Gerindra Desak Jokowi Bentuk Zaken Kabinet, Begini Respons PDIP

Andika PratamaAndika Pratama - Sabtu, 17 Agustus 2019
Gerindra Desak Jokowi Bentuk Zaken Kabinet, Begini Respons PDIP

Ketua DPP PDIP Hendrawan Supratikno. Foto: ANTARA

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - PDIP menilai keinginan Partai Gerindra yang mengusulkan zaken kabinet Joko Widodo (Jokowi) diisi kalangan profesional masih dalam tahap pengkajian.

Ketua DPP PDIP Hendrawan Supratikno mengatakan presiden punya hak prerogatif untuk mengangkat pembantu-pembantunya dalam suatu The Dream Team.

Baca Juga: Zaken Kabinet Jokowi, Mimpi Setengah Hati di Siang Bolong

Ketua DPP PDIP Hendrawan Supratikno
Ketua DPP PDIP Hendrawan Supratikno

"Kami percaya presiden tetap berkomunikasi dengan ketum-ketum partai yang mengusungnya," kata Ketua DPP PDIP Hendrawan Supratikno kepada wartawan, Sabtu (17/8).

Hendrawan mengingatkan tak perlu membeda-bedakan orang partai dan orang nonpartai dalam kabinet. Dia menyatakan PDIP sepenuhnya mempercayakan komposisi kabinet kepada Jokowi.

"Presiden sendiri pernah menyampaikan, tak boleh ada dikotomi orang partai dan non partai. Jadi sekarang kita serahkan sepenuhnya kepada Presiden," ucapnya

Hendrawan mengatakan keberadaan sosok profesional di partai politik sudah pernah disampaikan PDIP.

Baca Juga: Jokowi Tumbalkan Ini, Kalau Sampai Tunduk Tekanan Parpol

"Pandangan yang sama sudah lama kami sampaikan. Bahwa banyak kader partai yang juga profesional, dan banyak kader nonpartai yang berperilaku bagai politisi," ujarnya.

Sebelumnya, Partai Gerindra menyarankan Presiden Joko Widodo untuk membentuk menteri yang berasal dari profesional atau zaken kabinet.

Sekjen Partai Gerindra Ahmad Muzani menambahkan zaken kabinet yang dimaksudnya tak harus murni profesional tetapi bisa yang berafiliasi dengan partai politik.

Presiden Joko Widodo (Jokowi). (Foto: Twitter @jokowi)
Presiden Joko Widodo (Jokowi). (Foto: Twitter @jokowi)

"Mustinya kalau [optimisme] tinggi berarti memiliki orang-orang yang ahli di bidang itu. Mustinya kabinet zaken, zaken kabinet tak harus dari profesional tapi dari parpol juga," jelas Muzani kepada wartawan di Jakarta, Sabtu (17/8)

Baca juga: Pengamat Sebut Kemampuan Jokowi Dalam Memilih Menteri Tengah Diuji

Menurut Muzani, partai politik juga memiliki figur profesional untuk mengisi kabinet zaken. Ia pun menyinggung soal visi energi, pangan dan air yang sempat disampaikan Ketum Partai Gerindra, Prabowo Subianto. (Knu)

#PDI Perjuangan #Partai Gerindra
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Gerindra Klaim Kinerja Pemerintahan Prabowo Oke, Kepuasan Publik Capai 63 Persen
Gerindra mengklaim kinerja pemerintahan Presiden RI, Prabowo Subianto, yang dinilai oke.
Soffi Amira - Senin, 10 Agustus 2026
Gerindra Klaim Kinerja Pemerintahan Prabowo Oke, Kepuasan Publik Capai 63 Persen
Indonesia
Kaesang Maju Pileg Dapil V Jateng, Ketua PDIP Jateng: Kami di Jalan Menuju Kemenangan
PDIP tidak melihat rencana Kaesang sebagai sesuatu yang perlu ditanggapi secara khusus.
Dwi Astarini - Selasa, 28 Juli 2026
Kaesang Maju Pileg Dapil V Jateng, Ketua PDIP Jateng: Kami di Jalan Menuju Kemenangan
Indonesia
Jurnalis Senior Ungkap Cara Orde Baru Kendalikan Media, dari Diksi hingga Isi Berita
Aparat saat itu secara rutin menghubungi redaksi untuk memantau pemberitaan.
Dwi Astarini - Senin, 20 Juli 2026
Jurnalis Senior Ungkap Cara Orde Baru Kendalikan Media, dari Diksi hingga Isi Berita
Indonesia
Gerindra soal Safari Politik Jokowi: Kami Fokus Kawal Pemerintahan Prabowo
Gerindra menegaskan, bahwa pihaknya belum membahas Pilpres. Mereka masih fokus menyukseskan program Presiden RI, Prabowo Subianto.
Soffi Amira - Rabu, 01 Juli 2026
Gerindra soal Safari Politik Jokowi: Kami Fokus Kawal Pemerintahan Prabowo
Indonesia
Gerindra Beri Sanksi Keras ke Anggota DPRD Jember Achmad Syahri yang Asyik Merokok dan Main Game Saat Rapat
Partai Gerindra memberikan peringatan keras bahwa tidak ada ruang bagi pelanggaran serupa di masa depan
Angga Yudha Pratama - Jumat, 15 Mei 2026
Gerindra Beri Sanksi Keras ke Anggota DPRD Jember Achmad Syahri yang Asyik Merokok dan Main Game Saat Rapat
Indonesia
Ketahuan Main Game dan Merokok saat Rapat, Anggota DPRD Jember Bakal Disidang Gerindra
Partai Gerindra akan menggelar sidang terhadap anggota DPRD Jember, Ahmad Syahri Assidqi. Ia ketahuan main game sambil merokok saat rapat.
Soffi Amira - Jumat, 15 Mei 2026
Ketahuan Main Game dan Merokok saat Rapat, Anggota DPRD Jember Bakal Disidang Gerindra
Indonesia
Survei NRI: Elektabilitas Gerindra Meroket 27,25 Persen, Dampak Kepuasan Publik pada Prabowo-Gibran
Survei yang berlangsung pada 13–22 April 2026 ini melibatkan 1.200 responden di 38 provinsi melalui metode multi-stage random sampling
Angga Yudha Pratama - Rabu, 06 Mei 2026
Survei NRI: Elektabilitas Gerindra Meroket 27,25 Persen, Dampak Kepuasan Publik pada Prabowo-Gibran
Indonesia
DPW NasDem Jatim Sampaikan Sikap Resmi Terkait Isu Merger
DPW Partai Nasdem Jawa Timur menegaskan tetap menghormati kebebasan pers sebagai salah satu pilar demokrasi.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 15 April 2026
DPW NasDem Jatim Sampaikan Sikap Resmi Terkait Isu Merger
Indonesia
Fusi Partai NasDem dan Gerindra Bukan Perkara Mudah, Saan Mustopa: Belum Menjadi Pembicaraan Internal
Wakil Ketua Umum Partai NasDem, Saan Mustopa menanggapi munculnya isu mengenai kemungkinan fusi atau penggabungan antara Partai NasDem dengan Partai Gerindra.
Frengky Aruan - Senin, 13 April 2026
Fusi Partai NasDem dan Gerindra Bukan Perkara Mudah, Saan Mustopa: Belum Menjadi Pembicaraan Internal
Indonesia
Kelakar saat RDP Komisi XIII DPR RI di Tengah Isu Merger NasDem-Gerindra: dari Gondangdia ke Kertanegara
Candaan disampaikan Ketua Komisi XIII DPR Willy Aditya melihat anggota DPR Fraksi NasDem Muslim Ayub duduk bersebelahan dengan anggota DPR Fraksi Gerindra Anwar Sadad dalam ruang rapat.
Frengky Aruan - Senin, 13 April 2026
Kelakar saat RDP Komisi XIII DPR RI di Tengah Isu Merger NasDem-Gerindra: dari Gondangdia ke Kertanegara
Bagikan