Ganjar Nilai Pertemuan Prabowo-Megawati Tak Akan Terjadi dalam Waktu Dekat

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - Jumat, 18 Oktober 2024
Ganjar Nilai Pertemuan Prabowo-Megawati Tak Akan Terjadi dalam Waktu Dekat

Ganjar Pranowo (MP/Ponco)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Ketua DPP PDI Perjuangan (PDIP) Ganjar Pranowo menyebut pertemuan Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri dengan Presiden terpilih Prabowo Subianto tetap berpeluang terjadi.

Hanya saja, mantan rival Prabowo di Pilpres 2024 ini menduga pertemuan itu sulit terjadi sebelum pelantikan Prabowo pada 20 Oktober 2024.

Ganjar mengungkapkan Megawati dan Prabowo punya komunikasinya tersendiri. Ia merasa keduanya bisa bertemu dalam urusan kenegaraan.

Baca juga:

Megawati Hadiri Sidang Promosi Doktor Hasto di UI

"Rasanya di antara beliau berdua punya komunikasi ya, kalau berbicara pada urusan negara rasanya pasti akan bertemu, tinggal waktu saja yang menentukan pada sesuatu yang paling cocok lah, waktunya, kesempatannya, dan sebagainya," kata Ganjar kepada wartawan di Universitas Indonesia, Depok, Jawa Barat, Jumat (18/10).

Ganjar mengamati pertemuan Megawati-Prabowo sulit terjadi sebelum pelantikan Presiden terpilih. Sebab waktunya tinggal tersisa dua hari lagi.

"Rasanya saya menduga kok tidak ya, kalau dalam waktu pendek, rasanya," ujarnya.

Sehingga Ganjar memprediksi pertemuan kedua tokoh itu bakal terjadi pasca pelantikan Prabowo.

"Karena, ya waktunya pendek sekali, enggak ada yang tahu, dan kita tahu agenda jadwal kita apalagi ini hari Jumat, Sabtu Minggu ini kami semua dibagi ke seluruh Indonesia soalnya, kami semua dibagi ke seluruh Indonesia," ujar Ganjar.

Baca juga:

Pertemuan Megawati Prabowo Bawa Dampak Kuatnya Pemerintahan Mendatang

Ganjar menjelaskan para kader PDIP tengah fokus memenangkan Pilkada 2024.

"Maka kenapa saya statement itu karena saya juga stand by, tadi barusan di Jawa Barat, kemarin NTT datang, Sulawesi Selatan datang, kita berjaga semua," tutup Ganjar. (Pon)

#Megawati Soekarnoputri #Ganjar Pranowo
Bagikan
Ditulis Oleh

Ponco Sulaksono

Berita Terkait

Indonesia
PDIP: Penolakan Pilkada oleh DPRD Merupakan Sikap Ideologis, Konstitusional, dan Historis
"Reformasi bukan untuk dibatalkan secara perlahan. Reformasi harus dijaga, diperkuat, dan disempurnakan," tutur Megawati.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 13 Januari 2026
PDIP: Penolakan Pilkada oleh DPRD Merupakan Sikap Ideologis, Konstitusional, dan Historis
Indonesia
Megawati Tegaskan PDIP Tidak Akan Biarkan Stabilitas Dibangun Dengan Korbankan Demokrasi
Legitimasi elektoral dan besarnya kekuasaan negara tidak secara otomatis menjamin terwujudnya keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 13 Januari 2026
Megawati Tegaskan PDIP Tidak Akan Biarkan Stabilitas Dibangun Dengan Korbankan Demokrasi
Indonesia
PDIP Suarakan Reformasi TNI-Polri, Tolak Dwifungsi dan Pastikan Loyalitas Tunggal pada Negara
Polri harus tegak lurus sebagai alat negara yang menjaga ketertiban, bukan instrumen kekuasaan.
Dwi Astarini - Senin, 12 Januari 2026
PDIP Suarakan Reformasi TNI-Polri, Tolak Dwifungsi dan Pastikan Loyalitas Tunggal pada Negara
Indonesia
Rakernas I PDIP Tegaskan Kedaulatan Politik, Kutuk Penculikan Presiden Maduro oleh AS
Kedaulatan politik dan kemandirian ekonomi menjadi harga mati dalam menghadapi tantangan nasional.
Dwi Astarini - Senin, 12 Januari 2026
Rakernas I PDIP Tegaskan Kedaulatan Politik, Kutuk Penculikan Presiden Maduro oleh AS
Indonesia
Rakernas Ditutup, PDIP Sebut Ada 8 Tantangan Indonesia
Sikap politik PDIP berpijak teguh pada ideologi Pancasila dengan semangat kelahiran 1 Juni 1945.
Dwi Astarini - Senin, 12 Januari 2026
Rakernas Ditutup, PDIP Sebut Ada 8 Tantangan Indonesia
Indonesia
PDIP Beri Penghargaan 6 Kader Pelopor di HUT ke-53, Ada Ribka Tjiptaning Hingga FX Rudy
Penghargaan ini menjadi simbol penghormatan atas perjuangan kader PDIP yang konsisten mengabdi.
Wisnu Cipto - Sabtu, 10 Januari 2026
PDIP Beri Penghargaan 6 Kader Pelopor di HUT ke-53, Ada Ribka Tjiptaning Hingga FX Rudy
Indonesia
Aksi Militer AS Culik Presiden Maduro di Mata Megawati: Wujud Penjajahan Modern
Operasi militer AS menculik Presiden Maduro merupakan pelanggaran berat kedaulatan Venezuela dan hukum internasional, serta memicu kecaman dunia internasional.
Wisnu Cipto - Sabtu, 10 Januari 2026
Aksi Militer AS Culik Presiden Maduro di Mata Megawati: Wujud Penjajahan Modern
Indonesia
Ajak Kader Bantu Korban Bencana Sumatera, Megawati: Buktikan Kalian Orang PDIP
Ketua Umum Megawati Soekarnoputri memberikan instruksi ideologis kepada seluruh kader PDIP untuk bergotong royong menolong korban bencana alam di Sumatera.
Wisnu Cipto - Sabtu, 10 Januari 2026
Ajak Kader Bantu Korban Bencana Sumatera, Megawati: Buktikan Kalian Orang PDIP
Indonesia
Mawar Putih Untuk Megawati di Rakernas PDIP
Kehadiran Megawati menandai dimulainya rangkaian agenda besar partai dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) I sekaligus peringatan HUT ke-53 PDIP.
Wisnu Cipto - Sabtu, 10 Januari 2026
Mawar Putih Untuk Megawati di Rakernas PDIP
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Megawati Kepincut Menkeu Purbaya, Tawari Masuk PDIP dan Dijadikan Ketua Partai
Ketum PDIP, Megawati Soekarnoputri, kabarnya ingin merekrut Menkeu Purbaya ke PDIP. Apakah informasi ini benar?
Soffi Amira - Selasa, 06 Januari 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Megawati Kepincut Menkeu Purbaya, Tawari Masuk PDIP dan Dijadikan Ketua Partai
Bagikan