Kesehatan

Gerd Kerap Kambuh? Coba Ganti Makananmu

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Jumat, 19 November 2021
Gerd Kerap Kambuh? Coba Ganti Makananmu

Makanan sehat untuk mencegah dan mengatasi Gerd. (Foto: Unsplash/JuanJose)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Gastroesophageal reflux atau Gerd adalah kondisi yang memengaruhi sebuah pencernaan. Ketia Gerd kambuh, tubuh akan terasa tidak nyaman dan timbul nyeri, bahkan sensasi terbakar di dada. Jika refluks asam dan heartburn atau asam lambung naik lebih dari dua kali seminggu, seseorang bisa dikategorikan memiliki Gerd. Kondisi ini akan menjadi semakin buruk ketika kamu overweight, sedang mengandung, dan memiliki diabetes.

Menurut laman Healthline, mencegah peningkatan Gerd dapat dilakukan dengan mengganti pola hidup menjadi lebih sehat dan teratur. Misalnya, hindari rebahan setelah makan. Disarankan juga untuk makan dalam jumlah sedikit tapi sering, menggunakan pakaian yang longgar, menurunkan berat badan, dan mengurangi merokok.

Baca juga:

Apa Itu GERD (Gastroesophageal Reflux Disease)?

Selain itu, pola hidup sehat tersebut juga dapat dilakukan dengan mengganti makanan yang dikonsumsi. Makanan-makanan yang cenderung lebih menyehatkan dan aman untuk pengidap Gerd.

1. Nasi Jagung

Gerd Kerap Kambuh? Coba Ganti Makananmu
Jagung memiliki serat tinggi dan karbohidrat yang baik. (Foto: Unsplash/PhoenixHan)

Jagung merupakan salah satu makanan yang kaya akan serat dan zat karbohidrat baik untuk dikonsumsi bagi penderita asam lambung. Sehingga dengan mengkonsumsi nasi jagung setidaknya akan membantu mencegah GERD yang memburuk, dan hidup menjadi lebih sehat.

2. Nasi Merah

Gerd Kerap Kambuh? Coba Ganti Makananmu
Nasi merah baik untuk dikonsumsi pengidap asam lambung. (Foto: Unsplash/CharlesKoh)

Nasi merah juga bisa menjadi makanan pengganti, jika kamu tidak suka makan jagung. Selain mengurangi risiko diabetes dan menjaga berat badan, nasi merah dapat mencegah peningkatan asam di lambung. Nasi merah lebih kaya akan serat dan nutrisi dibanding nasi putih, sehingga baik dikonsumsi pengidap asam lambung.

3. Biji-bijian

Gerd Kerap Kambuh? Coba Ganti Makananmu
Biji labu utuh sebagai cemilan sehat. (Foto: Unsplash/Chuttersnap)


Chia seed, pumpkin seed, dan flaxseed baik dikonsumsi untuk pengidap gerd sebagai cemilan. Orang dengan Gerd harus menghindari perut kosong, harus makan sesering mungkin dalam sehari meski porsinya sedikit. Ketika keadaan perut kosong, itu akan memicu kondisi pencernaan lain selain naiknya asam lambung.

Baca juga:

Cegah GERD dengan 5 Cara Ini

4. Sayuran

Gerd Kerap Kambuh? Coba Ganti Makananmu
Kentang jadi alternatif nasi. (Foto: Unsplash/LarsBlankers)

Mengonsumsi sayuran terbukti penting bagi kesehatan. Namun, untuk penderita asam lambung harus hati-hati dalam memilih sayuran. Terdapat sayuran yang perlu dihindari, termasuk tomat, paprika, dan bawang. Sayuran yang memiliki kandungan asam dan rasa pedas harus dihindari.

5. Buah-Buahan

Gerd Kerap Kambuh? Coba Ganti Makananmu
Pisang cemilan sehat untuk menjaga agar perut tidak kosong. (Foto: Unsplash/BrettJordan)

Sama seperti sayur, buah yang rasanya asam harus dihindari pengidap gerd. Karena dapat memicu naiknya asam lambung, terlebih untuk orang dengan Gerd. Buah-buah seperti jeruk, stroberi, lemon, dan nanas sebaiknya dihindari. Sebagai gantinya semangka, melon, pir, dan pisang bisa jadi pilihan. (Cil)

Baca juga:

Minuman Sehat Pereda Asam Lambung

#Kesehatan #Tips Kesehatan #Info Kesehatan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Ananda Dimas Prasetya

Penulis, editor, dan praktisi konten digital dengan latar belakang akademis di bidang jurnalistik serta pengalaman dalam penyusunan artikel berita, konten informatif, dan optimasi mesin pencari (SEO). Lulusan Fakultas Ilmu Komunikasi, Jurusan Jurnalistik, Universitas Padjadjaran (2007–2014) dengan pemahaman mendalam mengenai kaidah jurnalistik, etika media, verifikasi informasi, dan teknik penulisan profesional. Berfokus pada pengembangan konten yang mengutamakan akurasi, relevansi, dan nilai informasi bagi pembaca. Memastikan artikel disusun melalui proses riset, verifikasi sumber, dan pengolahan data cermat guna menjamin kualitas informasi yang disajikan. Berbagai topik yang menjadi perhatian meliputi pemerintahan, ekonomi, pendidikan, teknologi, budaya, hiburan (musik & film), gaya hidup, motorsports, hingga isu-isu sosial yang berkembang di masyarakat.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Lifestyle
Dokter Citra Poerwa Ungkap Dampak Stres Finansial bagi Kesehatan hingga Sandwich Generation
Dokter Citra Poerwa menjelaskan kaitan stres finansial dengan kesehatan mental dan fisik serta pentingnya skala prioritas bagi sandwich generation.
Soffi Amira - Minggu, 25 Oktober 2026
Dokter Citra Poerwa Ungkap Dampak Stres Finansial bagi Kesehatan hingga Sandwich Generation
Indonesia
Rabu Pagi, Kualitas Udara Jakarta tidak Sehat
Kualitas udara Jakarta berada pada poin 162 dengan tingkat konsentrasi polutan PM 2,5 sebesar 71 mikrogram per meter kubik.
Dwi Astarini - Rabu, 21 Oktober 2026
Rabu Pagi, Kualitas Udara Jakarta tidak Sehat
Fun
We Pause We Rise Ajak Perempuan Kenali Perimenopause, Ahli Ingatkan Gejala Brain Fog
We Pause We Rise menggelar Rose & Bloom untuk mengedukasi perempuan tentang perimenopause dan menopause, termasuk brain fog, kesehatan tulang, dan hipertensi.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 19 Oktober 2026
We Pause We Rise Ajak Perempuan Kenali Perimenopause, Ahli Ingatkan Gejala Brain Fog
Indonesia
Jakarta Catat 58 Kasus DBD per Oktober 2026
Secara kumulatif, jumlah kasus selama Januari hingga Oktober 2026 juga lebih rendah jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya.
Dwi Astarini - Sabtu, 17 Oktober 2026
Jakarta Catat 58 Kasus DBD per Oktober 2026
Lifestyle
Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
Inovasi F1 telah memberikan dampak yang jauh melampaui lintasan balap.
Dwi Astarini - Kamis, 15 Oktober 2026
 Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
Berita Foto
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
SPG menunjukkan tampilan antarmuka (user interface/UI) aplikasi U-Buddy saat peluncurannya di Jakarta, Rabu (7/10/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 07 Oktober 2026
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
Indonesia
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
bandara dan pelabuhan internasional di Bali menerapkan peningkatan pengawasan pelaku perjalanan melalui pengawasan deklarasi kesehatan (All Indonesia - SSHP).
Dwi Astarini - Selasa, 06 Oktober 2026
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
Lifestyle
Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Berapa kali celupan yang dibutuhkan untuk memindahkan jumlah bakteri yang kira-kira sama banyaknya dengan ciuman berdurasi 10 detik?
Dwi Astarini - Senin, 05 Oktober 2026
 Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Indonesia
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Anak demam tinggi dan sesak napas? Peringatkan bahaya virus influenza tipe A pada anak. Segera bawa ke faskes rujukan terdekat!
Wisnu Cipto - Jumat, 02 Oktober 2026
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Lifestyle
Bukan Cuma Soal Biaya, Dokter Ungkap 3 Alasan Pengobatan Gagal Jantung Lanjut Masih Terbatas di Indonesia
Dokter Paskah ungkap tiga tantangan pengobatan gagal jantung lanjut di Indonesia, mulai dari literasi masyarakat, keterbatasan dokter hingga mahalnya teknologi.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Bukan Cuma Soal Biaya, Dokter Ungkap 3 Alasan Pengobatan Gagal Jantung Lanjut Masih Terbatas di Indonesia
Bagikan