Getty Images Gugat AI Pembuat Karya Seni Stable Diffusion

Andrew FrancoisAndrew Francois - Rabu, 08 Februari 2023
Getty Images Gugat AI Pembuat Karya Seni Stable Diffusion

Pemberitahuan sudah dikirimkan sebelum gugatan dilayangkan. (Foto: Unsplash/Tingey Injury Law Firm)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

PERUSAHAAN media visual dan penyuplai stok foto Getty Images menggugat mesin AI pencipta karya seni Stable Diffusion atas dugaan pelanggaran hak cipta. Seperti diungkapkan The Verge, Selasa (7/2), perusahaan itu mengatakan bahwa Stable Diffusion telah secara tidak sah menyalin dan memproses jutaan gambar Getty Images.

Pasalnya, gambar-gambar yang diunggah oleh Getty Images dilindungi hak cipta dan menyalin foto-foto itu menjadi tindakan melanggar hukum. Pencipta AI itu melatih perangkat mereka untuk melakukan hal melanggar aturan tersebut, dan Getty Images telah memulai proses hukum di Pengadilan Tinggi London.

CEO Getty Images Craig Peters mengatakan bahwa perusahaan telah mengeluarkan informasi mengenai surat sebelum tindakan kepada Stable Diffusion mengenai hal tersebut. Kini, mereka akan mengirim pemberitahuan resmi tentang litigasi yang akan datang di Inggris.

Baca juga:

Sambut Metaverse, Mark Zuckerberg Beberkan Proyek AI Terbaru Meta

Stable Diffusion mengambil data foto Getty Images tanpa izin. (Foto: Hugging Face)

"Pendorong surat (gugatan) itu adalah penggunaan kekayaan intelektual orang lain oleh Stable Diffusion tanpa izin atau pertimbangan, untuk membangun penawaran komersial demi keuntungan finansial mereka sendiri," kata Peters.

Peters menambahkan bahwa dirinya tak yakin penerapan khusus penawaran komersial kepada Stable Diffusion akan tercakup dalam transaksi wajar di Inggris atau penggunaan wajar di AS. Stable Diffusion juga tidak berupaya menjangkau Getty Images untuk memanfaatkan materi foto mereka.

Maka dari itu, Getty Images memutuskan untuk mengambil tindakan tersebut demi melindungi hak kekayaan intelektual mereka dan para kontributor yang telah bekerja untuk menciptakan karya-karya foto itu. Sementara, perwakilan pers Stable Diffusion Angela Pontarolo belum bisa berkomentar mengenai hal itu.

Gugatan tersebut menandai eskalasi dalam pertarungan hukum yang berkembang antara perusahaan AI dan pembuat konten untuk mendapatkan kredit, keuntungan, dan arah masa depan industri kreatif. Alat seni AI seperti Stable Diffusion mengandalkan gambar buatan manusia untuk data pelatihan.

Baca juga:

Dishub DKI Gunakan AI untuk Atasi Kemacetan

AI teknologi baru yang kerap bikin resah industri lama. (Foto: Unsplash/Markus Winkler)

Sering kali mereka mengambil data dari web, dan tanpa sepengetahuan atau persetujuan pembuatnya. Perusahaan AI mengklaim praktik itu dicakup undang-undang seperti doktrin penggunaan wajar AS, tetapi banyak pemegang hak tak setuju dan menganggap itu sebagai kegiatan nan melanggar hak cipta.

Peters membandingkan lanskap hukum saat ini di kancah AI generatif dengan masa-masa awal musik digital. Saat itu perusahaan seperti Napster menawarkan layanan populer namun ilegal sebelum kesepakatan baru dicapai dengan pemegang lisensi seperti label musik.

"Saya tidak berpikir ini tentang kerusakan dan ini bukan tentang menghentikan distribusi teknologi ini. Saya pikir ada cara untuk membangun model generatif yang menghargai kekayaan intelektual," tandas Peters. (waf)

Baca juga:

Engineer Google Klaim Teknologi AI Punya Perasaan

#Teknologi
Bagikan
Ditulis Oleh

Andrew Francois

I write everything about cars, bikes, MotoGP, Formula 1, tech, games, and lifestyle.

Berita Terkait

Tekno
Apple akan Naikkan Harga Produk, Ledakan AI Dorong Kenaikan Biaya Cip
Penaikan harga tersebut tidak dapat dihindari karena situasi terkait dengan cip memori telah menjadi tidak berkelanjutan.
Dwi Astarini - Kamis, 18 Juni 2026
Apple akan Naikkan Harga Produk, Ledakan AI Dorong Kenaikan Biaya Cip
Tekno
Bocoran iPhone Air 2: Hadir dengan Kamera Ultra-Wide dan Performa Lebih Kencang
iPhone Air 2 kabarnya akan hadir dengan konsep baru. HP itu membawa kamera ganda dan baterai yang lebih awet.
Soffi Amira - Kamis, 18 Juni 2026
Bocoran iPhone Air 2: Hadir dengan Kamera Ultra-Wide dan Performa Lebih Kencang
Tekno
Vivo X Fold 6 Meluncur Juli 2026, Bawa Baterai 7.000mAh dan Kamera 200MP
Vivo X Fold 6 kabarnya meluncur global pada Juli 2026 mendatang. HP ini membawa baterai 7.000mAh dan kamera 200MP.
Soffi Amira - Kamis, 18 Juni 2026
Vivo X Fold 6 Meluncur Juli 2026, Bawa Baterai 7.000mAh dan Kamera 200MP
Tekno
OPPO Reno 15A Diam-diam Meluncur, Bawa Baterai 7.000mAh dan Snapdragon 6 Gen 1
OPPO Reno 15A diam-diam meluncur di Jepang. HP ini membawa baterai jumbo 7.000mAh dan kamera 50MP.
Soffi Amira - Kamis, 18 Juni 2026
OPPO Reno 15A Diam-diam Meluncur, Bawa Baterai 7.000mAh dan Snapdragon 6 Gen 1
Tekno
Apple Kemungkinan Tak Rilis iPhone 18 di 2026, Fokus ke Seri Fold dan Pro
Apple kemungkinan menunda peluncuran iPhone 18 reguler hingga 2027. iPhone 18 Pro dan iPhone lipat pertama disebut tetap meluncur pada 2026.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 18 Juni 2026
Apple Kemungkinan Tak Rilis iPhone 18 di 2026, Fokus ke Seri Fold dan Pro
Tekno
Xiaomi 18 Pro Kabarnya Debut Lebih Awal, Mulai Ikuti Strategi Apple?
Xiaomi 18 Pro kabarnya meluncur lebih awal. Lalu, versi Standar akan menyusul pada 2027 mendatang.
Soffi Amira - Rabu, 17 Juni 2026
Xiaomi 18 Pro Kabarnya Debut Lebih Awal, Mulai Ikuti Strategi Apple?
Indonesia
Disrupsi Teknologi Jadi Bahan Ajar Para Sarjana, Magister, dan Doktor Ilmu Kepolisian
Gencarnya informasi tanpa terakurasi, dapat menimbulkan konflik di tengah masyarakat.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 17 Juni 2026
Disrupsi Teknologi Jadi Bahan Ajar Para Sarjana, Magister, dan Doktor Ilmu Kepolisian
Indonesia
Denny JA Perkenalkan Teori Kerusuhan Era Digital, Soroti Peran Kelas Rentan Digital
Pendiri LSI, Denny JA, memperkenalkan Teori Kerusuhan Era Digital. Ia menyoroti peristiwa yang terjadi pada Agustus 2025.
Soffi Amira - Selasa, 16 Juni 2026
Denny JA Perkenalkan Teori Kerusuhan Era Digital, Soroti Peran Kelas Rentan Digital
Tekno
Xiaomi 18 Muncul di Database IMEI GSMA, Pertanda Meluncur November 2026?
Xiaomi 18 kini muncul di database IMEI GSMA. HP tersebut diperkirakan meluncur November 2026 mendatang.
Soffi Amira - Minggu, 14 Juni 2026
Xiaomi 18 Muncul di Database IMEI GSMA, Pertanda Meluncur November 2026?
Lifestyle
Amazfit Rilis Seri Cheetah 2 Series di Indonesia, Pilihan Pas untuk Pelari Serius dan Atlet Endurance
Amazfit memperkuat komitmen mereka dalam menghadirkan smartwatch sport-performance yang membantu pengguna berlatih lebih terarah.
Dwi Astarini - Rabu, 10 Juni 2026
Amazfit Rilis Seri Cheetah 2 Series di Indonesia, Pilihan Pas untuk Pelari Serius dan Atlet Endurance
Bagikan