggunaan Gemini, Prompt Gunakan Bahasa Lokal
Laporan menunjukkan 75 persen permintaan kepada Gemini di kawasan berasal dari perangkat seluler. Lebih dari 40 persen perintah telah menggunakan masukan multimodal berupa suara, foto, atau video
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 15 Juli 2026
Indonesia Masuk Wilayah Tercepat Penggunaan Gemini, Prompt Gunakan Bahasa Lokal
Indonesia
Pemotor Wanita Tanpa SIM Nekat Terobos Tol Jakarta-Cikampek KM 50, Google Maps Makan Korban Lagi
Beruntung, kesigapan petugas Kepolisian didukung tim layanan jalan tol berhasil menghentikan laju kendaraan sebelum fatalitas kecelakaan terjadi
Angga Yudha Pratama - Rabu, 01 Juli 2026
Pemotor Wanita Tanpa SIM Nekat Terobos Tol Jakarta-Cikampek KM 50, Google Maps Makan Korban Lagi
Tekno
Android 17: Transfer Data iPhone Kini Lebih Mudah
Android 17 hadir dengan fitur transfer data iPhone tanpa kabel, AI Gemini Intelligence, keamanan lebih ketat, multitasking canggih, dan dukungan HyperOS 4 untuk sejumlah HP Xiaomi
ImanK - Jumat, 19 Juni 2026
Android 17: Transfer Data iPhone Kini Lebih Mudah
Indonesia
Uni Eropa Segera Denda Google, Dihitung Berdasarkan Omzet Perusahaan
Google menyatakan bersedia bekerja sama dengan regulator, namun menganggap banyak tuntutan tersebut justru kontraproduktif.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 26 Mei 2026
Uni Eropa Segera Denda Google, Dihitung Berdasarkan Omzet Perusahaan
Fashion
Google Photos Hadirkan Fitur 'Wardrobe', Lemari Digital yang Bisa Mix & Match Outfit
Google Photos akan menghadirkan fitur AI 'Wardrobe' yang mampu mengubah foto menjadi lemari pakaian digital. Bisa mix & match outfit hingga try-on virtual.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 30 April 2026
Google Photos Hadirkan Fitur 'Wardrobe', Lemari Digital yang Bisa Mix & Match Outfit
Indonesia
Bandel Google Abaikan PP Tunas Terancam Pada Penutupan Akses
Mengikuti prosedur dalam regulasi tersebut, Google mendapat sanksi berupa teguran melalui surat dari Direktur Jenderal Pengawasan Ruang Digital Kemkomdigi.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 10 April 2026
Bandel Google Abaikan PP Tunas Terancam Pada Penutupan Akses
Indonesia
YouTube Tetap Bandel Langgar PP Tunas, Google Kena Rapor Merah dan Surat Teguran
Pemerintah Indonesia menjatuhkan rapor merah dan sanksi kepada Google sebagai pemilik YouTube karena dinilai tidak menunjukkan iktikad untuk batas usia minimal pengakses 16 tahun yang diatur dalam PP Tunas.
Wisnu Cipto - Kamis, 09 April 2026
YouTube Tetap Bandel Langgar PP Tunas, Google Kena Rapor Merah dan Surat Teguran
Indonesia
Langgar PP Tunas, Meta dan Google Dicecar 29 Pertanyaan Saat Diperiksa Komdigi
Meta dan Google belum memenuhi kewajiban membatasi akses anak16 tahun ke bawah di Indonesia
Wisnu Cipto - Selasa, 07 April 2026
Langgar PP Tunas, Meta dan Google Dicecar 29 Pertanyaan Saat Diperiksa Komdigi
Fun
Bocoran HP yang Akan Dapat Android 17, Ada realme hingga Oppo
Cek daftar smartphone yang dapat Android 17 dari Samsung, Xiaomi, Pixel, OPPO, realme hingga Vivo. Lihat apakah HP kamu masuk update 2026.
ImanK - Rabu, 18 Februari 2026
Bocoran HP yang Akan Dapat Android 17, Ada realme hingga Oppo
Bagikan