Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1
Pemulihan Ekonomi

Gelontoran Duit AS Bikin Ekonomi Dunia Naik 1 Persen

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Rabu, 10 Maret 2021
Gelontoran Duit AS Bikin Ekonomi Dunia Naik 1 Persen

Suasana Jakarta. (Foto: Pemprov DKI Jakarta)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Peluncuran vaksin COVID-19 yang semakin cepat di beberapa negara dan paket stimulus Amerika Serikat USD1,9 Triliun membuat prospek ekonomi dunia semakin cerah. Paling tidak, gelontoran duit AS mendorong penambahan pertumbuhan ekonomi dunia sebesar 1 persen.

Kepala Ekonom OECD Laurence Boone memperkirakan, ekonomi dunia akan pulih tahun ini dengan pertumbuhan 5,6 persen dan tumbuh 4,0 persen tahun depan. Organisasi untuk Kerja Sama Ekonomi dan Pembangunan sebelumnya, memperkirakan pertumbuhan global sebesar 4,2 persen tahun ini dan 3,7 persen.

Baca Juga:

Beratnya Tantangan Perbankan di Tengah Pemulihan Ekonomi

"Paket stimulus Amerika Serikat yang direncanakan sebesar 1,9 triliun dolar AS akan mengalir ke negara-negara lain, menambahkan lebih dari satu persentase poin ke pertumbuhan global," ujarnya, Rabu (10/3) dikutip Antara.

Ekonomi AS akan tumbuh 6,5 persen tahun ini dan 4,0 persen tahun depan, kata OECD, meningkatkan perkiraannya dari ekspektasi pada Desember sebesar 3,2 persen pada 2021 dan 3,5 persen pada 2022.

OECD memperkirakan paket tersebut, yang mencakup 400 miliar dolar AS pembayaran tunai satu kali sebesar 1.400 dolar AS kepada banyak warga Amerika, akan meningkatkan output AS rata-rata sekitar tiga persen hingga empat persen dalam tahun penuh pertamanya.

Dengan uang publik membanjiri ekonomi terbesar dunia, paket tersebut dapat menciptakan hingga tiga juta pekerjaan AS pada akhir tahun, tetapi juga dapat meningkatkan inflasi rata-rata 0,75 poin persentase per tahun dalam dua tahun pertama.

Perkantoran Jakarta. (Foto: Antara)
Perkantoran Jakarta. (Foto: Antara)

Sementara itu, stimulus akan menjadi keuntungan bagi mitra dagang utama Amerika Serikat, meningkatkan pertumbuhan sebesar 0,5-1 poin persentase di Kanada dan Meksiko, dan antara 0,25-0,5 di kawasan euro dan China.

Ia mengakui, jika uang pemerintah atau stimulus yang diberikan yang disuntikkan ke ekonomi, berisiko berakhir di tabungan konsumen jika masyarakat tidak dapat segera kembali ke kehidupan yang lebih normal.

"Tetapi risiko signifikan membayangi prospek yang membaik, terutama dalam bentuk seberapa cepat pihak berwenang memberikan suntikan vaksin dan seberapa cepat pembatasan dicabut dan apakah varian baru dari virus corona terus dikendalikan," katanya. (*)

Baca Juga:

Buat Padat Karya, Anggaran Pemulihan Ekonomi Bisa Bertambah Lagi

#Pemulihan Ekonomi #Ekonomi Indonesia #Amerika Serikat #COVID-19 #Pertumbuhan Ekonomi
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Alwan Ridha Ramdani

Alwan Ridha Ramdanu adalah Jurnalis kelahiran di Bandung, Jawa Barat. Sudah 20 tahun menjadi jurnalis dengan mayoritas fokus pada liputan atau menulis terkait ekonomi makro. Selain jurnalis, Alwan juga adalah pendamping petani sawit swadaya dan juga berpengalaman dalam communication dan community terkait isu keberlanjutan dan lingkungan hidup.
Show More

Berita Terkait

Dunia
Kapal Asing Jangan Nekat Lewat Jalur Selat Hormuz, Iran Mulai Tebar Ranjau Laut
Presiden Donald Trump telah menegaskan gencatan senjata antara AS dan Iran sudah tidak lagi berlaku.
Wisnu Cipto - Kamis, 23 Juli 2026
Kapal Asing Jangan Nekat Lewat Jalur Selat Hormuz, Iran Mulai Tebar Ranjau Laut
Indonesia
Dalam 6 Bulan, Pemprov Jakarta Berhasil Kumpulkan Duit Rp 29,29 Triliun Buat Pembangunan
Pemprov DKI juga memperkuat kualitas tenaga kerja untuk memastikan pertumbuhan ekonomi diikuti perluasan kesempatan kerja.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 22 Juli 2026
Dalam 6 Bulan, Pemprov Jakarta Berhasil Kumpulkan Duit Rp 29,29 Triliun Buat Pembangunan
Dunia
PLTN Diserang, Iran Balas Serangan ke Pusat Data Milik Amazon di Bahrain
Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) Iran juga telah melancarkan serangan ke Yordania hingga menewaskan personel militer Amerika Serikat di sana.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 22 Juli 2026
PLTN Diserang, Iran Balas Serangan ke Pusat Data Milik Amazon di Bahrain
Dunia
Qatar, Mesir, Pakistan Ajukan Gencatan Senjata 10 Hari Antara AS dan Iran
Pada 18 Juni malam, Teheran dan Washington menandatangani memorandum yang mengatur pengakhiran konflik yang dimulai pada 28 Februari. Namun, sejak 8 Juli, pasukan AS telah melakukan beberapa rangkaian serangan
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 21 Juli 2026
Qatar, Mesir, Pakistan Ajukan Gencatan Senjata 10 Hari Antara AS dan Iran
Indonesia
Ekonom Senior Ichsanuddin Noorsy Sebut 115 UU Harus Diubah untuk Benahi Ekonomi Indonesia
Ekonom senior Ichsanuddin Noorsy menilai sekitar 115 UU perlu diubah karena dinilai berpihak pada ekonomi neoliberalisme.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 21 Juli 2026
Ekonom Senior Ichsanuddin Noorsy Sebut 115 UU Harus Diubah untuk Benahi Ekonomi Indonesia
Dunia
2 Tanker Meledak di Selat Hormuz, Iran Salahkan Agresi Blokade AS
Dua tanker minyak meledak di Selat Hormuz. Iran menuding blokade AS sebagai penyebab dan mengancam balasan. UKMTO melaporkan kapal terbakar di dekat Oman.
Wisnu Cipto - Selasa, 21 Juli 2026
 2 Tanker Meledak di Selat Hormuz, Iran Salahkan Agresi Blokade AS
Indonesia
Iran Siap Perang Darat Jika AS Menginvasi Pulau Kharg
Korps Garda Revolusi Islam (IRGC), seperti dikutip kantor berita Tasnim, menyatakan akan segera memukul mundur segala upaya pasukan AS memasuki wilayah Iran.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 20 Juli 2026
 Iran Siap Perang Darat Jika AS Menginvasi Pulau Kharg
Dunia
Final Piala Dunia 2026, NORAD Berlakukan Pembatasan Terbang
NORAD mengatakan pembatasan itu berlaku mulai Jumat hingga Minggu melalui sejumlah temporary flight restrictions (TFR) yang diterapkan bersama Administrasi Penerbangan Federal (FAA).
Dwi Astarini - Sabtu, 18 Juli 2026
Final Piala Dunia 2026, NORAD Berlakukan Pembatasan Terbang
Dunia
Banjir Terjang Texas, Sedikitnya 1 Orang Tewas
Banjir terjadi di daerah yang sama yang menelan lebih dari 130 korban jiwa akibat banjir bandang pada musim panas 2025.
Dwi Astarini - Jumat, 17 Juli 2026
Banjir Terjang Texas,  Sedikitnya 1 Orang Tewas
Dunia
Amerika Tembak Kapal Menuju Pulau Kharg di Iran, Disebut Langgar Blokade
Sebanyak 180 anggota parlemen Iran mendesak para pemimpin negara tersebut untuk mengumumkan pembatalan nota kesepahaman (MoU) dengan Amerika Serikat.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 16 Juli 2026
Amerika Tembak Kapal Menuju Pulau Kharg di Iran, Disebut Langgar Blokade
Bagikan