Gedung Putih Ungkap Presiden Donald Trump Mengidap Penyakit Pembuluh Darah, Banyak Memar di Tangannya

Dwi AstariniDwi Astarini - Jumat, 18 Juli 2025
Gedung Putih Ungkap Presiden Donald Trump Mengidap Penyakit Pembuluh Darah, Banyak Memar di Tangannya

Presiden AS Donald Trump. (Instagram Donald Trump)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM — FOTO-FOTO yang menunjukkan memar di tangan Presiden AS Donald Trump memunculkan pertanyaan dan spekulasi publik. Pihak Gedung Putih memberika pernyataan, Kamis (17/7), bahwa Trump menderita kondisi pembuluh darah kronis.

Sekretaris Pers Gedung Putih Karoline Leavitt mengatakan, setelah baru-baru ini mengalami pembengkakan di kakinya, Trump menjalani pemeriksaan menyeluruh, termasuk tes pembuluh darah. Leavitt mengatakan memar di tangan Trump sesuai dengan kerusakan jaringan akibat terlalu sering berjabat tangan. Kondisi itu juga efek konsumsi aspirin, yang menurutnya merupakan bagian dari pengobatan standar pencegahan penyakit kardiovaskular.

Trump, yang kini berusia 79 tahun, kerap mempromosikan kondisi kesehatannya dan pernah menyebut dirinya sebagai presiden paling sehat yang pernah hidup.

Kondisi pembuluh darah yang baru-baru ini ditemukan pada Trump disebut chronic venous insufficiency. Ini merupakan kondisi ketika pembuluh darah di kaki gagal memompa darah kembali ke jantung, menyebabkan darah menumpuk di bagian bawah tubuh sehingga kaki menjadi bengkak.

“Pembuluh darah dan katup mendorong darah naik dari kaki menuju jantung,” jelas Dr Meryl Logan, asisten profesor bedah vaskular di University of Texas at Austin, kepada BBC. Aliran darah dari kaki ke jantung bergerak melawan gravitasi. Itulah yang membuat proses ini jadi lebih sulit. "Jadi, insufisiensi vena kronis yakni ketika pembuluh darah dan katup tersebut tidak berfungsi dan darah malah mengalir kembali ke bawah kaki," jelasnya.

Baca juga:

Demi Hobi Minum Diet Coke, Donald Trump Perintahkan Coca-Cola Ganti Gula Asli Untuk Produk di AS



Leavitt mengatakan tidak ditemukan tanda-tanda deep vein thrombosis (trombosis vena dalam) atau penyakit arteri. Semua hasil tes menyatakan berada dalam batas normal. Dalam catatan medis yang dirilis dokter kepresidenan Gedung Putih, Sean Barbabella, disebutkan bahwa kondisi tersebut jinak dan umum terjadi, terutama pada orang berusia di atas 70 tahun.

Pemeriksaan tambahan juga menunjukkan tidak ada tanda-tanda gagal jantung, gangguan ginjal, atau penyakit sistemis pada Trump. “Secara keseluruhan, Trump berada dalam kesehatan yang sangat baik," ujar dokter tersebut.

Para fotografer menangkap gambar kaki Trump yang tampak bengkak saat menghadiri final Piala Dunia Antarklub FIFA di New Jersey pada 13 Juli. Foto-foto berikutnya yang diambil awal pekan ini menunjukkan tangan Trump yang memar saat bertemu dengan Perdana Menteri Bahrain, Salman bin Hamad bin Isa Al Khalifa, di Gedung Putih. Sebuah memar di tangan sang presiden juga sempat difoto saat pertemuan dengan Presiden Prancis Emmanuel Macron pada Februari lalu.

Kondisi kaki yang bengkak dan memar tersebut memicu spekulasi dan rumor di dunia maya bahwa presiden mungkin sedang menderita penyakit yang belum diumumkan secara publik.

Dalam hasil pemeriksaan kesehatan tahunan pada April lalu, Barbabella menulis bahwa Trump menunjukkan kondisi kesehatan fisik dan kognitif yang baik.

Trump berusia 78 tahun dan tujuh bulan saat dilantik untuk masa jabatan keduanya pada Januari, menjadikannya presiden tertua yang pernah dilantik dalam sejarah Amerika Serikat.(dwi)

Baca juga:

Kisah Kikuk Donald Trump Final Piala Dunia Antarklub, Curi Sorotan dari Chelsea

#Amerika Serikat #Donald Trump #Kesehatan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Dwi Astarini

Editor, jurnalis, dan profesional komunikasi bilingual (Indonesia–Inggris) dengan pengalaman lebih dari 15 tahun di industri media, jurnalistik, dan pengembangan konten. Telah bekerja di berbagai media nasional dan proyek editorial, membantu menghasilkan, menyunting, serta mengelola konten yang informatif, akurat, dan relevan bagi publik. Lulusan Sastra Inggris Universitas Udayana yang kini berfokus pada penyuntingan berita dan feature, pengembangan narasi, serta memastikan setiap konten memenuhi standar jurnalistik yang tinggi. Perjalanan karier meliputi hampir satu dekade di Media Indonesia dan terlibat sebagai editor freelance untuk berbagai publikasi, termasuk proyek buku foto jurnalistik bersama Galeri Foto Jurnalistik ANTARA (GFJA).
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Bertemu Prabowo, Wamenhan AS Elbridge Colby Optimistis Hubungan Indonesia-AS Makin Kuat
Wakil Menteri Perang AS Elbridge A. Colby bertemu Prabowo di Istana Negara. AS optimistis mempererat hubungan dan kerja sama strategis dengan Indonesia.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 12 Agustus 2026
Bertemu Prabowo, Wamenhan AS Elbridge Colby Optimistis Hubungan Indonesia-AS Makin Kuat
Dunia
Trump Siapkan Hantaman Ekonomi Baru ke Iran
Iran selama beberapa dekade telah menunjukkan bahwa negara tersebut tidak dapat dilumpuhkan dengan langkah-langkah semacam itu.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 12 Agustus 2026
Trump Siapkan Hantaman Ekonomi Baru ke Iran
Dunia
4 Kali Jadi Target Penembakan, Trump Sampai Dikawal 'Avengers' Saat Main Golf
Donald Trump sudah empat kali jadi target penembakan dalam dua tahun terakhir, termasuk insiden peluru mengenai telinganya pada Juni 2024.
Wisnu Cipto - Selasa, 11 Agustus 2026
4 Kali Jadi Target Penembakan, Trump Sampai Dikawal 'Avengers' Saat Main Golf
Indonesia
Jaga Kedaulatan Budaya lewat Pemulangan Benda Leluhur Indonesia
Indonesia telah menjalin kerja sama dengan berbagai negara termasuk dengan Belanda dan Amerika Serikat.
Dwi Astarini - Senin, 10 Agustus 2026
Jaga Kedaulatan Budaya lewat Pemulangan Benda Leluhur Indonesia
Indonesia
PAM Jaya Perkuat K3, Siapkan Pembangunan 7.000 Km Jaringan Pipa
PAM Jaya kini memperkuat K3 dalam implementasinya. PAM Jaya juga telah menyiapkan pembangunan 7.000 km jaringan pipa.
Soffi Amira - Senin, 10 Agustus 2026
PAM Jaya Perkuat K3, Siapkan Pembangunan 7.000 Km Jaringan Pipa
Indonesia
Iran Bakal Tutup Selat Hormuz Sampai Amerika Serikat Penuhi Sejumlah Syarat
Penggunaan kekuatan udara saja kemungkinan tidak akan mampu memaksa Teheran memenuhi tuntutan Amerika Serikat
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 10 Agustus 2026
Iran Bakal Tutup Selat Hormuz Sampai Amerika Serikat Penuhi Sejumlah Syarat
Dunia
12 Juta Permohonan Visa Tertunda, AS Disebut Sengaja Perlambat Layanan
Laporan tersebut menambahkan bahwa pejabat AS mengaitkan lambatnya proses imigrasi tersebut disebabkan oleh prosedur peninjauan permohonan yang lebih ketat.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 07 Agustus 2026
12 Juta Permohonan Visa Tertunda, AS Disebut Sengaja Perlambat Layanan
Indonesia
Asosiasi Pelayaran Internasional Tolak Biaya Lewati Selat Hormuz
Asosiasi-asosiasi tersebut memperingatkan bahwa penerapan kebijakan semacam itu dapat menjadi preseden bagi langkah serupa di jalur pelayaran internasional lainnya
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 06 Agustus 2026
Asosiasi Pelayaran Internasional Tolak Biaya Lewati Selat Hormuz
Dunia
Trump Tutup 5 Konsulat AS di 4 Negara, Termasuk Indonesia
Presiden AS Donald Trump menutup lima misi diplomatik, termasuk Konsulat AS di Medan, Indonesia.
Wisnu Cipto - Kamis, 06 Agustus 2026
Trump Tutup 5 Konsulat AS di 4 Negara, Termasuk Indonesia
Lifestyle
Kopi Menu Andalan Temani Gaya Hidup Sehat
Kopi menjadi pilihan utama masyarakat yang ingin tetap produktif sekaligus menjaga kesehatan.
Dwi Astarini - Selasa, 04 Agustus 2026
Kopi Menu Andalan Temani Gaya Hidup Sehat
Bagikan