Geger Penembakan di Washington Hilton, Trump: Kita Hidup di Dunia yang Gila

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - Senin, 27 April 2026
Geger Penembakan di Washington Hilton, Trump: Kita Hidup di Dunia yang Gila

Presiden Amerika Serikat, Donald Trump,

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com - Presiden Amerika Serikat, Donald Trump memberikan respons dingin terkait insiden penembakan pada acara jamuan makan malam jurnalis Gedung Putih di Hotel Hilton.

Meskipun situasi mencekam tersebut memaksa evakuasi darurat, Trump menegaskan ketidaktakutannya terhadap ancaman fisik maupun cedera.

Baca juga:

Penembakan Trump di Washington Hilton, Hotel Tempat Reagan Ditembak 45 Tahun Silam

Bukan Incar Trump, Pelaku Penembakan Saat Makan Malam Sasar Pejabat AS

Kronologi Ketegangan di Hotel Hilton

Aksi penembakan pecah pada Sabtu (25/4) malam saat jajaran pejabat pemerintah dan jurnalis berkumpul dalam agenda tahunan tersebut. Suara tembakan yang tiba-tiba menggema di area hotel memicu kepanikan massal.

Tim keamanan langsung mengamankan Presiden Trump beserta Ibu Negara untuk keluar dari lokasi kejadian demi menghindari risiko fatal.

Pihak berwenang berhasil membekuk tersangka di lokasi kejadian. Namun, insiden ini memakan korban dari pihak keamanan.

Satu agen Secret Service dilaporkan mengalami cedera serius saat menjalankan prosedur perlindungan terhadap kepala negara.

Motif Penembak dan Respons Santai Trump

Penyelidikan mengungkap identitas pelaku sebagai Cole Allen. Pria ini dikenal sebagai sosok yang vokal mengkritik kebijakan Pemerintah Amerika Serikat, terutama terkait penolakan pemberian bantuan militer kepada Ukraina. Aksi nekat Allen diduga kuat berkaitan dengan kekecewaan politik terhadap keputusan AS saat ini.

Menanggapi peristiwa bertaruh nyawa tersebut, Donald Trump menunjukkan sikap yang tidak lazim bagi korban teror. Dalam wawancara eksklusif program 60 Minutes CBS News pada Minggu, Trump memandang ancaman tersebut sebagai realitas zaman.

Baca juga:

Penembakan Trump di Washington Hilton, Hotel Tempat Reagan Ditembak 45 Tahun Silam

"Saya tidak khawatir. Saya paham dengan kehidupan. Kita hidup di dunia yang gila," tegas Trump dikutip Antara, Senini (27/4).

Saat ini, Cole Allen berada dalam penahanan ketat untuk menjalani proses hukum lebih lanjut. Pihak Secret Service juga memperketat pengamanan di sekitar ring satu menyusul evaluasi dari peristiwa berdarah di Washington tersebut.

#Donald Trump #Washington DC #Gedung Putih
Bagikan

Berita Terkait

Olahraga
Gianni Infantino Tanggapi Kritik Piala Dunia 2026, Sebut FIFA tak Bisa Berbuat Lebih Banyak
Presiden FIFA, Gianni Infantino, merespons kritik terhadap Piala Dunia 2026. Ia bicara soal harga tiket hingga visa.
Soffi Amira - Kamis, 11 Juni 2026
Gianni Infantino Tanggapi Kritik Piala Dunia 2026, Sebut FIFA tak Bisa Berbuat Lebih Banyak
Dunia
Trump Persiapkan Serangan Anyar ke Iran
Komando Pusat AS (CENTCOM) mengatakan pasukan mereka telah menyelesaikan serangan terhadap Iran sebagai balasan atas serangan terhadap sebuah helikopter Apache.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 10 Juni 2026
Trump Persiapkan Serangan Anyar ke Iran
Indonesia
Presiden Trump Kena Skakmat, DPR AS Termasuk dari Republik Tolak Serangan ke Iran Dilanjutkan
DPR AS meloloskan resolusi penghentian serangan ke Iran dengan dukungan anggota Partai Republik. P
Wisnu Cipto - Jumat, 05 Juni 2026
Presiden Trump Kena Skakmat, DPR AS Termasuk dari Republik Tolak Serangan ke Iran Dilanjutkan
Dunia
Trump Ancam Serang 15 Negara Selama Jadi Presiden AS, Terbaru Oman. 7 Negara Benar-Benar Diserbu!
Total 15 negara pernah diancam Presiden AS Donal Trump, 7 di antaranya benar-benar diserang, termasuk Iran, Irak, Suriah, Yaman, Venezuela, Nigeria, dan Somalia.
Wisnu Cipto - Jumat, 29 Mei 2026
Trump Ancam Serang 15 Negara Selama Jadi Presiden AS, Terbaru Oman. 7 Negara Benar-Benar Diserbu!
Dunia
Trump Ancam Hancurkan Oman Jika Ikuti Jejak Iran Kuasai Selat Hormuz
Presiden AS Donald Trump memperingatkan Oman agar tidak mencoba menguasai Selat Hormuz.
Wisnu Cipto - Kamis, 28 Mei 2026
Trump Ancam Hancurkan Oman Jika Ikuti Jejak Iran Kuasai Selat Hormuz
Dunia
AS Bidik Perusahaan China Pelanggar Sanksi Iran, Donald Trump Siapkan Aturan Baru Dalam Pekan Ini
Terkait keinginan Iran yang mengajukan penundaan (moratorium) pengayaan uranium selama dua dekade, Donald Trump menuntut kepastian yang mutlak.
Angga Yudha Pratama - Sabtu, 16 Mei 2026
AS Bidik Perusahaan China Pelanggar Sanksi Iran, Donald Trump Siapkan Aturan Baru Dalam Pekan Ini
Dunia
Donald Trump Klaim AS-China Sepakat Bendung Ambisi Nuklir Iran
Selain isu nuklir, Trump menyoroti ketegangan di Selat Hormuz yang mengganggu jalur perdagangan global
Angga Yudha Pratama - Sabtu, 16 Mei 2026
Donald Trump Klaim AS-China Sepakat Bendung Ambisi Nuklir Iran
Dunia
Kesepakatan Dagang AS-China 2026, Trump Borong Boeing dan Damai dengan Xi Jinping
Pertemuan tingkat tinggi ini turut menghadirkan raksasa teknologi AS seperti Elon Musk (Tesla), Jensen Huang (Nvidia), dan Tim Cook (Apple)
Angga Yudha Pratama - Jumat, 15 Mei 2026
Kesepakatan Dagang AS-China 2026, Trump Borong Boeing dan Damai dengan Xi Jinping
Dunia
Xi Jinping Semprot Trump Soal Taiwan, Minta Jangan 'Main Api' Jika Tak Ingin Hubungan AS-China Terbakar
Dalam kunjungan ini, Trump membawa gerbong pengusaha kelas berat Amerika Serikat untuk memperluas ekspansi bisnis
Angga Yudha Pratama - Kamis, 14 Mei 2026
Xi Jinping Semprot Trump Soal Taiwan, Minta Jangan 'Main Api' Jika Tak Ingin Hubungan AS-China Terbakar
Indonesia
Xi Jinping Ingatkan Donald Trump Isu Taiwan Bisa Picu Perang Besar
Selain membahas kedaulatan wilayah, pertemuan tersebut juga menyinggung ketegangan perdagangan dan konflik di Timur Tengah
Angga Yudha Pratama - Kamis, 14 Mei 2026
Xi Jinping Ingatkan Donald Trump Isu Taiwan Bisa Picu Perang Besar
Bagikan