MerahPutih.com - Ketua DPP Bidang Politik Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra), Ahmad Riza Patria buka suara terkait pelaporan Jack Boyd terhadap Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan ke Bareskrim. Riza menilai tidak ada yang luar biasa dari pidato Anies setelah resmi menjadi Gubernur Jakarta.
"Ya saya kira enggak ada yang luar biasa, saya kira pernyataan itu pernyataan yang biasa-biasa saja, jadi tidak perlu dilebih-lebihkan," kata Riza di Komisi Pemilihan Umum (KPU), Jakarta Pusat, Rabu (18/10).
Menurut wakil ketua komisi II DPR itu, dalam rangka membangun bangsa Indonesia, seharusnya masyarakat tak saling melapor satu sama lainnya.
"Dalam rangka membangun bangsa saya kira perlu membangun kebersamaan satu sama lain, jadi kalau semua saling melaporkan nanti tidak akan selesai masalah kita," ungkapnya.
Untuk itu, ia meminta kepada masyarakat untuk memberi kesempatan kepada Anies dan Sandi untuk membangun Jakarta lima tahun kedepan.
"Saya kira masyarakta sekarang justru memberi kesempatan dan mendukung ikut terlibat aktfi. Karena konsep Anies-Sandi memberikan kesempatan yang seluas-luasnya untuk terlibat dalam proses pembanguna kota Jakarta. Saya kira ada hal-hal ini bisa disinergikan secara bersama-sama," tandasnya.
Sebelumnya, Inisiator Gerakan Pancasila, Jack Boyd melaporakan Gubernur Dki Jakarta, Anies Rasyid Baswedan ke Bareskrim Polri Jakarta Pusat, pada (17/10) malam kemari. Anies dilaporkan karena menyebut kata 'pribumi' saat pidato usai Serah terima Jabatan (Serijab) di Balai Kota, pada Senin (16/10). (Asp)

