Gencatan Senjata Trump Picu Kekhawatiran, DPR Ingatkan Ancaman Krisis Energi RI

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Rabu, 22 April 2026
Gencatan Senjata Trump Picu Kekhawatiran, DPR Ingatkan Ancaman Krisis Energi RI

Presiden AS Donald Trump (Foto: Partai Republik AS)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Anggota Komisi XII DPR RI, Ratna Juwita Sari, mendesak pemerintah untuk segera meningkatkan langkah mitigasi menyusul keputusan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, yang memperpanjang gencatan senjata sepihak di kawasan Timur Tengah.

Ratna menilai langkah ini merupakan sinyal bahwa ketegangan geopolitik antara AS dan Iran belum sepenuhnya mereda, sehingga ancaman gangguan pasokan energi dunia masih mengintai Indonesia.

Ia memperingatkan pemerintah agar tidak lengah dengan kondisi gencatan senjata tersebut. Ketergantungan Indonesia yang masih sangat tinggi pada impor minyak membuat posisi nasional sangat rentan terhadap gejolak global sekecil apa pun di wilayah penghasil energi.

“Keputusan Trump memperpanjang gencatan senjata harus direspons dengan langkah cepat dan terukur. Ini menunjukkan potensi konflik terbuka masih ada. Kami khawatir, jika tidak segera diantisipasi, Indonesia akan menghadapi krisis energi berkepanjangan yang sangat sulit dikendalikan,” ujar Ratna Juwita di Jakarta, Rabu (22/4).

Baca juga:

Iran dan AS Gencatan Senjata, Puluhan Kapal Antre Masuk Selat Hormuz

Legislator asal Jawa Timur ini memaparkan data kritis terkait kerentanan energi nasional. Saat ini, kebutuhan energi domestik mencapai sekitar 1,6 juta barel per hari, sementara kapasitas produksi (lifting) minyak nasional hanya mampu menyuplai sekitar 605 ribu barel per hari.

Kesenjangan sebesar hampir 1 juta barel per hari yang harus dipenuhi melalui impor menjadi "titik lemah" yang sangat berbahaya bagi stabilitas ekonomi nasional.

Ratna menekankan bahwa kewaspadaan terhadap krisis energi bukan hanya soal menjaga stok BBM di SPBU, melainkan upaya melindungi stabilitas makroekonomi secara keseluruhan.

Ia memproyeksikan jika tidak ada langkah mitigasi yang konkret, dampak yang muncul bisa bersifat sistemik, mulai dari lonjakan harga BBM dan tarif listrik, kenaikan inflasi yang tak terkendali, hingga terganggunya operasional sektor industri.

“Dampaknya sangat luas, mulai dari lonjakan harga BBM, inflasi, hingga melemahnya daya beli masyarakat. Selain itu, krisis energi berkepanjangan juga akan menambah beban APBN secara signifikan akibat membengkaknya kebutuhan subsidi energi,” tegasnya.

Baca juga:

Ancaman Teranyar Trump ke Iran, Jadikan Kapal Iran Target Seperti ke Bandar Narkoba

Sebagai langkah strategis, ia mendorong pemerintah untuk segera melakukan diversifikasi energi secara masif dan mempercepat transisi menuju energi baru dan terbarukan. Penguatan cadangan energi strategis nasional dianggap bukan lagi sekadar program pilihan, melainkan keharusan untuk menjaga kedaulatan ekonomi.

“Kemandirian energi nasional harus menjadi prioritas utama. Ini bukan lagi pilihan, melainkan keharusan yang harus segera diwujudkan agar Indonesia tidak terus-menerus berada dalam posisi rentan terhadap gejolak geopolitik global,” pungkasnya. (Pon)

#Gencatan Senjata #Perang AS-Iran #Donald Trump #Geopolitik #Krisis Energi #Indonesia Krisis Energi
Bagikan
Ditulis Oleh

Ponco Sulaksono

Berita Terkait

Olahraga
Gianni Infantino Tanggapi Kritik Piala Dunia 2026, Sebut FIFA tak Bisa Berbuat Lebih Banyak
Presiden FIFA, Gianni Infantino, merespons kritik terhadap Piala Dunia 2026. Ia bicara soal harga tiket hingga visa.
Soffi Amira - Kamis, 11 Juni 2026
Gianni Infantino Tanggapi Kritik Piala Dunia 2026, Sebut FIFA tak Bisa Berbuat Lebih Banyak
Dunia
Trump Persiapkan Serangan Anyar ke Iran
Komando Pusat AS (CENTCOM) mengatakan pasukan mereka telah menyelesaikan serangan terhadap Iran sebagai balasan atas serangan terhadap sebuah helikopter Apache.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 10 Juni 2026
Trump Persiapkan Serangan Anyar ke Iran
Fashion
Dolar AS Menguat, Investasi Emas Dinilai Jadi Pilihan Aman untuk Lindungi Aset
Emas kini dinilai sebagai pilihan aman untuk melindungi aset. Milenial dan Gen Z mulai menjadikan emas sebagai instrumen investasi.
Soffi Amira - Rabu, 10 Juni 2026
Dolar AS Menguat, Investasi Emas Dinilai Jadi Pilihan Aman untuk Lindungi Aset
Olahraga
Drama Dimulai, Iran Tuduh AS Balas Dendam usai Visa Delegasi Piala Dunia 2026 Ditolak
Iran menuduh AS balas dendam usai visa delegasi Piala Dunia 2026 ditolak. Partisipasi mereka kini dipersulit oleh AS.
Soffi Amira - Minggu, 07 Juni 2026
Drama Dimulai, Iran Tuduh AS Balas Dendam usai Visa Delegasi Piala Dunia 2026 Ditolak
Indonesia
Presiden Trump Kena Skakmat, DPR AS Termasuk dari Republik Tolak Serangan ke Iran Dilanjutkan
DPR AS meloloskan resolusi penghentian serangan ke Iran dengan dukungan anggota Partai Republik. P
Wisnu Cipto - Jumat, 05 Juni 2026
Presiden Trump Kena Skakmat, DPR AS Termasuk dari Republik Tolak Serangan ke Iran Dilanjutkan
Indonesia
Kedekatan Indonesia dan Prancis Dinilai Cerminkan Kemandirian Geopolitik
Denny JA menilai kedekatan Indonesia dan Prancis mencerminkan lahirnya kekuatan baru negara-negara menengah yang ingin tetap berdaulat
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 29 Mei 2026
Kedekatan Indonesia dan Prancis Dinilai Cerminkan Kemandirian Geopolitik
Indonesia
DPR Dorong Pemerintah Antisipasi Eskalasi Konflik AS-Iran di Selat Hormuz
Wakil Ketua Komisi I DPR RI meminta pemerintah meningkatkan kewaspadaan terhadap dampak konflik AS dan Iran, termasuk soal pasokan energi dan keamanan WNI.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 29 Mei 2026
DPR Dorong Pemerintah Antisipasi Eskalasi Konflik AS-Iran di Selat Hormuz
Dunia
Trump Ancam Serang 15 Negara Selama Jadi Presiden AS, Terbaru Oman. 7 Negara Benar-Benar Diserbu!
Total 15 negara pernah diancam Presiden AS Donal Trump, 7 di antaranya benar-benar diserang, termasuk Iran, Irak, Suriah, Yaman, Venezuela, Nigeria, dan Somalia.
Wisnu Cipto - Jumat, 29 Mei 2026
Trump Ancam Serang 15 Negara Selama Jadi Presiden AS, Terbaru Oman. 7 Negara Benar-Benar Diserbu!
Dunia
Trump Ancam Hancurkan Oman Jika Ikuti Jejak Iran Kuasai Selat Hormuz
Presiden AS Donald Trump memperingatkan Oman agar tidak mencoba menguasai Selat Hormuz.
Wisnu Cipto - Kamis, 28 Mei 2026
Trump Ancam Hancurkan Oman Jika Ikuti Jejak Iran Kuasai Selat Hormuz
Indonesia
Beri Taklimat di Seskoad, Prabowo Minta Perwira TNI Adaptif Hadapi Geopolitik Global
Presiden Prabowo Subianto meminta perwira TNI mampu beradaptasi dengan perubahan geopolitik global dan menyesuaikan doktrin militer dengan perkembangan zaman.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 25 Mei 2026
Beri Taklimat di Seskoad, Prabowo Minta Perwira TNI Adaptif Hadapi Geopolitik Global
Bagikan