COVID-19 Game Changing

Packaging Hand Sanitizer Paling Praktis dan Trendi di Tengah Pandemi

annehsannehs - Jumat, 19 Maret 2021
Packaging Hand Sanitizer Paling Praktis dan Trendi di Tengah Pandemi

Mana hand sanitizer kesukaanmu? (Foto: instagram/@touchland)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

HAND Sanitizer menjadi item wajib di tengah pandemi. Sejak awal masuknya kasus virus Corona ke Indonesia, masyarakat diimbau untuk selalu menggunakan masker dan terus menjaga kebersihan dengan cara mencuci tangan dan menggunakan hand sanitizer yang mengandung alkohol.

Sejak saat itu, penjualan hand sanitizer pun mengalami lonjakan yang sangat drastis. Menyemprotkan hand sanitizer sehabis bersentuhan dengan orang pun bukan lagi menjadi hal yang bisa menyinggung hati orang lain. Semua toko di pusat perbelanjaan pun biasanya menyediakan berbagai hand sanitizer di setiap sudut tertentu untuk memenuhi protokol kesehatan.

Membawa hand sanitizer akhirnya menjadi hal yang lumrah ketika bepergian ke luar rumah. Lama-kelamaan, kita pun memiliki personal favorite ketika membahas soal kemasan terbaik dari hand sanitizer.

Packaging beberapa hand sanitizer bahkan tak cuma praktis, tapi trendi, contohnya seperti ini:

Baca juga:

Joker Kearifan Lokal Khas Negeri Aing

1. Dettol

Dettol hand sanitizer. (Foto Blibli)
Bisa dicantelkan di tentengan tas. (Foto: Tokopedia/apotikwinsor)

Untuk urusan hand sanitizer, Dettol telah menjadi merek yang tidak asing di telinga masyarakat Indonesia. Merek kebersihan yang identik dengan warna hijau ini menawarkan hand sanitizer bertekstur gel dalam botol praktis berukuran 50ml.

Botol ini cukup enak dan nyaman untuk digenggam. Hand sanitizer ini juga memberikan tali karet hijau yang berfungsi untuk dicantelkan ke tentengan tas agar mempermudah pemakaian. Warna karetnya pun senada dengan warna botolnya yaitu hijau muda.

Meski begitu, terus-menerus digantung menghadap ke bagian bawah (bagian tutup) membuat gel jadi langsung keluar secara berlebihan ketika tutupnya dibuka. Jadi, kamu harus lebih berhati-hati ketika sedang buru-buru ingin memakai hand sanitizer. Harga hand sanitizer ini mulai dari Rp20 ribuan.

2. Bath&Body Works Hand Sanitizer

Bath and Body Works Hand Sanitizer. (Foto Bath and Body Works)
Bath and Body Works Hand Sanitizer. (Foto Bath and Body Works)

Pocketbac Hand Sanitizer keluaran Bath & Body Works ini dikemas dengan packaging yang kecil berukuran 29ml dan dijual seharga Rp40 ribuan. Walau harganya cukup pricey, hand sanitizer ini memiliki aroma yang sangat lembut dan wangi, sesuai dengan desain kemasannya yang aesthetic.

Bath & Body Works Hand Sanitizer Holder. (Foto Bath & Body Works)
Bath & Body Works Hand Sanitizer Holder. (Foto: Bath & Body Works)

Tidak hanya itu, kamu juga bisa membeli berbagai holder unik untuk digantungkan ke tasmu dengan bentuk yang unik dan lucu-lucu.

Meski begitu, agaknya kemasan hand sanitizer ini terlalu kecil untuk digenggam dan isinya sangat sedikit. Dalam seminggu pemakaian isinya pasti sudah habis.

Baca juga:

3 Hal yang Harus Diperhatikan Sebelum Menggunakan Outifit Serba Putih

3. Bath & Body Works kemasan Kotak

Bath & Body Works Hand Sanitizer. (Foto Bath & Body Works)
Bath & Body Works Hand Sanitizer. (Foto Bath & Body Works)

Hand Sanitizer keluaran Bath & Body Works dengan kemasan kotak seperti ini pernah menjadi tren untuk dekorasi tas sekitar satu dekade lalu. Mungkin, kamu pun pernah mengikuti tren ini dan mengoleksi berbagai karet untuk menggantungkannya ke tas. Karet pengait atau holder-nya ini terdiri dari berbagai warna dan motif yang lucu dan unik. Sayangnya, model ini telah discontinued sejak 2015.

Bath & Body Works Square edition. (Foto bath & Body Works Hand Sanitizer)
Bath & Body Works Square edition. (Foto bath & Body Works Hand Sanitizer)

Padahal, botol dengan model lama seperti ini memiliki bentuk dan ukuran yang pas dalam genggaman tangan. Walau ukurannya sama dengan botol yang sekarang, botol model lama ini memang terlihat lebih biasa dan bisa dikenali sebagai produk hand sanitizer dengan mudah. Ini terlihat dari bentuknya yang identik dengan kemasan hand sanitizer merek lain.

4. Keyring sanitizers Touchland

View this post on Instagram

A post shared by Touchland (@touchland)

Last but not least, ada hand sanitizer keluaran Touchland. Hand sanitizer mist ini tidak hanya bisa membunuh 99,9% bakteri, tetapi juga bisa membuat kulitmu terhidrasi, cepat menyerap, dan memiliki aroma yang wangi dan tidak menusuk hidung. Diproduksi secara cruelty-free dan vegan, sayangnya hand sanitizer ini cukup pricey, yaitu berkisar antara Rp200 ribu untuk isi 38ml.

Packaging yang ditawarkan dari hand sanitizer ini super aesthetic dan mampu membuat gaya fesyen kamu terlihat super futuristik. Case silikon originalnya pun dijual terpisah seharga Rp200 ribuan.

Keunggulannya, kamu tidak perlu spray berkali-kali untuk menggunakannya ke seluruh tangan. Wanginya tahan lama dan botolnya tidak mudah butek, terutama di bagian mikanya yang menjadi kunci ke-aesthetic-an kemasan dari keyring sanitizers ini. Yang terpenting, tanganmu tidak akan kering jika menggunakan hand sanitizer ini.

Kekurangannya, harganya relatif tinggi dan kamu akan kesulitan untuk mencari barang ini di Indonesia. Kemudian, kekurangan lainnya adalah sekali ketinggalan, keyring sanitizers ini tidak akan bisa kembali ke pelukanmu. Bentuknya yang unik nan lucu membuatnya cepat "disikat" orang. (shn)

Baca juga:

Cukup Diinjak Belakangnya, Langsung Auto Keren Pakai Sepatu Ini

#Hand Sanitizer #COVID-19 #Kesehatan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Fun
Gigi Sudah Berlubang Parah Belum Tentu Harus Dicabut, Dokter Ungkap Alasannya
Gigi berlubang hingga mencapai saraf belum tentu harus dicabut. drg. Yulita Bong, menjelaskan pilihan perawatan dan kondisi yang menentukan pencabutan gigi.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 06 November 2026
Gigi Sudah Berlubang Parah Belum Tentu Harus Dicabut, Dokter Ungkap Alasannya
Fun
Apa Itu Nutri-Level? Kenali Arti Warna Label Gizi dan Kaitannya dengan Pencegahan Diabetes
Kenali Nutri-Level, sistem label gizi dengan empat kategori warna untuk membantu masyarakat memahami kandungan gula, garam, dan lemak pada produk.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 04 November 2026
Apa Itu Nutri-Level? Kenali Arti Warna Label Gizi dan Kaitannya dengan Pencegahan Diabetes
Lifestyle
Seorang Pria tak Sengaja Telan Earbud, Bunyinya Muncul dalam Perutnya
Pria ini membutuhkan prosedur kolonoskopi untuk mengeluarkan perangkat tersebut.
Dwi Astarini - Jumat, 30 Oktober 2026
Seorang Pria tak Sengaja Telan Earbud, Bunyinya Muncul dalam Perutnya
Lifestyle
Dokter Citra Poerwa Ungkap Dampak Stres Finansial bagi Kesehatan hingga Sandwich Generation
Dokter Citra Poerwa menjelaskan kaitan stres finansial dengan kesehatan mental dan fisik serta pentingnya skala prioritas bagi sandwich generation.
Soffi Amira - Minggu, 25 Oktober 2026
Dokter Citra Poerwa Ungkap Dampak Stres Finansial bagi Kesehatan hingga Sandwich Generation
Indonesia
Rabu Pagi, Kualitas Udara Jakarta tidak Sehat
Kualitas udara Jakarta berada pada poin 162 dengan tingkat konsentrasi polutan PM 2,5 sebesar 71 mikrogram per meter kubik.
Dwi Astarini - Rabu, 21 Oktober 2026
Rabu Pagi, Kualitas Udara Jakarta tidak Sehat
Fun
We Pause We Rise Ajak Perempuan Kenali Perimenopause, Ahli Ingatkan Gejala Brain Fog
We Pause We Rise menggelar Rose & Bloom untuk mengedukasi perempuan tentang perimenopause dan menopause, termasuk brain fog, kesehatan tulang, dan hipertensi.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 19 Oktober 2026
We Pause We Rise Ajak Perempuan Kenali Perimenopause, Ahli Ingatkan Gejala Brain Fog
Indonesia
Jakarta Catat 58 Kasus DBD per Oktober 2026
Secara kumulatif, jumlah kasus selama Januari hingga Oktober 2026 juga lebih rendah jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya.
Dwi Astarini - Sabtu, 17 Oktober 2026
Jakarta Catat 58 Kasus DBD per Oktober 2026
Lifestyle
Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
Inovasi F1 telah memberikan dampak yang jauh melampaui lintasan balap.
Dwi Astarini - Kamis, 15 Oktober 2026
 Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
Berita Foto
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
SPG menunjukkan tampilan antarmuka (user interface/UI) aplikasi U-Buddy saat peluncurannya di Jakarta, Rabu (7/10/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 07 Oktober 2026
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
Indonesia
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
bandara dan pelabuhan internasional di Bali menerapkan peningkatan pengawasan pelaku perjalanan melalui pengawasan deklarasi kesehatan (All Indonesia - SSHP).
Dwi Astarini - Selasa, 06 Oktober 2026
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
Bagikan