Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Ganjar Ngaku Jadikan Jokowi Sebagai Mentor

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Minggu, 28 Mei 2023
Ganjar Ngaku Jadikan Jokowi Sebagai Mentor

Ganjar Pranowo. (Foto: Antara)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Bakal Calon Presiden dari PDI Perjuangan (PDIP) Ganjar Pranowo menyebut Presiden Joko Widodo (Jokowi) sebagai mentor, sosok yang membuka banyak akses luar biasa kepada dirinya.

Keduanya kerap berdiskusi bagaimana pembangunan Indonesia yang sudah dilakukan di masa pemerintahan Jokowi, yang harus dilanjutkan di pemerintahan berikutnya.

Baca Juga:

Ganjar Jadikan Kekalahan PDIP di Banten Jadi Penyemangat

Dalam beberapa safarinya ke berbagai wilayah di Sulawesi, Sumatera, termasuk Banten sejak kemarin hingga hari ini, Ganjar memang banyak menyampaikan soal visinya dalam mengembangkan pembangunan yang sudah dimulai Jokowi. Dia mengaku banyak berdiskusi dengan Jokowi soal itu.

Ketika ditanya oleh wartawan mengenai hal tersebut, di sela perjalanan menuju kediaman Abuya Ahmad Muhtadi bin Dimyathi Al Bantani di Cidahu, Pendeglang, Minggu (28/5), Ganjar pun buka-bukaan.

Menurut Ganjar, kepada dirinya, Jokowi memberikan semacam grand design pembangunan yang sudah ada, dan roadmap menuju titik tujuan pembangunan. Dalam diskusi itu, keduanya menyadari bahwa ada beberapa yang achievement-nya atau pencapaiannya susah tercapai. Jadi tidak ada ada kesempurnaan. Nah berangkat dari kondisi itulah, maka Ganjar kemudian ditugaskan untuk membereskan masalah itu.

“Maka tugas saya kemudian kalau amanat yang diberikan tentu kita harus membereskan. Dan Pak Jokowi memberikan clue-clue itu. Dalam banyak hal saya selalu berkonsultasi dengan Pak Jokowi, selalu,” ujar Ganjar.

Dia melanjutkan banyak melontarkan pertanyaan ke Jokowi. Kerap kali pertanyaan disampaikan melalui Gibran, putra Jokowi.

“Kami bertanya, kadang-kadang lewat Mas Gibran, sering kali kami juga mohon waktu atau barangkali saya dipanggil. Dan intensitas itu berlangsung terus sampai dengan hari ini. Karena beberapa minggu yang lalu saya juga sempat ngobrol berdua dengan beliau, dan beliau sampaikan banyak hal lah tentang pembangunan, kenapa beliau keukeuh, kenapa beliau keras sekali soal hilirisasi.”

“Maka kemudian tugas saya adalah menuntaskan sampai pada konsep industrialisasi sehingga kemudian hilirisasi tidak akan berhenti di tengah jalan tapi dituntaskan,” tegas Ganjar.

Lebih lanjut, Ganjar mengatakan Jokowi juga membicarakan soal infrastruktur yang dibangun di masa pemerintahannya.

“Beliau sampaikan dengan catatan yang sangat luar biasa, maka saya menangkap itu 'oh berarti tugas saya adalah menambah atau memanfaatkan secara fungsional nilai tambah itu’,” katanya.

“Dan kami hitung infrastruktur itu tidak hanya berhenti pada output yang kemudian jadi jalan, jadi jembatan, jadi pelabuhan, tidak. Tapi nilai yang ada disitu apa saja dan berapa? Terus kemudian apakah itu masuk dalam satu sistem jaringan sampai pada pusat-pusat industri, pusat-pusat pertumbuhan ekonomi di level provinsi, di level kabupaten/kota, dan banyak sektor. Itu beliau ceritakan, luar biasa," papar Ganjar.

“Bahkan saya minta 'pak presiden setelah G20, setelah Asean, dan kemarin ke G7 ya, kira-kira dunia seperti apa?’ Beliau ceritakan satu persatu plus aktor-aktornya. Presiden ini seperti apa, presiden itu seperti apa, saya beruntung aja, karena beliau (Jokowi) membuka akses yang luar biasa, dan so far beliau selalu jadi mentor saya, jadi dalam konteks pembangunan itu,” tegas Ganjar.

Bagi Ganjar, posisi Jokowi sebagai mentor itu sama seperti posisi Ketua Umum Megawati Soekarnoputri. Kepada Megawati, Ganjar menghadap untuk berkonsultasi dari sisi ideologi kepartaian. Sementara Jokowi dari sisi pemerintahan.

“Samalah ketika saya menghadap Ibu Mega, saya bertanya begitu, dari sisi kepartaiannya seperti apa. Jadi ini klop sebenarnya. Jadi misi yang dibawa mesti dieksekusi sampai kemudian pada hasil akhir yang menyejahterakan rakyat,” katanya.

Di Banten, Ganjar Pranowo juga melakukan silahturahmi ke Kesultanan Banten Lama. Ganjar yang tampak mengenakan baju koko putih langsung disambut oleh Dewan Pembina Kenadziran Kesultanan Banten KH TB Hasan Fuad.

Turut mendampingi Ganjar, Ketua Tim Koordinasi Relawan Pemenangan Ganjar Pranowo, Ahmad Basarah. Dalam momen itu, Ganjar juga diberikan kain hitam bercorak coklat dan kopiah khas Banten. Sebelum melakukan ziarah Kubro, Ganjar bersama Basarah dijamu di Kesultanan Banten Lama. (Pon)

Baca Juga:

PDIP Fokus Kerjakan Strategi Dasar Kuatkan Ganjar

#Pemilu #Pemilu 2024 #Ganjar Pranowo
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Kaesang Maju di Pileg Solo 2029, Ganjar: itu Hak Politik Setiap Warga Negara
Ganjar Pranowo merespons rencana Kaesang Pangarep yang maju di Pileg Solo 2029. Ia mengatakan, siapa pun boleh maju.
Soffi Amira - Senin, 27 Juli 2026
Kaesang Maju di Pileg Solo 2029, Ganjar: itu Hak Politik Setiap Warga Negara
Indonesia
Kaesang Pangarep Resmi Masuk 'Kandang Banteng' Pada Pemilu 2029, Siap Bersaing dengan Puan Maharani
Bahkan kawasan kerap mendapatkan julukan sebagai daerah pemilihan terketat mengingat keberadaan sejumlah figur politisi berbobot tinggi
Angga Yudha Pratama - Senin, 27 Juli 2026
Kaesang Pangarep Resmi Masuk 'Kandang Banteng' Pada Pemilu 2029, Siap Bersaing dengan Puan Maharani
Indonesia
DPR Ngaku Mulai Berkeliling Serap Aspirasi RUU Pemilu Saat Masa Reses
Ada empat pilar utama yang mendesak dimasukkan dalam revisi Undang-Undang Pemilu yang saat ini sedang dilakukan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 21 Juli 2026
DPR Ngaku Mulai Berkeliling Serap Aspirasi RUU Pemilu Saat Masa Reses
Indonesia
DPR Dinilai Kurang Greget Bahas Revisi UU Pemilu, Idealnya Rampung di Tahun Ini
Secara ideal, RUU Pemilu seharusnya bisa dituntaskan pada tahun 2026 sehingga pada tahun 2027 cukup waktu untuk menyosialisasikan
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 05 Juli 2026
DPR Dinilai Kurang Greget Bahas Revisi UU Pemilu, Idealnya Rampung di Tahun Ini
Indonesia
Media Perkuat Pengawasan Etik Penyelenggara Pemilu
Sejak awal berdiri, DKPP memang menghadapi tantangan untuk memperkenalkan keberadaannya kepada masyarakat.
Dwi Astarini - Kamis, 02 Juli 2026
Media Perkuat Pengawasan Etik Penyelenggara Pemilu
Indonesia
DKPP Nilai Media Berperan Penting Menyampaikan Putusan Etik kepada Publik
Media memiliki peran penting dalam membangun transparansi sekaligus meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap proses penegakan kode etik penyelenggara pemilu.
Dwi Astarini - Kamis, 02 Juli 2026
DKPP Nilai Media Berperan Penting Menyampaikan Putusan Etik kepada Publik
Indonesia
Ada Skenario Capres-Cawapres Harus Diusung 3 Partai di RUU Pemilu, Gerindra Membantah
Wacana tersebut memicu perdebatan karena sebelumnya Mahkamah Konstitusi telah memutuskan penghapusan ambang batas pencalonan presiden atau presidential threshold
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 01 Juli 2026
Ada Skenario Capres-Cawapres Harus Diusung 3 Partai di RUU Pemilu, Gerindra Membantah
Indonesia
Komisi II DPR: RUU Pemilu belum Masuk Panja, masih Himpun Masukan Partai Nonparlemen
Berdasarkan arahan pimpinan DPR, Komisi II juga akan menggelar pertemuan dengan partai-partai nonparlemen.
Dwi Astarini - Senin, 29 Juni 2026
Komisi II DPR: RUU Pemilu belum Masuk Panja, masih Himpun Masukan Partai Nonparlemen
Indonesia
Demokrat Pertanyakan Posisi Politik PDIP agar Tidak Abu-abu, Ganjar Pranowo Beri Jawaban
Partai Demokrat ikut mempertanyakan posisi politik PDI Perjuangan (PDIP) terhadap pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.
Frengky Aruan - Senin, 22 Juni 2026
Demokrat Pertanyakan Posisi Politik PDIP agar Tidak Abu-abu, Ganjar Pranowo Beri Jawaban
Indonesia
Nobar 'Ghost in the Cell', Ganjar Pranowo: Sindirannya Nyelekit
Ganjar menambahkan bahwa media seni dan budaya penting untuk melatih kepekaan agar para pemimpin dan masyarakat selalu sadar terhadap realitas.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 07 Juni 2026
Nobar 'Ghost in the Cell', Ganjar Pranowo: Sindirannya Nyelekit
Bagikan