Gerindra: Pligub Jabar Belum Selesai, Asyik Berpeluang Menang

Andika PratamaAndika Pratama - Jumat, 29 Juni 2018
Gerindra: Pligub Jabar Belum Selesai, Asyik Berpeluang Menang

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Penyelenggaraan Pilgub Jawa Barat telah berlangsung oada Rabu (27/6). Berdasarkan hasil hitung cepat beberapa lembaga survei, pasangan calon (paslon) gubernur dan wakil gubernur Jabar Sudrajat-Ahmad Syaikhu (ASYIK) melejit mengungguli Deddy Mizwar-Dedi Mulyadi (2D). ASYIK hanya berbeda tipis dengan Ridwan Kamil-Uu Ruzhanul Ulum (RINDU) yang berada di posisi teratas.

Dan perbedaan hasil hitung cepat antara ASYIK dan RINDU itu masih berada pada margin of error. Karena itu, Tim Pemenangan ASYIK, Anggawira menyatakan Pilgub Jabar pemenangnya belum bisa ditentukan sekarang dan ASYIK masih berpeluang menang.

Pasangan Sudrajat-Ahmad Syaikhu (ASYIK)

“Terlebih dahulu saya sampaikan terima kasih kepada masyarakat Jawa Barat, berkat kerja keras kita semua, Pilgub (Jabar) berjalan lancar. Dan berbuah hasil, ASYIK mendapat kepercayaan masyarakat Jawa Barat dimana hasil hitung cepat, ASYIK berada pada posisi 2 teratas,” kata Anggawira dalam keterangan tertulisnya kepada media (29/6).

“Insya Allah Asyik pemenangnya. Kita tunggu hasil resmi KPU. Hasil hitung cepat itu, secara ilmiah belum bisa ditentukan pemenangnya. Bedanya Asyik dengan Rindu masih berada dalam margin of error,” lanjut Anggawira yang juga Wakil Ketua Umum DPD Partai Gerindra Jawa Barat.

Anggawira pun memaparkan hasil hitung cepat beberapa lembaga survei itu margin of errornya seharusnya bukanlah 1 persen. Karena untuk mendapatkan hasil dengan selang kepercayaan 99 persen dan margin of error 1 persen dibutuhkan sampel 13.618 TPS dari populasi 74.942 TPS di Jabar.

Asyik
Pasangan Asyik bersama pimpinan partai pendukungnya (Foto: Twitter @PKSejahtera)

Sedangkan, lanjutnya, beberapa lembaga survei yang melakukan hitung cepat itu, hanya mengambil sampel 300-600 TPS. Artinya margin of errornya adalah 7 persen (300 TPS) dan 5 persen (300 TPS).

Adapun hasil hitung cepat beberapa lembaga survei masing-masing sebagai berikut:

- RINDU 32,54%, ASYIK 29,53%, 2D 25,72%, dan HASANAH (Tubagus Hasanuddin-Anton Charliyan) 12,2% (Litbang KOMPAS, sampel 400 TPS);

- RINDU 32,26%, ASYIK 29,58%, 2D 25,38%, dan HASANAH 12,77% (SMRC, sampel 300 TPS);

- RINDU 33,23%, ASYIK 28,73%, 2D 25,59%, dan HASANAH 12,45% (Populi Center, sampel 600).

- RINDU 32,98%, ASYIK 27,98%, 2D 26,07%, dan HASANAH 12,98% (LSI, sampel 400 TPS). (*)

#Partai Gerindra #Sudrajat #Ahmad Syaikhu #Pilgub Jawa Barat 2018
Bagikan
Ditulis Oleh

Andika Pratama

Berita Terkait

Indonesia
Semua Menteri Gerindra Kumpul di Syukuran HUT Partai di DPR
Budisatrio berterima kasih kepada seluruh kader maupun tim ahli anggota DPR RI Fraksi Gerindra yang sudah setia mengawal kinerja para legislator di DPR.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 06 Februari 2026
Semua Menteri Gerindra Kumpul di Syukuran HUT Partai di DPR
Indonesia
RDF Rorotan Dikeluhkan Warga, DPRD Gerindra Minta Operasional Dihentikan
DPRD Gerindra meminta operasional RDF Rorotan dihentikan sementara. Sebab, RDF Rorotan dinilai masih menimbulkan bau.
Soffi Amira - Selasa, 03 Februari 2026
RDF Rorotan Dikeluhkan Warga, DPRD Gerindra Minta Operasional Dihentikan
Indonesia
Gerindra Bantah Prabowo Usulkan Thomas Djiwandono Jadi Deputi Gubernur BI
Partai Gerindra membantah Presiden RI, Prabowo Subianto, mengusulkan Thomas Djiwandono menjadi Deputi Gubernur BI.
Soffi Amira - Rabu, 21 Januari 2026
Gerindra Bantah Prabowo Usulkan Thomas Djiwandono Jadi Deputi Gubernur BI
Indonesia
Bupati Pati Sudewo Jadi Tersangka KPK, Gerindra Proses Status Keanggotaan
Bupati Pati, Sudewo, ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK. Gerindra pun menggelar sidang mahkamah kehormatan untuk memproses status keanggotaannya.
Soffi Amira - Rabu, 21 Januari 2026
Bupati Pati Sudewo Jadi Tersangka KPK, Gerindra Proses Status Keanggotaan
Indonesia
Nasibnya di Ujung Tanduk, Bupati Aceh Selatan Mirwan MS Terancam Dipecat Gerindra
Bupati Aceh Selatan, Mirwan MS, terancam dipecat Gerindra. Hal itu setelah ia memutuskan berangkat umrah saat wilayahnya dilanda bencana.
Soffi Amira - Selasa, 09 Desember 2025
Nasibnya di Ujung Tanduk, Bupati Aceh Selatan Mirwan MS Terancam Dipecat Gerindra
Indonesia
Bupati Aceh Selatan Mirwan MS Didepak Gerindra Buntut Umrah Viral di Tengah Bencana
Sugiono menjelaskan bahwa pemberhentian Mirwan dari struktur partai dilakukan setelah DPP Gerindra menerima laporan terperinci
Angga Yudha Pratama - Sabtu, 06 Desember 2025
Bupati Aceh Selatan Mirwan MS Didepak Gerindra Buntut Umrah Viral di Tengah Bencana
Indonesia
Di Hadapan Kader Gerindra, Prabowo Tekankan Pemimpin Sejati Harus Paham Arah Bangsa, Bukan Sekadar Punya Rasa Suka atau Tidak Suka
Ia juga menekankan pentingnya amanat Pasal 33 UUD 45 dan perlunya pemimpin sejati memahami arah bangsa
Angga Yudha Pratama - Minggu, 09 November 2025
Di Hadapan Kader Gerindra, Prabowo Tekankan Pemimpin Sejati Harus Paham Arah Bangsa, Bukan Sekadar Punya Rasa Suka atau Tidak Suka
Indonesia
Budi Arie Mau Gabung Gerindra? Ahmad Muzani Bocorkan Syarat 'Gak Ribet' Jadi Anak Buah Prabowo
Ketua Dewan Kehormatan Gerindra Ahmad Muzani menyambut terbuka minat Budi Arie Projo bergabung.
Angga Yudha Pratama - Selasa, 04 November 2025
Budi Arie Mau Gabung Gerindra? Ahmad Muzani Bocorkan Syarat 'Gak Ribet' Jadi Anak Buah Prabowo
Indonesia
TNI Diminta Sapu Bersih Ormas Preman yang Meresahkan dan Mengaku Terafiliasi Parpol
Masyarakat tidak boleh hidup dalam ketakutan, masyarakat perlu kehidupan yang layak
Angga Yudha Pratama - Jumat, 10 Oktober 2025
TNI Diminta Sapu Bersih Ormas Preman yang Meresahkan dan Mengaku Terafiliasi Parpol
Indonesia
Fraksi Partai Gerindra DPR RI Nonaktifkan Rahayu Saraswati Buntut Ucapan Sakiti Banyak Pihak
Fraksi Gerindra juga akan berkoordinasi dengan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Gerindra
Angga Yudha Pratama - Kamis, 11 September 2025
Fraksi Partai Gerindra DPR RI Nonaktifkan Rahayu Saraswati Buntut Ucapan Sakiti Banyak Pihak
Bagikan