Fashion

Gendongan Pilihan Orangtua Negeri Aing

Dwi AstariniDwi Astarini - Jumat, 19 Maret 2021
Gendongan Pilihan Orangtua Negeri Aing

Contoh gendongan bayi kekinian. (Foto: Instagram/@mikhadou)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

"ANAKNYA jangan keseringan digendong. Nanti bau tangan," begitu komentar usil tetangga rempong mengomentari ibu baru saat yang menggendong anak ke mana-mana. Ih, kan mendingan bau tangan daripada bau kaki, ya kan?

Dulu, para orang tua selau berpesan jangan sering-sering menggendong anak-anak. Biar enggak manja dan menyusahkan katanya. Namun, dengan makin berkembangnya ilmu parenting, menggendong diketahui memberi sejumlah manfaat baik.

BACA JUGA:

Packaging Hand Sanitizer Paling Praktis dan Trendi di Tengah Pandemi

Menggendong, terutama bagi bayi yang baru lahir, menurut dr Wiliam Sears, MD, akan membantu mereka beradaptasi dari dunia rahim ke dunia luar rahim. Selain itu, menggendong bayi juga meningkatkan pertumbuhan otak bayi, menstimulasi tumbuh kembang anak dan memperkuat bonding bayi dan orangtuanya.

Dengan manfaatyang luar biasa, rasanya para emak di negeri aing jadi berlomba menggendong anak kesana kemari. Bahkan, belakangan para ayah juga ikutan menggendong si kecil. Jadi semacam aksesori wajib ayah muda nan keren.

Supaya sesi gendong-menggendong lebih menyenangkan dan enggak membuat pegal, para emak di negeri aing memanfataatkan bantuan berbagai jenis gendongan. Dari yang tradisional hingga yang terkni, berikut gendongan andalan para emak di negeri ini.

1. Jarik

jarik
Jarik jadi favorit sepanjang masa. (Foto: Instagram/tamaratyasmara)

Old but gold. Dari zaman ibu kita masih bayi hingga kita yang punya bayi, kain jarik menjadi idaman. Kain jarik terasa adem ketika tersentuh kulit sehingga membuat bayi nyaman. Selain itu, jarik juga punya aroma kain yang khas. Namun, bagi para ibu baru perlu berhati-hati saat memakainya. Ikatan simpul di bagian punggung rentan membuat bayi terjatuh saat digendong.


2. Ringsling

ringsling
Ringsling dilengkapi cincin pengait (Foto: Instagram/imalatas)


Gendongan ringsling ini hampir mirip dengan jarik. Hanya saja sesuai namanya, kain ini dilengkapi dengan dua buah cincin besi di salah satu ujungnya. Fungsi cincin ini adalah untuk mengaitkan gendongan. Supaya badan tidak pegal, pastikan cincin tidak jatuh di bahu. Beban yang berpusat di bahu bisa menyebabkan rasa pegal dan tidak nyaman. Pilihlah juga bahan wovenwrap yaitu kain dengan tingkat kerapatan tinggi. Gendong berlama-lama pun terasa menyenangkan.

3. Stretchy Wrap

gendongan
Stretchy wrap cocok untuk bayi baru lahir atau bayi prematur (Foto: Instagdam/mikhadou)


Sesuai namanya, stretchy wrap menggunakan bahan yang melar. Gendongan yang menyerupai kangguru ini adalah salah satu gendongan favorit emak-emak yang juga sesuai dengan rekomendasi dokter anak sedunia. Gendongan ini didesain menyerupai kondisi saat anak masih dalam kandungan, hangat dan nyaman sehingga cocok untuk bayi prematur atau anak yang baru lahir. Si kecil juga merasa bagaikan di peluk. Sementara tangan si ibu juga lebih leluasa karena ikatannya sudah mengunci tubuh si bayi tanpa harus ditopang ibu. Namun gaya gendongan ini kurang cocok untuk kamu yang mager karena lilitannya cukup ribet. Salah sedikit si kecil bisa cedera. Walaupun ada stretchy wrap yang instan tetapi tetap terasa berbeda.

4. Gendongan Kaus

gendongan kaos
Gendongan kaus simpel (Foto: Instagram/syahnazs)


Antiribet-riber club cocok disematkan pada gendongan Kaos atau yang nama lainnya geos. Ini menjadi gendongan favorit orang tua muda yang suka hal-hal simpel. Geos menawarkan warna yang unik dan motif menggemaskan. Biasanya juga gendongan ini bisa dibolak balik. Sayangnya gendongan ini rentan melar sehingga sulit untuk dipakai.

5. Soft Structure Carrier

gendongan
Soft Structure Carrier untuk kamu yang hobi jalan-jalan (Foto: Instagram/mybabypouch)


Nah ini dia gendongan favorit bapak-bapak! Gendongan yang bisa dipasang menghadap ke depan atau ke punggung ini cocok untuk kamu dengan mobilitas tinggi atau yang pengin ajak si kecil jalan-jalan. Gendongan ini juga mudah di setting dan memberi kenyamanan untuk si kecil.

6. Hip seat carrier

gendongan
Hip seat carrier dengan bantalan duduk si kcil. (Sumber: angelina_chandra)


Sekilas gendongan ini mirip dengan soft structure carrier. Pembedanya ialah adanya bantalan untuk tempat duduk si kecil pada gendongan satu ini. Perlu diingat bahwa gendongan ini tidak dianjurkan untuk anak di bawah satu tahun.(Avia)

#Fashion #Maret Gegayaan Di Negeri Aing
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Iftinavia Pradinantia

I am the master of my fate and the captain of my soul
Show More

Berita Terkait

Fashion
‘With Gemini, In Craft’, Google Dorong Kreativitas Fesyen tanpa Batas
Lewat inisiatif ‘With Gemini, In Craft’, Google menjadikan akal imitasi sebagai mitra kreatif pendukung bagi rumah mode, studio kreatif, serta pelaku usaha di Indonesia.
Dwi Astarini - Sabtu, 05 September 2026
‘With Gemini, In Craft’, Google Dorong Kreativitas Fesyen tanpa Batas
Olahraga
Jersey Tim Indonesia di Asian Games 2026 Bawa Dua Warisan Budaya Nusantara
Jersey Tim Indonesia untuk Asian Games Aichi-Nagoya 2026 mengangkat motif Gorga khas Toba dan Limar dari Sumatera Selatan.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 03 September 2026
Jersey Tim Indonesia di Asian Games 2026 Bawa Dua Warisan Budaya Nusantara
Fashion
Tak Sekadar Belajar ke Luar Negeri, Program ESMOD Jakarta Bawa Identitas Fashion Indonesia ke Dunia
ESMOD Jakarta memperkuat koneksi fashion global melalui Global Mobility Pathway, membuka pertukaran mahasiswa dengan jaringan ESMOD di berbagai negara.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 12 Agustus 2026
Tak Sekadar Belajar ke Luar Negeri, Program ESMOD Jakarta Bawa Identitas Fashion Indonesia ke Dunia
Fashion
Ulos Simetria di BTN IFW 2026, Saat Wastra Sumatra Menjadi Bahasa Generasi Baru
BTN IFW 2026 mengangkat Ulos melalui tema Ulos Simetria. Desainer muda menerjemahkan tradisi, identitas, transformasi, dan pengalaman personal ke dalam mode kontemporer.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 12 Agustus 2026
Ulos Simetria di BTN IFW 2026, Saat Wastra Sumatra Menjadi Bahasa Generasi Baru
Fun
BRImo CODE.STRT 2026 Angkat Budaya Urban Lewat Fashion, Musik, dan Komunitas
BRImo CODE.STRT 2026 kembali hadir dalam rangkaian JF3 Fashion Festival dengan lebih dari 50 brand, kompetisi basket, skate, dance, musik, hingga area kuliner di Summarecon Mall Serpong.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 04 Agustus 2026
BRImo CODE.STRT 2026 Angkat Budaya Urban Lewat Fashion, Musik, dan Komunitas
Fun
JAECOO Kolaborasi dengan 347 Homebreaks dan NMAA, Tampilkan Konsep Personalisasi J5 EV
JAECOO Indonesia berkolaborasi dengan 347 Homebreaks dan NMAA menghadirkan konsep personalisasi untuk J5 EV.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 04 Agustus 2026
JAECOO Kolaborasi dengan 347 Homebreaks dan NMAA, Tampilkan Konsep Personalisasi J5 EV
Fashion
BTN Indonesia Fashion Week 2026 Ditutup Meriah, Ulos Simetria Tegaskan Wastra Nusantara Mendunia
BTN Indonesia Fashion Week 2026 resmi ditutup setelah lima hari penyelenggaraan. Tema Ulos Simetria menghadirkan transformasi Ulos menjadi adibusana modern.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 03 Agustus 2026
BTN Indonesia Fashion Week 2026 Ditutup Meriah, Ulos Simetria Tegaskan Wastra Nusantara Mendunia
Fashion
Ulos Jadi Magnet di IFW 2026, Tampil Modern dengan Sentuhan Warna Pastel
Kain ulos menjadi magnet di Indonesia Fashion Week 2026. Kain tersebut tampil modern dengan sentuhan warna pastel.
Soffi Amira - Minggu, 02 Agustus 2026
Ulos Jadi Magnet di IFW 2026, Tampil Modern dengan Sentuhan Warna Pastel
Fashion
Indonesia Young Fashion Designers Competition Umumkan Empat Pemenang Terbaik di IFW 2026
Perjalanan menuju malam puncak bukanlah proses yang singkat. Kompetisi ini diawali dengan 270 sketsa desain dari para peserta di berbagai daerah.
Dwi Astarini - Sabtu, 01 Agustus 2026
Indonesia Young Fashion Designers Competition Umumkan Empat Pemenang Terbaik di IFW 2026
ShowBiz
LUMINARA Bawa Wastra Nusantara dalam Tampilan Modern di IFW 2026
Melalui LUMINARA, para desainer memperlihatkan bahwa kekayaan budaya Indonesia dapat terus berkembang menjadi bagian dari gaya hidup masa kini.
Dwi Astarini - Sabtu, 01 Agustus 2026
 LUMINARA Bawa Wastra Nusantara dalam Tampilan Modern di IFW 2026
Bagikan